MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP13 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP13 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 691

Number of words: 3379

Number of symbols: 19523

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 13= Hujan turun, anak gadis menikah. Saat anak sudah dewasa, tak akan bisa ditahan lagi. Untuk apa kau halangi? Kulihat Saudara Cao ini termasuk baik juga. Dari penampilannya, dia cukup sepadan. Sepadan? Phui! Apanya yang sepadan? Kau yang minta A-Xiang cari pendamping itu. Kau juga yang tak tahan lihat A-Xiang disukai orang. Lao Wen. Kau ini plin-plan tidak? Kau yang berusaha keras menghindariku. Kau juga yang mau berkelana denganku. Kau plin-plan tidak? Kutanya padamu. Kata-katamu saat menghibur Cao Weining tadi,… …berapa persen kebenaran, berapa persen kebohongan? Ada keduanya. Coba tebak. Ada yang bilang kolam bunga plum tak sedalam perasaanku. Sebenarnya apa itu cinta, sampai ada orang bersedia mati karenanya. Apa yang kau bicarakan?
03:24
A-Xiang, aku merasa sangat disayangkan. Hidup hanya sekali. Menurutmu, sahabat sejati seperti Saudara Zhou dan Wen… …yang sehidup semati, bukankah sangat membahagiakan? Namun, takdir mempermainkan orang. Saudara Zhou sakit parah. Jika suatu hari dia meninggalkan dunia,… …maka Tuan Muda Wen akan sedih kehilangan sahabat sejati. Kau mengkhawatirkannya? Tak mungkin terus setia pada satu orang, 'kan? Perkataan ini salah. A-Xiang. Kuceritakan sebuah cerita padamu. Aku tak mau dengar. Aku ingin ceritakan padamu. Paman Guru Fan adalah orang yang berbakat. Namun, dia tak menikah. Saat kecil aku tak mengerti, kutanya kenapa dia tak menikah. Dia bilang, manusia akan punya banyak jodoh dalam hidup. Namun, yang jadi miliknya dan yang tercocok hanya satu. Jika tak menemukannya, maka lalui saja hidup seperti biasa. Bersama siapa pun bisa, tetap bisa gembira. Namun, jika kau sungguh bertemu orang itu,… …ibarat sebuah pedang dan sarungnya,…
04:45
…merasakan kedekatan yang erat. Jika hilang, maka tak bisa temukan yang cocok lagi. Hanya sarung pedang, 'kan? Itu tak mahal. Cari orang untuk buatkan saja. Dibuat sesuai ukuran, pasti cocok. Pedang bisa, kalau manusia? Maksudmu, masterku dan Si Penya… Zhou Xu? Mereka memang baik. Aku mengikuti Master sejak kecil. Tak pernah melihat dia begitu… …begitu hidup. ♪Ada sebuah luka di jari yang lentik♪ Kamu… Kamu… Paman gurumu cukup baik padamu? Tentu, sekte kami tak terkenal, tapi semuanya sangat dekat. Anggota sekte kami akan datang ke Sekte Yueyang. Aku ingin kau menemui mereka. Tidak. Aku ingin mereka menemuimu. Apa yang perlu ditemui? Aku jelek dan galak. Sembarangan, aku suka kau seperti ini. Kau tidak jelek. Teori sarung pedang yang paman guruku ceritakan,… …awalnya aku juga tak mengerti Namun,… Namun, aku ingin… Aku ingin membawamu menemui keluargaku. Aku ingin mereka tahu, sekarang aku sudah mengerti.
06:47
Kau hanya mau buat perumpamaan. Tak seharusnya kau membawaku. A-Xiang secantik ini. Pasti banyak orang baik yang diam-diam… …mengagumimu. Orang baik? Kenapa aku tak melihatnya? Aku hanya melihat seorang… …anak dungu. Baik apanya? Aku hanya datang menjaga Chengling. Sekalian meramaikan. Belajar jadi manusia. Sarung pedang apanya? Dungu. Kesedihanku seperti… …rambut sepanjang tiga ribu meter. Master, obat Anda sudah disiapkan. Anda harus ingat meminumnya setiap hari. Apakah aku perlu minta seseorang untuk mengingatkan Anda? Tak perlu repot, jangan menunda tugasmu. Jika Si Gila itu kambuh lagi, aku tak bisa menolongmu. Tenang saja, Qianqiao tahu. Master, jaga diri. Qianqiao, segera kembali setelah kau selesaikan misimu. Ingat, jangan membuat masalah baru. Saya mengerti. Saya pamit. Qianqiao. Master ada perintah apa? Ingat bawa payung. Besok akan hujan deras.
09:00
Baik. (Pengetahuan Luas) Tetua Huang. Datang berkunjung di pagi-pagi ini. Maaf. Pengelola Yu, orang terhormat tak datang ke tempat kotor. Kau seorang Pengelola Sekte,… …untuk apa pagi-pagi begini datang ke daerah pengemis ini? Hari ini aku datang memberi hadiah pada Geng Pengemis. Apakah baik? Hubungan Sekte Gunung Hua dan Geng Pengemis tak sebaik itu. Pengelola Yu. Kau tahu Gao Chong sudah bermusuhan denganku. Kau begitu dekat denganku, tak takut mastermu itu marah? Aku Yu Qiufeng menjadikan musuh sebagai teman. Jika Tetua Huang meremehkanku, itu juga masuk akal. Namun, aku tak bisa memaafkan pembunuh anakku. Walau aku Yu Qiufeng sangat tak berguna,… …aku juga tak akan tinggal diam. Siapa yang berani membunuh anak Pengelola Yu?
10:22
Lembah Hantu? Ikatan Lima Danau. Benang Pengikat Roh ini sungguh berguna. Hantu Lidah Panjang tak menipuku. Hanya kemampuanmu dari Sekte Gunung Hua,… …juga berani menyentuh Kunci Giok Biru? Tak ada bukti. Saksi mata sudah mati. Bukti sudah hilang. Hanya dengan perkataan Pengelola Yu dan Benang Pengikat Roh,… …sekalipun ditambah dengan tuduhan Sekte Gunung Tai,… …tetap sangat sulit untuk menjatuhkan… …Pemimpin Ikatan Lima Danau. Tetua Huang, aku masih ada rahasia terbesar… …yang bisa menghancurkan Gao Chong dan Ikatan Lima Danau. Katakan. Dua puluh tahun lalu,… …Ikatan Lima Danau memimpin para pendekar membunuh Rong Xuan. Setelah Rong Xuan mati,… …Ikatan Lima Danau membagi Kunci Giok Biru jadi lima… …dan menyimpannya. Sayangnya pendekar di hari itu tak tahu pengorbanannya… …hanya demi keserakahan mereka. Dikorbankan sia-sia. Tetua Huang, anggota Geng Pengemis yang terluka dan mati… …tak lebih sedikit dari Sekte Pedang Wuyue. Begitu hal ini terbongkar,… …meski Ikatan Lima Danau tak langsung hancur,…
11:55
…mereka juga tak berhak menguasai Kunci Giok Biru yang tersisa lagi. Dinilai dari mana pun,… …yang bisa memimpin dunia persilatan hanya Geng Pengemis. Saat itu kita paksa Ikatan Lima Danau menyerahkan Kunci Giok Biru. Geng Pengemis yang memimpin para pendekar menyerang Lembah Hantu. Bahkan yang penakut saja sudah melawan Ikatan Lima Danau. Perubahan besar. Gao Chong pasti hancur. (Penginapan Ruyi) A-Xu. Apa yang kau lakukan? Apa-apaan ini? Untuk apa kau menyamar lagi? Lepaskan. Jangan sentuh-sentuh. Jangan pakai suara A-Xu dengan wajah ini. Aku takut dan bisa mimpi buruk di malam hari. Betapa gagahnya. Bagaimana kalau… …ganti yang dulu? Jangan. Seperti yang sekarang saja. Kalau begitu, aku buat yang tampan saja. Yang alami paling bagus, jangan menyamar lagi. Ini untukmu. Aku tak butuh. Wajahku ini pemberian dari Langit. Jika mengotorinya, maka merusak pusaka. Itu akan dihukum Langit.
13:43
Aku tak omong kosong denganmu lagi. Rapat Besar Pahlawan akan dimulai. Meski Chengling sudah menyerahkan Cincin Giok Biru,… …tapi Gao Chong belum mengumumkan hal ini. Jadi, masih banyak orang mengawasi Chengling. Keberadaan kita sudah diketahui. Musuh di belakang, kita di depan. Jadi, menyamar itu perlu. Wajahmu ini terlalu menarik perhatian. Aku tak perlu. Apakah tadi aku salah dengar? A-Xu. Sudah begitu lama, akhirnya kau mengakui aku tampan. Tenang saja. Aku adalah 'leluhur' dari masalah. Semua masalah yang bertemu denganku pasti akan mundur. Tak perlu khawatir. Sekarang tak memerankan Tuan Bai Wen,… …malah menjadi 'leluhur' dari masalah? Kapan aku berpura-pura? Aku memang orang baik. Untuk apa ini? Kau mengolesnya di wajah? Ini bisa mengubah tulang seseorang. Seperti hidung, tulang pipi sejenisnya. Kalau ini? Jangan asal sentuh. Aku hanya ingin tahu. Alas lutut. Kalau yang merah ini? Jika kau mau tahu semua, lebih baik berlutut,…
15:24
…beri hormat tiga kali dan panggil guru. Aku akan mengajarimu semua. Teknik jelek apa ini? Harus memilih siapa yang akan diajari. Jadi, mau belajar tidak? Kutanyakan padamu. Teknik menyamarmu… …sungguh bisa jadi siapa pun? Ingin meniru wajah dan suara seseorang tak sulit. Namun, setiap orang punya kebiasaan berbicara dan bersikap. Punya caranya sendiri. Jadi, kau harus sangat dekat dengan orang yang kau tiru… …atau orang lain tak kenal dengan orang yang kau tiru. Jika tidak, akan mudah ketahuan. Jika aku menyamar jadi kamu, pasti bisa menipu murid lugumu itu. Kamu bahkan ingin meniru bakat hebatku ini? Laut pun sudah tenang,… …puncak gunung ditutup awan. Waktu sudah berlalu lama,… …hanya hatiku yang tak berubah.
17:38
Kenapa? Meminjam tangannya untuk membunuh. Biarkan mereka saling menyerang, bukankah itu bagus? Maksud saya,… …kenapa ingin aku melakukannya? Sejak keluar dari lembah,… ….kau sering cari tahu tentang orang ini. Kau kira aku tak tahu? Ketua Lembah. Jika begini,… …maka kubiarkan kau lihat sampai puas. Cepat selesaikan agar terbebas. Kukira semua sudah kulupakan. Ternyata aku tak melupakan apa pun. Aku mengingat tentangmu dengan jelas. Seperti semuanya hanya terjadi semalam. Feng. Berada di dunia berbeda,… …kenapa masih tak mengurangi kerinduanku? (Sekte Yueyang) (Ye Baiyi, Dewa Pedang Gunung Changming) Pemimpin Ikatan Lima Danau menyambut Dewa Pedang. Hormat Dewa Pedang. Kalian berbicara denganku? Bocah dari mana? Berani sekali kamu. Kakakku menyambut Pedang Dewa. Beraninya kau menerima hormat kakakku. Shan'er, di mana Dewa Pedang?
19:40
Memang pendekar ini. Kau adalah Gao Chong? Kalau begitu, kau pasti Shen Shen. Apakah nama kakakku bisa kau panggil begitu? Pendekar. Apakah kau datang atas perintah Dewa Pedang? Kukembalikan Pelat Perintah Sekte. (Pelat Perintah Sekte) Pendekar, kau adalah… Ye Baiyi. Pendekar Ye, apa maksudmu? Dewa Pedang Gunung Changming pernah bersumpah pada pemilik pelat. Begitu Lembah Hantu membahayakan dunia,… …pemilik pelat ini bisa meminta Dewa Pedang keluar. Membasmi hantu, meratakan Lembah Hantu. Bukankah aku sudah datang? Pendekar, Rapat Besar Pahlawan akan dibuka. Semua pendekar akan berkumpul di sini… …membahas pembasmian Lembah Hantu. Dewa Pedang adalah orang hebat, senior yang terkenal. Kau mewakili Dewa Pedang datang memeriahkan. Namun,…
21:10
Tak ada yang setuju untuk ikut rapat yang tak jelas itu. Di saat Pelat Perintah Sekte berkumpul,… …saat itulah Gunung Qingya musnah. Setelah kalian selesai bicara,… …Dewa Pedang akan membantumu ratakan Lembah Hantu Gunung Qingya. Jangan ganggu aku dengan hal lain. Orang ini masih muda,… …kenapa bisa punya kekuatan sebesar ini? Kemampuannya ditutupi, begitu misterius. Penerus Dewa Pedang memang sulit ditebak. Kak Xiang. Kamu… Siapa kamu? Guru. Aku sangat merindukanmu. Biar kulihat. Kau jadi semakin kurus dan pucat? Apakah tak istirahat dengan baik? Aku setiap hari tak bisa tidur. Beberapa hari lagi Rapat Besar Pahlawan. Hatiku sangat kacau. Ini bukan hal yang harus kau khawatirkan. Nanti kau hanya perlu muncul… …dan membuktikan Sekte Danau Jing ada penerus. Sebagai tanda bakti. Lalu, aku akan membawamu pergi. Semua masalah dunia persilatan,… …kau pikirkan setelah kau dewasa saja. Guru. Aku tak tahu. Hari itu Paman Gao tiba-tiba mencariku,… …dia bersikeras ingin menikahkan Kak Xiaolian padaku. Kelak akan membantuku mendirikan Sekte Danau Jing.
22:51
Dia akan umumkan hal ini di Rapat Besar Pahlawan. Dua tahun lagi setelah aku dewasa, baru akan menikah. Guru. Aku sudah menyerahkan Kunci Giok Biru. Kenapa Paman Gao masih begitu baik padaku? Sebenarnya Kak Xiaolian juga baik padaku. Jika Paman Gao sungguh mengumumkannya,… …lalu aku pergi dengan Guru, bukankah akan menyulitkan mereka? Aku tak berani… Chengling sudah serahkan Kunci Giok Biru,… …apa gunanya lagi bagi Gao Chong? Jadi, aku tak bisa tidur karena terus memikirkannya. Jangan berpikir banyak. Kita lihat saja nanti. Bagaimanapun juga Guru akan diam-diam melindungimu. Tuan Muda Zhang, apakah sudah selesai makan? Apakah masih perlu yang lain? Tidak, tidak perlu. Kalau begitu, aku masuk bereskan. Aku bereskan sendiri saja. Baik. Gao Chong tak punya anak laki-laki. Hanya punya satu putri tunggal, Gao Xiaolian. Walaupun dia punya alasan membujuk Chengling,… …dia tak perlu sampai melakukan ini. Apakah Gao Chong sudah berubah? Dia ingin menebus kesalahan yang dilakukan pada Rong Xuan? Jika aku tak salah tebak, Lao Wen adalah anak Rong Xuan. Aku harus cari kesempatan menyelesaikan dendam mereka.
24:26
(Kediaman Luo) Sungguh menyebalkan. Tak ada yang mau temani aku. Masih bilang saudara seumur hidup. Serang! Baik. (Kediaman Luo) Guru. Sudah diselidiki. Tak ada yang hidup. Bagus. Semuanya ada 47 hantu yang dieksekusi. Menyenangkan. Kali ini bisa lampiaskan kemarahan. Sangat bagus. Orang-orang di dunia persilatan berkata… …Lembah Hantu kuat dan berbahaya. Hari ini kulihat hanya sekumpulan orang tak berguna. Berapa yang terluka? Ada empat adik seperguruan yang meninggal,… …lima orang luka berat, empat orang luka ringan. Kakak. Yang melukai dan membunuh murid kita adalah siluman ini. Pemilik Buku Percintaan, berambut putih. Apakah kau adalah Hantu Duka? Jangan omong kosong. Jika hebat, bunuh saja aku. Kau tidak pantas. Bawa dia kembali ke Ikatan Lima Danau. Awasi dengan ketat. Jadikan dia sebagai persembahan di Rapat Besar Pahlawan. Baik. Pelayan. Siapa orang ini? Pelanggan, dia sungguh hebat. Orang sekurus itu, apakah perutnya ada lubang besar?
27:11
Ke mana semua makanan yang ditelannya? Ini sungguh orang yang ahli makan. Sudah makan selama tiga jam. Benar. Aku sampai lelah berdiri. Pelanggan, Anda tak lelah mengunyah? Tidak. Kemampuan makan orang ini bisa mengalahkan kita. Usia orang ini masih muda. Kenapa terkesan seperti orang yang terhebat? Seakan pedang bagus yang terkubur. Aku selesai makan. Pelanggan, Anda sudah selesai makan. Ini… Apakah bisa membayarnya dulu? Siapa yang mau traktir? Apa? Apa yang kau maksud dengan traktir? Siapa yang mentraktirku, maka aku akan membantunya satu hal. Aku traktir. Baik. Baik. Ayo. Ayo. Aku traktir. Baik. Siapa namamu? Wen, Wen Kexing. Saudara, siapa namamu? Ye Baiyi, terima kasih traktirannya. Kenapa? Berikan uang. Tunggu. Siapa yang traktir? Kau boleh traktir. Kau tak boleh. Saudara, maafkan aku lancang. Apakah mentraktirmu juga perlu memenuhi syarat? Tidak juga. Hanya saja aku tak bisa membantumu. Aku masih belum buka mulut. Memang cari mati.
28:58
Namun, orang yang segera mati ada lima pertanda,… …sangat menderita. Kenapa kau yang segera mati, masih bisa begitu aktif? Memang generasi muda punya kelebihannya. Dunia persilatan ini muncul banyak orang yang menarik. Begini. Nanti aku pikirkan lagi. Lain kali kalian baru mentraktirku minum arak. Mungkin aku bisa pikirkan cara. Sampai sekarang Tianjie belum ada kabar. Apakah sungguh sudah terjadi sesuatu padanya? Feng, apa yang membuatku kesal? Kau mau menyerangku? Qianqiao? Qianqiao. Kau tak mati? Aku sudah mati. Istrimu begitu hebat. Aku tertusuk dua kali oleh pedangnya. Tak mungkin tidak mati. Namun, luka itu tak membunuhku. Istrimu bahkan melepas semua bajuku,… ….merusak wajahku, membawaku berkeliling selama tiga hari. Membuat semua orang tahu,… …aku, Liu Qianqiao tak hanya tak tahu malu,… …aku juga seorang monster jelek yang berwajah rusak. Di dunia ini, wanita mana yang bisa menghadapi penghinaan seperti itu? Bahkan bisa bertahan hidup? Qianqiao, jangan bicara lagi.
31:01
Aku mohon jangan bicara lagi, ya? Kenapa? Aku hanya mengatakannya, kau sudah tak tahan mendengarnya. Lalu, bagaimana dengan derita yang kuterima? Feng. Meski aku hanya wanita lemah yang tak pantas dikasihani. Namun, ini kesalahan dua orang. Kenapa hanya aku yang merasakannya? Qianqiao. Aku tahu kau sangat membenci dan menyalahkanku. Aku tak bisa berkata apa-apa. Jika kau mau ambil nyawaku, itu juga tak akan menghapus dosaku. Namun, kumohon jangan berkata begitu lagi. Selama ini aku juga melaluinya dengan sulit. Aku sangat ingin membalaskan dendammu pada wanita licik itu,… …tapi bagaimanapun dia melahirkan Tianjie. Aku sangat ingin mati untuk menemanimu,… -…tapi aku… -Benar, kau pantas mati. Bukankah kau pernah bilang kita akan mati bersama? Lihat. Aku sudah jadi hantu, sedangkan kamu? Qianqiao. Namun, aku merasa aku tak pantas mati. Aku membuatmu begitu tersiksa. Aku harus hidup untuk merindukanmu… …dan tersiksa setiap hari. Qianqiao, hari ini setelah bertemu denganmu meski harus mati sekarang,…
32:38
…aku juga tak keberatan. Laut pun sudah tenang,… …puncak gunung ditutup awan. Waktu sudah berlalu lama,… …hanya hatiku yang tak berubah. Hubungan tak pantas. Sudahlah, Feng. Kau tak bisa membunuhku, aku tahu. Kau juga tahu itu. Pengelola Yu. Pagi hari bertemu hantu, pasti ada kemalangan. Hari ini aku datang untuk memberitahumu berita duka. Pengelola Yu. Kau tak bisa menjumpai anakmu satu-satunya lagi. Bagaimana anakku bisa mati? Apakah kau yang membunuhnya? Aku memang ingin, tapi tidak sempat. Ketua Lembah melihat sendiri anakmu… …mati di Benang Pengikat Roh. Benang Pengikat Roh? Kau bilang Benang Pengikat Roh milik Hantu Gantung? Lembah Hantu pelakunya? Pengelola Yu tidak tahu. Lembah Hantu Gunung Qingya masuk ke dunia persilatan… …demi menangkap Hantu Gantung yang berkhianat ini. Anakmu mati karena Benang Pengikat Roh. Bisa dikatakan kau dan Lembah Hantu memiliki musuh yang sama. Karena ini aku datang memberitahumu berita duka.
34:34
Ini lebih baik daripada kau tersiksa setiap hari. Qianqiao. Aku, Yu Qiufeng bersalah padamu. Aku tak seharusnya mencurigaimu. Aku tahu, seberapa banyak pun perubahan yang terjadi pada dunia,… …meski semua orang bersalah padaku, kau tetap tak akan melukaiku. Qianqiao, aku Yu Qiufeng bersumpah. Asalkan kau buka mulut,… …aku bersedia korbankan semua untuk menebusnya. Qianqiao. Qianqiao. Ketua Lembah benar. Cepat selesaikan agar terbebas. Namun, jelas-jelas aku sudah menderita karena ini,… …kenapa tetap tak bisa melepaskan orang ini? Jika tahu begini,… …seharusnya aku minum sup penghilang ingatan itu. (Penginapan Ruyi) -Empat. -Lima. Enam. A-Xu, kau kalah lagi. Kehebatanmu yang di Jinzhou sungguh tak seberapa. Jika tahu kau begitu payah,… …aku tak akan main permainan jujur dan tantangan ini. Terkesan aku menindasmu. Katakan, jujur atau tantangan? Jujur. Baik. Aku akan serius bertanya. Kutanya padamu. Pria tampan yang aneh di restoran hari ini… …bilang kau mencari mati.
36:13
Apa maksudnya luka lamamu yang sering kambuh? Ini yang mau kau tanyakan? Tentu bukan. Aku ingin tanya dari mana asal lukamu ini. Ini sangat penting, kau harus terima kekalahan. Jika aku bilang kejahatan akan dibalas,… …kita tak bisa lari dari karma, kau percaya? Aku tak percaya. Yang kupercayai adalah, bertindak mewakili Langit. Langit tak membalas, biar aku yang balas. Aku hidup begitu lama, sudah melakukan banyak hal buruk. Setelah mati pasti masuk neraka. Jadi, saat masih hidup, aku ingin menebus kesalahan. Luka ini kuterima demi menanggung kesalahan itu. Lagi pula saat mati akan 'digoreng'. [*siksaan di neraka tingkat ke-9] Disiksa 80 tahun lebih baik dari 100 tahun, 'kan? Bukankah ada aku yang menemanimu? Kita sama-sama jadi kue goreng, bukankah tetap wangi dan enak? Kau jangan ubah topik. Ini bukan jawabannya. Aku yang melakukannya. Kenapa? Itu adalah pertanyaan lain. Jika mau tahu, kau harus menang dariku dulu. Baik, siapa takut, ayo.
37:43
-Delapan. -Lima. -Enam. -Enam. -Empat. -Tiga. Kau harus terima kekalahan. Tak terima kekalahan? Aku bahkan bisa berikan nyawaku padamu. Aku pilih jujur, tanyakan saja. Baik, aku bertanya. Kau tak boleh menipuku. Kapan aku pernah menipumu? Lao Wen. Apakah margamu Rong? Kau anak Rong Xuan? Benci Ikatan Lima Danau dan semua dunia persilatan… …karena membunuh ayahmu? Jadi, kau membuat imitasi Kunci Giok Biru… …agar orang yang serakah ini menerima akibatnya. Aku mengerti perasaanmu. Lao Wen, tapi… Ini adalah pertanyaanmu? Lalu,… …kau menemaniku main dan minum demi menanyakan ini? Apakah aku tak akan menjawabmu jika kau tanya langsung? Aku bukan marga Rong. Aku hanya benci tak bertemu yang marga Rong itu. Jika tidak, aku akan membunuhnya setiap kali bertemu. Sudahlah, tak bahas ini dan tak minum lagi. Membuatku marah saja. Apakah aku salah menebak? Namun, dari respon dan kebenciannya pada Ikatan Lima Danau,… …selain karena dia anak Rong Xuan, masih ada alasan apa lagi? Aku, Ye Baiyi. Ikut aku. Kau sudah mentraktirku makan, aku harus membantumu.
40:10
Aku mendapat cara menyembuhkanmu. Namun, kita sepakat dulu. Jika kau mati, jangan salahkan aku. Saudara, kapan aku bilang ingin bantuanmu? Sebenarnya siapa kamu? Tanpa bayangan dan jejak. Kau murid Qin Huaizhang dari Desa Empat Musim? Benar. Nama guruku, Qin Huaizhang. Orang di dunia persilatan yang bertemu dengan Beliau… …akan memanggilnya Ketua. Beliau? Seorang bocah sudah berani berlagak di depanku. Mari, keluarkan dua jurus lagi. Biar kulihat bocah Qin Huaizhang ini… …bisa punya murid seperti apa. Meski bela dirimu hebat dan tak bisa kukalahkan,… …tak akan kuizinkan orang lain menghina almarhum guruku. Apa? Qin Huaizhang sudah mati? Benar juga. Sudah berlalu begitu lama. Mereka semua sudah mati. Dunia persilatan sudah jadi milik anak muda. Tadi kau bilang apa? Aku menghinanya? Dengar. Meski Qin Huaizhang… …sekarang berdiri di depanku dan dimarahi olehku,… …dia juga tak berani melawan. Mohon petunjuknya. Gurumu memberikan pedang ini padamu. Biar kulihat. Dungu. Kau kira aku mau merebut pedangmu? Berpikiran sempit.
41:58
Sama seperti gurumu yang tak berguna itu. Bukankah sudah kukatakan? Aku adalah Ye Baiyi. Ye Baiyi? Baiyi? Apakah nama pedang Baiyi adalah nama dari senior ini? Namun, Pedang Baiyi ini dibuat ratusan tahun lalu. Sebenarnya berapa usianya? Aku yang memberikan pedang ini pada gurumu. Pedang selalu bersama pemiliknya. Sekarang orangnya sudah tak ada. Pedangnya masih ada. Saya sudah lancang, maafkan saya. Semoga Senior memaafkan. Karena kau adalah murid bocah itu, aku tak bisa asal mengobatimu. Biar kulihat bagaimana lukamu. Kau mau apa? ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪
44:53
♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: