MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP07 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP07 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 706

Number of words: 3147

Number of symbols: 18189

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 7= (Kediaman Luo) (Bahagia) (Pemakaman Ilusi) Dasar. Aku melihat banyak warna merah, aku lapar. Wanita gila ini bisa mengurusnya lebih cepat tidak? Setelah itu aku bisa makan. Hantu Pemakan Mayat, tenanglah. Waktu yang baik belum tiba. Kakak. Terima kasih. Hantu Mesum. Wanita gila itu akan datang. Kendalikan dirimu. Bukan, kenapa? Kau lihat apa? Apa urusanmu? Kenapa kalau aku lihat? Kau lihat pun, kursi ini adalah milikku. Kau bilang milikmu, maka jadi milikmu? Aku bisa saja membunuhmu. Katakan sekali lagi! Pemilik Buku Percintaan tiba. Hantu Duka, apa ini sudah cukup? Namun, kau selalu memanggil kami untuk bermain denganmu. Tak bisa selalu begini. Jika kau begitu suka dengan drama,… …kau main dan nikmati saja sendiri.
04:16
-Wanita gila! -Hantu Bahagia! Sudahlah. Hantu Duka, untuk apa perhitungan padanya? Waktunya sudah tiba, cepat laksanakan upacaranya. Baiklah. Cepat undang mempelai pria. Mempelai pria silakan masuk. Mempelai wanita silakan masuk. (Nisan Mo Yanwan) Mu Yunge, Ketua Desa Pedang Duan… …dan Mo Yanwan dari Sekte Emei saling mencintai. Berjanji untuk menikah. Hari ini Hantu Duka jadi makcomblang. Para Hantu sebagai saksi. Selamat pada pernikahan Mu dan Mo. Menikah sebagai satu keluarga. Selamanya tak terpisahkan. Pertama, hormat pada langit dan bumi. Dua, hormat pada tetua. Suami-Istri saling memberi hormat. Upacara selesai. Pelayan! Iya. Tuan, ada perlu apa? Arak Wucheng kalian sangat luar biasa. Bawakan sebotol lagi. Maaf, Tuan. Jujur saja. Di ruang sebelah kedatangan tamu besar dari Huzhou. Dia memesan semua arak Wucheng.
07:00
Bagaimana jika saya ambilkan yang lain? Baiklah. Baik. Kenapa orang itu mirip dengan Guru? Hanya posturnya sama. Guru tak begitu berwibawa. Entah di mana Guru dan Paman Wen sekarang. Anak lugu. Keluarkan para pendekar muda. Siapa kalian? Kalian tak kenal siapa aku? Aku lupa bilang aturannya. Sebelum kuminta kalian berbicara, jangan bicara. Siapa bicara, dia akan mati. Pokoknya di antara kalian hanya satu yang bisa keluar hidup-hidup. Kami tak peduli siapa itu. Pendekar. Kau sepertinya berpengetahuan luas. Apa kau tahu bagaimana master kami… …bisa punya julukan Pemilik Buku Percintaan? Pemilik Buku Percintaan, Hantu Duka. Membunuh semua orang yang tak berperasaan. Benar. Namun, tetap harus mati. Bukankah sudah kubilang? Sebelum kuizinkan bicara, jangan bicara. Aku tanya bukan berarti harus kau jawab. Mu Yunge berjanji akan menikahi Nona Mo… …tapi malah ingkari janji. Itu membuat Nona Mo bunuh diri di Desa Pedang Duan. Masalah ini diketahui oleh master kami. Sekarang harus mengadili masalah ini.
09:04
Semua pernikahan yang dipimpin olehnya… …harus mengundang sepuluh teman dari… …mempelai lelaki yang telah mengingkari janji. Di antara sepuluh dari kalian,… …hanya satu yang bisa pergi hidup-hidup. Siapa yang bisa bertahan sampai akhir… …tergantung kemampuan kalian. Para pendekar muda. Kami menantikan pertunjukan kalian. Jangan takut, paling hanya mati saja. Kita jangan sampai merusak reputasi Yueyang. Saudara semuanya. Kita lawan mereka. Mereka hanya senang melihat kita dipermainkan. Apa yang kalian pikirkan? Mereka sengaja mengadu domba kita. Meski kita sungguh tersisa satu orang,… …apakah mereka akan menepati janji? Bocah, kau salah. Hantu Kejam Gunung Qingya melakukan semua kejahatan,… …tapi tak pernah mengingkari janji. Sangat berbeda dengan pendekar yang hanya bisa membual seperti kalian. Namun, kembali lagi. Apakah sekarang kalian punya pilihan lain? Kenapa diam saja? Ayo mulai.
10:24
Perkataanku masih belum jelas? Di antara kalian hanya satu yang bisa hidup. Berhenti! Kalian gila? Maju, pukullah. Dasar, ini menarik sekali. Hantu Duka. Aku salut dengan kecerdasanmu. Sungguh sangat seru. Aku bersedia menemanimu selamanya… …jadi pengikutmu. Berhenti, Saudara sekalian! Bunuh. Jangan pukul lagi! Lebih kuat. Cepat, bunuh dia. Zhang Yusen sebagai pendekar Sekte Danau Jing. Dia orang yang sangat kuat,… …kenapa memiliki anak yang tak berguna? Jika yang hidup adalah anak pertama dan kedua,… …ini termasuk ada penerus. Namun, anak ini… Anak paling muda memang dimanjakan. Lagi pula, saat dia dilahirkan dunia begitu damai,… …tak mengalami cobaan apa pun. Kakak ke-2. Kau percaya dia bilang dia tak ingat apa-apa? Dia hanya anak kecil, apa bisa membohongiku? Kau berpikir berlebihan. Apa kau tahu? Dua keponakan Keluarga Zhang… …disiksa sampai mati. Kakak ke-4… …memecahkan kepalanya sendiri. Jika Lembah Hantu mendapat Kunci Giok Biru,… …untuk apa begitu bersusah payah? Pasti mereka tak bisa menemukan Kunci Giok Biru,…
11:56
…dan memaksa mereka mengakui. Sehingga Kakak ke-4 dan anak-anaknya menderita. Adik ke-4. Kau masih percaya Chengling tak tahu apa pun? Entah apa yang merasuki anak ini. Begitu asing dan diam saat menghadapi kita. Sudahlah, jangan bicara lagi. Hatiku sakit. Hanya sakit hati apa gunanya? Bagus! Adik! Adik! Adik. Adik. Sangat bagus. Ini… Setelah adegan perkelahian,… …ternyata ada adegan persaudaraan yang mengharukan. Bagus sekali. Aku suka orang yang selamat ini. Sekte pendekar bukan tak berguna semua. Masih ada dua orang. (Sekte Yueyang) (Ambisi Besar) Tuan Han. Hormat pada Pendekar Gao. Aku Jenderal Tianchuang, Han Ying. Tuan Han dari Jinzhou, jauh-jauh datang kemari,…
14:10
…ada masalah apa? Kita langsung saja. Kali ini aku datang untuk menyelidiki Kunci Giok Biru. Pendekar Gao sebagai Pemimpin Ikatan Lima Danau. Jika ada informasi, mohon beri tahu. Kunci Giok Biru hanyalah sebuah legenda di dunia persilatan. Tuan Han, jangan langsung percaya. Orang bijak selalu berterus terang. Jangan menipuku. Jika Pendekar Gao memberi tahu semua info tentang Kunci Giok Biru,… …Tianchuang akan berterima kasih. Kelak akan banyak kerja sama dengan Ikatan Lima Danau. Kalau tidak… Tianchuang sangat dikenal baik. Bisa masuk dan tak bisa keluar. Semua diketahui dengan begitu jelas. Hari ini bertemu Jenderal Han, ternyata memang benar. Jika Tianchuang tahu semuanya,… …kenapa Jenderal Han mencariku karena Kunci Giok Biru? Bukankah hanya sekadar rumor saja? Kudengar Ikatan Lima Danau sedang mencari… …anak yatim piatu Sekte Danau Jing. Ini masalah Ikatan Lima Danau, tak perlu orang lain khawatirkan. Mengenai Kunci Giok Biru, aku tak tahu apa-apa.
15:33
Jika Tuan Han tak ada hal lain, pulanglah. Jangan sampai kau diberi pelajaran. Tianchuang mungkin berkuasa di Barat Laut. Namun, aku ada di Kota Yueyang, yang di atasku adalah Kaisar. Jika Jenderal Han ingin minum arak,… …itu juga harus Ikatan Lima Danau mengundangmu. Kau mau pulang atau mau tinggal untuk minum? Bagaimana Raja Jin tahu Kunci Giok Biru? Chengling sudah mau tiba. Aku harus cepat membawa mereka masuk kota,… …agar tak terjadi sesuatu. Kakak Pertama. Kakak Pertama. Di mana Chengling? Barang bawaan tinggalkan pada para pelayan. Kalian segera naik, hanya bawa Chengling… …segera masuk ke kota. Baik. Kak, ada apa? (Bertekad kuat) Kau begini membuatku khawatir. Ayah. Sudah pulang? (Gao Xiaolian) Paman Shen, Paman Zhao. Xiaolian, sungguh banyak perubahan. Mari, temui adikmu, Chengling. Chengling. Ini putri satu-satunya Paman Gao. Kau panggil dia Kakak Xiaolian saja. Adik Chengling? Xiaoling. Bawa Adik Chengling untuk istirahat.
17:51
Baik. Adik Chengling. Paman dan Ayah mau diskusi hal penting. Kita pergi dulu. Kalian juga pergilah. Kak, sudah bisa katakan sekarang? Kenapa begitu panik meminta kami membawa Chengling pulang? Mungkin sejak saat ini, dunia tak akan damai lagi. Kenapa? Rahasia Kunci Giok Biru sudah bocor. (Sekte Yueyang) Roti hangat. Ayo, beli roti hangat. Penuh penjagaan. Penjagaan sebuah sekte begitu ketat. Gao Chong begitu waspada sampai menjemput kemari. Akhirnya anak ini sudah aman. Setelah ini kau bebas. Semoga kau bisa lewati masalah dan berakhir dengan baik. Roti. Roti. Sejak kapan Tianchuang menaruh mata-mata di Yueyang? Apa rencana Tianchuang? Cuaca cerah memakai payung, cuaca hujan memakai kipas. Tuan. Aku tak jual payung atau kipas. Apa? Dia bukan orang Tianchuang? Namun, aku punya barang baru. Bagus. Bagus. Ternyata memang seperti reputasinya. Pinggang yang kuat, tubuh yang ringan.
20:30
A-Xu, kenapa kau begitu kejam? Apa kata pepatah itu? "Wajah yang begitu tampan, hatinya yang begitu kejam." A-Xu. Kenapa kau tak bisa belajar dariku untuk jadi orang baik? Duxie? Kau juga tahu Duxie? Banyak yang aku tahu. Di utara ada Tianchuang, di selatan ada Duxie. Dua kelompok pembunuh terbesar di dunia… …terlibat dalam masalah Kunci Giok Biru. A-Xu, murid kesayanganmu itu… …adalah orang yang disukai banyak orang. Dunia sudah kacau. Apa kau takut terkena masalah? Masalah? Aku, Tuan Baik Wen, seorang pria sejati,… …mudah berteman dan cinta damai. Masalah dari mana? Aku tak sepertimu, membunuh dengan kejam. Di mana pun kau berada, masalah akan mengikutimu. Baik, Tuan Baik Wen. Mohon jangan ikuti aku lagi. Jangan biarkan aku, pembunuh kejam ini… …mengotori matamu. Asal kau tak menutupi wajah tampanmu ini,… …kau tak akan mengotori mataku. Kenapa kau tiba-tiba menyamar lagi?
22:04
Sebenarnya siapa yang kau hindari? Matahari sangat terik. (Puding tahu) A-Xu, jangan jalan begitu cepat, tunggu aku. Menjauh dariku, aku masih ingin hidup lebih lama. Tenang saja. Meski dunia kacau semua orang ingin merebut benda ini,… …namun, jika ada yang membawanya di depan mereka,… …mereka belum tentu mengenalinya. Pernah dengar cara terbaik menyimpan uang… …yaitu menyimpannya di kotak uang. A-Xu! Tuan Muda, belilah giok. A-Xu, kenapa pergi lagi? Jangan berwajah masam. Aku hanya asal bicara saja. Berapa harganya? 10 tael. Rubah Bercakar sembilan, Fang Buzhi? A-Xu, bagaimana? Semuanya biasa saja. Kau pilihlah. Bukankah kau tak suka aku memakai ini? Kau pilih satu, aku akan menggantikannya. Dia sengaja menarik perhatian. A-Xu. A-Xu, mau ke mana? Sudah diatur? Sudah, Master. Untung saja tak ada yang tahu. Bagus. Panggungnya sudah dipersiapkan. Tianchuang, Duxie dan Ikatan Lima Danau,…
23:52
…kita lihat mereka saling bertarung. Setelah mereka selesai, aku akan maju. Aku sangat menantikannya. Nona, lihatlah kain ini. Ini terlalu merah. Tidak, ini cocok denganmu. Benarkah? Iya. A-Xu. Tunggu aku, kau marah? Mohon tanya, apa kau ikut Rapat Besar Pahlawan? Termasuk begitu. Siapa namamu? Siapa gurumu dan dari sekte apa? Apakah ada undangan? Aku hanya orang biasa, tak perlu dibahas. Saudara. Dia adalah temanku. Kami diundang oleh Pendekar Zhao Jing. Ternyata teman dari Paman Guru Zhao. Maaf. Apa perlu kuminta adik-adik membawa kalian ke penginapan? Tak perlu repot, silakan. Baiklah. Aku pamit. Baiklah. Aku pamit. Ayo. Gao Chong kali ini sudah pertaruhkan segalanya. Melindungi Kota Yueyang seperti lingkaran besi. A-Xu, murid lugumu itu sampai di Kota Yueyang,… …sudah termasuk aman. Tenang saja. Sudahlah. Hidup manusia tak lama, jangan selalu khawatir. Untuk apa begitu? Ayo, kita bersenang-senang. Ayo. Ayolah. Nona, silakan nikmati. Ini.
26:19
Master hanya menyulitkanku. Minta aku cari kesempatan masuk ke Sekte Yueyang. Bagaimana aku masuk? Apa menjual diri jadi pelayan? Aku begitu cantik dan menawan, tak terlihat seperti pelayan. Dasar Sekte Yueyang. Penjagaannya lebih ketat dari istana Kaisar. Jika Master datang ke Yueyang, bagaimana aku menjelaskannya? Para Tuan, Nyonya dan Nona. Katakan musik apa yang ingin kalian dengar,… …akan kami nyanyikan. Nyanyikan satu lagu untuk kami. Tuan Muda, lagu apa yang ingin kau dengar? Banyak yang kami bisa. Nyanyikan lagu "Delapan Belas Sentuhan". Bagus, "Delapan Belas Sentuhan". Ini tak bisa. Tak bisa? Anda ganti yang lain. Aku bisa ajari dia nyanyikan. Tuan Muda. Nanti sudah bisa, nyanyikan untuk kami. Uang ini akan jadi milik kalian. Bagaimana kalau lagu "Pohon Yangliu"? -Ayah! -Putriku! Tuan Muda. Dia tak bisa nyanyikan, aku bisa nyanyi. Jika aku nyanyikan, apakah uang itu jadi milikku? Jika Nona mau nyanyikan, aku tambahkan lagi uangnya.
27:41
Tambah lagi. Ini untukmu, mainkan musiknya untukku. Putriku. Ayo. Bagus. Pukul keras gendangnya, pukul lembut gongnya. Dengarkan aku nyanyikan "Delapan Belas Sentuhan". Ulurkan tangan, menyentuh rambut dulu. Awan gelap terbang melewati langit. Ulurkan tangan, kemudian meraba wajah. Gadis Tengik, kau cari mati? Mau dengar lagi? Mau kunyanyikan lagi? Mau bertarung? Kamu! Gadis Tengik, kau tunggu saja! Jangan pergi, mau meraba lagi? Mau meraba apa? Beri tahu aku! Kenapa lari? Aku belum selesai bernyanyi! Kamu… Kenapa lari? Kau akan mati, kau tak lihat di mana ini? Kau kurang ajar di tempat Ikatan Lima Danau Yueyang. Jangan kabur. Kau tunggu saja. Aku akan menunggumu! Lihat apa? Kenapa? Kau mau dengar musik? Tidak, aku ingin mentraktirmu makan. Apa tujuan anak ini? Aku tak takut. Nona, makanannya datang. Nona, cobalah. Ini daging ayam Yinzhen. Ini dimasak dengan teh Yinzhen dari Gunung Jun. Cobalah. Enak. Enak, 'kan? Aku tak punya kemampuan lain.
29:42
Aku hanya mencari tempat makanan enak. Kemampuanmu hebat. Kau kelihatan tidak jahat. Siapa namamu? Cao Weining dari Sekte Pedang Qingfeng. Apakah boleh tahu nama Nona? Namaku adalah… Gadis Tengik! Gadis Tengik itu yang memukul kami! Aku murid Sekte Yueyang, Zhu Yaozhi. Siapa yang membuat masalah di tempat Ikatan Lima Danau? Mohon beri penjelasan. Penjelasan? Kenapa kalian tak cari… …Nona yang kalian permainkan saja? Permainkan? Liuzi, ada apa ini? Tidak, dia asal bicara. Saudara Zhu, aku sebagai saksi. Tuan Xiao Liu ini yang mempermainkan perempuan. Barulah Nona ini menolongnya. Pendekar Cao, maaf. Pendekar? Sepertinya kalian sangat dekat. Kau Pendekar Zhu, ya? Ternyata di dunia persilatan, kalian membela teman seperti ini? Suka menggoda wanita dan tak bela kebenaran? Ternyata bimbingan Ikatan Lima Danau seperti ini? Hebat, hebat, hebat. Nona, jangan berkata seperti itu.
31:21
Ikatan Lima Danau… …tak akan memaafkan tindakan melecehkan wanita. Namun, Liuzi bukanlah murid kami. Dia hanya rakyat di sini. Nona, tenang saja. Kami akan memberi keadilan terhadap hal ini,… …dan memberi penjelasan. Liuzi, kau hebat, berani menipuku. Aku bersalah. Cepat pergi. Kalian juga kembalilah. Ayo, pergi. Pendekar Cao. Apakah masalah hari ini bisa dirahasiakan? Terutama guruku. Baiklah, aku tahu. Cepat pulang. Terima kasih, aku pamit. Sudah selesai? Tak perlu berkelahi lagi. Benar, mereka yang salah. Nona, kau… …suka berkelahi? Kenapa? Tak boleh? Boleh, kenapa tidak? Sangat bagus. Aku juga suka berkelahi. Kalau begitu, ayo kita bertarung. Tidak, bagaimana boleh? Aku tak boleh berkelahi denganmu. Aku tak pernah berkelahi dengan wanita. Apa maksudmu? Kau meremehkanku? Jangan kira aku akan kalah padamu. Bukan itu maksudku. Nona begitu cantik,… …membuat orang suka dan ingin menjaga. Bagaimana berani kasar padamu. Jangan makan. Semuanya sudah dingin. Kuminta mereka buatkan lagi.
33:02
Nona! Kenapa kau cerewet? Pesankan lagi yang baru. (Restoran Fengyang) A-Xu, minum arak lagi? Apa kau jadikan arak sebagai air putih? Ini adalah tempat berkumpul para pendekar. Jika ada masalah, di sini bisa mendapatkan kabar. Hebat sekali. (Restoran Fengyang) Tuan, Anda mau apa? Apa ada teh dari Fengjian? Anda bercanda. Akhir-akhir ini datang banyak pendekar. Semua teh ada di sini. Anda mau yang bagaimana? Apa ada yang dimasak dengan beras? Di kota ini tak ada. Kudengar dari luar baru datang setumpuk. Itu teh keluarga pejabat. Kami tak bisa membelinya. Terima kasih. Saya akan bawakan teh yang bagus. A-Xu, apa maksud dari percakapan rahasia kalian? Tuan Baik Wen. Apa kau tak tahu bahasa rahasia dunia persilatan? Mana mungkin aku tak paham. Aku hanya mengujimu. Ayo, minum. Ayo. Pelayanmu itu sudah digoda pria lain. Kau dekat dengan Pemimpin Gao? Tidak. Guruku dekat dengan Pemimpin Gao.
35:29
Mereka berteman baik. Mereka sering berhubungan, jadi, kami saling kenal. Hebat sekali. Namaku Gu Xiang, aku ingin berteman denganmu. Ayo, kita minum. Ayo. Minum. Ayo. Semua orang berbondong-bondong menjemput Nona Xiang. Bagai salju yang diterbangkan angin. Nona, kata 'Xiang' di nama Anda sungguh luar biasa. Kenapa kau begitu suka bersajak. Aku kenal seseorang yang bisa berbincang denganmu. Sungguh? Tentu, dia juga suka makan dan suka bersajak. Menurutku, belum tentu. Cepat, duduklah. Ini Cao Weining dari Sekte Pedang Qingfeng. Dia tamu kehormatan Sekte Yueyang. Nona Gu Xiang, siapa dia? Ini masterku. Kau adalah pelayan? Kenapa? Meremehkan pelayan? Tidak, pelayan juga bagus. Sebelumnya aku mengira… …kau adalah murid seorang pendekar… …atau putri dari keluarga bangsawan. Aku bahkan khawatir… Khawatir apa? Tidak. Tak peduli dari kau dari sekte mana. Apa kau dekat dengan A-Xiang?
37:06
Tidak, kami baru kenal. Tuan Muda, kita sama-sama… Karena tak dekat, sekarang orang terdekatnya datang. Mohon Anda 'menjauh dengan lembut'. Maaf. Maaf. Master, apa maksud 'menjauh dengan lembut'? Menyuruhnya pergi secara tidak langsung. A-Xiang. Dari mana kau kenal orang aneh ini? Puisi "Jiuge" dan "Luoshengfu" dihafal terbalik. Itu bisa membuat Qu Yuan hidup lagi karena kesal. Siapa 'Qu Yuan'? Apa hubungannya? [*Qu Yuan, penyair] Mendekatlah. Intinya kau tak boleh dekat dengan bocah tengik itu. Kau dengar? Aku merasa dia cukup pintar. Dia lebih baik dariku. Dibandingkan denganmu? Kenapa Si Penyakitan itu tak terlihat? Dia ke mana? Kenapa kau perhatian padanya? Kenapa? Kau ingin dia menjadi suamimu? Tak berani. Dia kelihatan begitu sabar,… …tapi disaat tak ada yang melihatnya,… …tatapan matanya lebih menakutkan dari hantu. Benarkah? Jadi, kenapa kau tanya? Aku merasa saat dia di sini, kau lebih mirip manusia. Kulihat cara bicara dan berpakaianmu cukup baik. Kenapa kau ingin makan gratis?
38:52
Masih ingin bayar dengan tulisanmu. Kau dari keluarga mana? Pelayan, kecilkan suaramu. Kenapa? Kau tak bawa uang? Bukan. Tuan Muda, kau tak bawa uang malah mentraktir orang. Ini tak cocok. Tak masalah, aku punya uang. Mana ada aturan perempuan yang membayar. Tagihan Tuan Muda ini aku yang bayar. A-Xu, kantong uang. Di mana punyamu? Aku dirampok oleh orang. Tadi di jalan,… …aku bertemu dengan pelajar tampan. Aku hanya melewatinya, dia tersenyum padaku. Ternyata dia adalah pencuri. Apakah dia memakai pakaian hijau? Pelajar bermata sayu dan berkulit putih? Aku bertemu dia di kios lukisan dan kaligrafi,… …bahkan berbicara dengannya. Pasti dia. Pasti dia yang mencuri kantong uangku. Kau juga bisa tertipu Fang Buzhi? Fang… Fang Buzhi? Pencuri Fang Buzhi? Aku tahu, dia yang mencuri kantong uangku. Aku pelajar yang baik dan lemah. Pertama kali di dunia persilatan, pasti mudah ditipu. Tak masalah. A-Xu, berikan kantong uangmu. Tidak. Apa hubungan kita sampai ingin aku bayar?
40:25
Master, siapa dia? Jangan pedulikan dia. Aku punya uang. A-Xiang, bukan urusanmu. Jangan ikut campur. Kamu… Kamu… Kamu… Bagaimana? Penglihatan mastermu tajam, 'kan? Sudah kubilang, dia bukan orang biasa. Si Penyakitan. Wajahmu ini sungguhan? Master, ini pertama kalinya kau benar. Tarik tanganmu. A-Xu. Kenapa saat aku memegangmu, kau seperti mau membunuhku,… …namun, kau malah biarkan dia memegangmu? Jika kau adalah nona yang cantik, kau juga boleh. Tuan sekalian. Bisakah Anda bayar dulu? Kemudian, rabalah siapa yang kau mau. Terserah mau bagaimana merabanya, ya? A-Xu, kantong uang. Ternyata A-Xu adalah orang kaya. Pinjam uang ada bunganya. Satu hari satu persen. Master, tak perlu, kita punya uang. Jika tak bisa bayar, anak ini sebagai jaminan. A-Xiang, jika kau ulurkan tangan lagi,… …aku jamin kau tak hanya punya uang, bahkan punya masalah. Terima kasih, Tuan. Saya segera ambil kembalian. Tak perlu. Bawakan makanan dan minuman terbaik kemari.
42:19
Tuan Muda ini sangat kaya. Dia pasti tak akan bayar dengan tulisannya. Baik, silakan duduk di ruangan bagus. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪
44:07
♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: