MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP20 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP20 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 661

Number of words: 3143

Number of symbols: 18052

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 20= Paman Long. -Paman Long. -Paman Long. Paman Long, istirahat dulu. Ternyata jawabannya semudah itu. Yang jadi orang tua pasti ingin berikan yang terbaik pada anak. Jika tak diberikan, maka sudah pasti tak boleh diberikan. Takdir mempermainkan orang. Takdir mempermainkan orang. Zishu. Bagian kanan gedung bambu di peta,… …ada bangunan tunggal itu adalah gudang buku. Di dalamnya ada dua peta. Satu peta Paviliun Longyuan,… …satu lagi gambar perangkap Gudang Ilmu Bela diri. Kau bantu aku serahkan pada Senior Ye. Satu lagi,… …aku tak bisa merelakan keahlian Paviliun Longyuan… …di dunia persilatan.
02:57
Kujadikan dua buku dan kusimpan di sana. Semua muridku sudah dibunuh Long Xiao. Mengingat hubunganku dan gurumu,… …bantu aku cari penerusnya. Paman Long, belum memberitahumu. Aku menerima Chengling… …sebagai murid generasi keenam Desa Empat Musim. Sebelumnya tak tahu hubungan ayahnya dan Guru sedekat itu. Inilah takdir yang tak diketahui. Paman Long, jika Anda tak keberatan muridku ini lamban,… …terimalah Chengling sebagai murid. Baik. Kau anak Yusen, Cucu murid Huaizhang… …dan meneruskan kemampuanku. Bagus sekali. Kelak kau punya kemampuan tiga sekte. Tak mengecewakan persahabatan kami. Paman. Anak Lugu, panggil apa? Guru Long. Guru Long. Paman Long. Zishu, kau bawa Pedang Putih?
04:30
Kau patahkan rantai-rantai ini. Senior Long, rantai ini tak bisa asal dipatahkan. Anda sudah terkurung lama. Sarafmu sudah mati. Jika dikeluarkan, energi Anda akan keluar… …Anda pasti akan tak bertenaga. Tak ada salahnya. Anak muda, katakan padaku. Untuk apa aku hidup lagi? Temanku sudah mati. Istriku sudah mati. Muridku juga sudah mati. Aku sudah membayar utang pada dunia ini. Sudah saatnya aku terbebaskan. Guru Long. Kumohon, kumohon Anda jangan mati. Mati, bukan hal buruk untukku. Sebaliknya sebuah kebebasan. Kalian tahu? Jika hidup, akan lebih sulit lagi bagiku. -Zishu. -Guru Long! Zishu, aku tak sanggup lagi. Kumohon. Kumohon patahkan rantai ini. Jika jadi hantu pun harus membawa rantai ini,… …saat bertemu Saudara Rong dan lainnya… …aku akan merasa sangat malu.
05:56
Guru Long. Kumohon, Zishu. Zishu. Zishu. Kau saja. Guru Long, jangan mati. Aku akan patuh. Aku akan berlatih dengan baik. Akan kubangun kembali Desa Empat Musim… …dan Paviliun Longyuan. Guru Long. Zhen Yan, kau sungguh tak ingin beri tahu Paman Long… …identitas aslimu? Adik seperguruan. A-Xu, asal panggil apa kamu? Kenapa denganmu hari ini? Kau dirasuki? Paman Long. Anda tenang saja. Suami-Istri Zhen sudah ganti nama dan menyamar. Mereka hidup biasa dan melewati hari tua. Anak mereka juga sudah menjadi… …orang yang terkadang menyebalkan, tapi tak termasuk jahat. Dia punya ilmu bela diri yang hebat. Benarkah? Apakah Adik Qin… Benar. Guru yang membantu mereka menyamar,… …dan hidup bersembunyi. Dia bahkan membawa anak mereka masuk ke perguruan… …untuk jadi adik keduaku. Bagus sekali. Bagus sekali. Paman Long! Paman Long. Guru Long. Guru. Paman Wen…
10:00
Biarkan dia sendiri dulu. Terima kasih. Jika dihitung,… …Master sudah beberapa hari di Shuzhong. Kenapa tak ada kabar? Meninggalkanku dengan anak lugu ini. Kau Si Dungu ini. Kenapa kau bangun? Kemari. Kenapa kau bangun? Tabib bilang kau harus istirahat cukup. Tak boleh bergerak dan bangun. A-Xiang. Aku sudah tahu masalah di Rapat Besar Pahlawan. Aku harus cepat sembuh dan kembali ke Sekte Pedang Qingfeng. Siapa yang memberitahumu? Aku potong lidahnya. Jangan segalak itu. Aku yang memaksa mereka. Kenapa? Sekarang kau merasa aku galak? Tidak. Segalak apa pun wajahmu, aku tahu hatimu… Apa yang kau tahu? Wajahku galak, hatiku lebih galak lagi. Jika kau bangun lagi, akan kupatahkan kakimu. A-Xiang, aku harus kembali ke Sekte Pedang Qingfeng. Kau bersedia ikut aku pulang? Untuk apa aku ikut kau pulang? Kau mau pergi, pergi saja. Mati di tengah jalan bukan urusanku. Aku… Aku pergi cari masterku. Kalau begitu, A-Xiang. Aku kembali dulu. Perguruanku ada masalah, aku harus pulang. Setelah semua berakhir, aku akan kembali, ya? A-Xiang. Tenang saja. Di mana pun kau berada, asal aku masih hidup,…
12:12
…aku pasti pergi mencarimu. Untuk apa kau mencariku? Aku sangat pelupa. Saat kau kembali mencariku,… …mungkin aku sudah melupakan tampangmu. Sekte Pedang Qingfeng ada masalah? Masalah apa? Dulu aku juga merasa aneh. Guruku dan Pemimpin Gao begitu dekat. Kenapa dia sudah sampai di sini… …malah pulang lagi sebelum Rapat Besar Pahlawan? Jadi, maksudmu gurumu sangat mungkin… …membawa Kunci Giok Biru pergi. Itulah yang kutakutkan. Lihatlah, aku saja bisa menebaknya. Orang lain juga pasti bisa menebaknya. Aku khawatir… Kalau begitu, kau harus kembali ke Sekte Pedang Qingfeng? Benar, aku harus pulang dan lihat keadaan. Jika tebakanku salah, tentu saja lebih baik lagi. Jadi, bagaimana ini? Aku hanya bisa menemanimu pulang. Kau ini, begitu dungu dan terluka. Tak ada perlindunganku, dunia persilatan begitu berbahaya. Takutnya sulit untukmu. Minum obat. Aku menyelidiki Kunci Giok Biru untuk Master,… …jadi, terpaksa mengikuti Si Dungu ini. Ini adalah misi dari Master untukku. Bukan keinginanku sendiri.
13:54
Kau setia padaku. Aku akan setia padamu. Pemilik Buku Percintaan,… …berambut putih dan berpakaian indah. Qianqiao, kau masih tak mengerti? Sekarang Zhao Jing baru memimpin Ikatan Lima Danau. Ini adalah masa penting. Kita memiliki kelemahan terbesarnya,… …bagaimana bisa disia-siakan? Kelemahan? Benar. Gao Chong bersekongkol dengan Lembah Hantu belum diatasi. Jika keluar lagi rumor jelek Zhao Jing yang tak setia,.. …maka nama Ikatan Lima Danau pasti akan hancur. Aku tak percaya Zhao Jing tak takut. Feng, sia-sia saja kau sebagai pria sejati. Kenapa tak mengerti aturan di dunia ini? Gao Chong mengkhianati saudara, itu tak bisa diterima. Jika seorang wanita mengkhianati pria,… …pasti akan dikucilkan orang-orang. Namun, jika pria mengkhianati wanita,… …hanya akan dianggap sebagai hal menarik saat muda saja. Itu tak termasuk kelemahan. Qianqiao. Masalah kita berdua berbeda dengan mereka. Sebenarnya Hantu Duka hanya wanita yang menyedihkan.
15:23
Dia bisa menjadi wanita iblis… …itu semua karena pria tak berhati itu. Di dunia ini siapa yang tahu kalau pria tak berhati itu… …adalah Zhao Jing. Tangan Hantu Duka mengenai banyak darah. Apakah Zhao Jing tak harus tanggung jawab? Kenapa dengan itu? Nama baiknya hancur, apa untungnya bagimu? Pemimpin Lima Danau.. …juga tak akan diduduki oleh Pengelola Sekte Gunung Hua. Gadis Lugu. Nama baik Zhao Jing hancur tak berguna untukku. Namun, kita bisa ganti kelemahan ini… …jadi barang berguna untuk kita pada Zhao Jing. Apa? Kembalinya waktu? Keberadaan Kunci Giok Biru. Gao Chong menghancurkan Kunci Giok Biru,… …itu pasti ada sesuatu. Yang asli pasti ada di tangan Zhao Jing atau Shen Shen. Gudang Ilmu Bela Diri yang membuat orang jadi hebat. Siapa yang tak mau? Ikatan Lima Danau sudah menyimpan Kunci Giok Biru selama 20 tahun. Jika ingin hancurkan, sudah dihancurkan dari awal. Namun, Qianqiao. Buku Yinyang dari Lembah Tabib Hantu… …bisa mengobati orang mati. Mengobati segala penyakit. Au ingin ambil benda ini untukmu. Meski kau tak percaya lagi padaku, walau janji kita sulit diwujudkan.
16:53
Qianqiao. Asalkan bisa menghapus penyesalan di hatimu,… …meski aku mati, aku juga sudah bisa tenang. Benarkah? Kak Qianqiao! Kak Qianqiao, kau di dalam? Kak Qianqiao, kau di dalam? Geng Serigala dan Paviliun Jingyun mau bergabung. Ini sungguh sangat hebat. Sudah merepotkan Ketua Sha ke Bianzhou. Bahkan melakukan jasa besar. Ini bukan apa-apa. Aku hanya melakukan hal kecil. Jujur saja, kali ini aku pergi dan tak perlu bicara banyak. Aku hanya bawa bendera Ikatan Lima Danau,… …tebak bagaimana? Kedua Ketua itu langsung setuju saja. Ini menunjukkan apa? Ini menunjukkan kewibawaan pemimpin kita. Tidak, tidak. Aku biasa saja. Aku hanya duduki posisi ini sementara. Namun, melalui ujian Gunung Jun,.. …ikatan kita tak hanya tak pecah, bahkan dikenal semakin baik. Ini memang keajaiban yang sangat besar. Semuanya, menurutku,… …di dunia ini, tak ada yang lebih cocok dari Pemimpin Zhao.
18:26
Tetap kata itu. Siapa yang berani menginginkan posisi Pemimpin,… …aku akan jadi pertama yang membunuhnya. Ketua Sha, jangan berkata begitu. Zhao Jing hanya menjabat beberapa bulan. Bisa mendapat hasil ini, bukan karena aku. Melainkan karena kalian semua. Namun,… …dibandingkan dengan kejayaan Ikatan Lima Danau. Yang selalu kupikirkan… …adalah dua anak yang tak jelas keberadaannya. Xiaolian dan Chengling. Aku melihat pertumbuhan Xiaolian dari kecil. Dia selalu hidup dalam lingkungan yang baik. Tak pernah ikut campur urusan dunia persilatan. Menurutku,… …dendam dunia persilatan tak harus melibatkannya. Tao Hong dan Lv Liu pasangan tua itu,… …malah menahannya sebagai sandera. Sungguh memalukan. Mengenai Chengling… Setelah Rapat Besar Pahlawan… …dia menghilang dengan orang misterius. Tak tahu itu baik atau buruk. Di sini,… …aku mohon bantuan kalian semua untuk menemukan dua anak ini. Meski mengorbankan segalanya, aku juga tak akan ragu. -Pemimpin tenang saja. -Tenang saja. Benar, meski membalikkan dunia persilatan,…
19:52
…kami juga akan membawa kembali dua anak itu. Harus dibawa kembali baik hidup ataupun mati. Lao Sha! Aku salah bicara. Pantas dipukul, pantas dipukul. A-Xiang. Yu Qiufeng, ada di dalam? Sebenarnya obat apa yang dia berikan padamu? Masalah pria berengsek itu… …semua saudari sudah memberitahuku. Kenapa kau masih bersamanya? A-Xiang, kecilkan suaramu. Sekarang Kota Yueyang sedang kacau. Master masih belum sepenuhnya sadar. Ilmu bela diri kita juga rendah, tak bisa membawanya pergi. Sekarang kita masih butuh tempat ini. Butuh apanya? Teknik penyamaranmu begitu baik. Kita asal menyamar saja, apakah tak bisa keluar? Setelah kumpul dengan Hantu lain, kuminta mereka bunuh marga Yu itu. A-Xiang, kau tak mengerti. Di antara sepuluh Hantu Jahat saling melawan. Mereka selalu ingin membunuh yang lain untuk mendapat kekuatan. Terutama kita para wanita. Selama ini karena Master kuat dan dilindungi Ketua Lembah,… …barulah kita bisa selamat. Sekarang Master belum sadar. Takutnya… Takut apa? Kuberi mereka nyali. Jika mereka berani menindas kita, Master akan mencincang mereka. Namun, Ketua Lembah begitu jauh.
21:17
Kecuali, kau bisa menemukannya. Hanya dia yang menemukanku. Aku mau cari dia ke mana? Aku sudah minta semua saudari pergi mencarinya. Mereka banyak orang, akan meninggalkan kode. Jika Ketua Lembah bisa melihatnya, pasti akan menghubungi kita. Ini juga bukan cara bagus. Dunia begitu besar. Siapa tahu Master bisa bertemu dengan mereka? Jika tak menemukan Master,… …apakah kau dan Bibi Luo akan terus tinggal di sini? Yu Qiufeng bisa diandalkan? Tenang, aku bisa menghadapinya. Aku tak percaya padamu. Kau terkena racun dari Si Berengsek itu,… …tak ingin meninggalkannya. Jika tahu begini, saat masuk lembah,… …Master dan Bibi Luo harus memberimu Sup Penghilang Ingatan… …agar melupakan Si Berengsek itu. Jangan asal bicara. Apa yang kau tahu? Sudahlah. Aku takkan bicara lagi. Jadi, sekarang kau punya cara menolong Bibi Luo? Aku tak berdaya. Sup Penghilang Ingatan sangat kuat. Setelah meminumnya, yang paling dilarang… …adalah berusaha membangkitkan ingatan yang dia lupakan. Master sebelumnya punya penyakit imajinasi. Kadang baik, kadang buruk. Sekarang hatinya lebih kacau dari orang biasa. Bagaimana ini? Aku akan pikirkan cara untuk penyakit Master.
22:44
Oh iya, A-Xiang. Kau mencariku karena masalah apa? Awalnya kau datang untuk pamitan. Cao Weining bilang mau kembali ke Sekte Pedang Qingfeng. Aku mau ikut dia pulang. Aku bukan demi dia. Aku… Aku demi misi Master. Pantas saja. Kau biasanya tak mau tahu banyak. Sekarang tiba-tiba jadi dewasa. Ternyata… Jangan asal bicara. Namun, sekarang Kakak seperti ini,… …bagaimana aku bisa pergi dengan tenang? Tak apa, A-Xiang. Kau pergi saja. Setelah tua, kau akan mengerti. Tak ada saat yang lebih penting dari orang yang kau cintai sekarang. Hari demi hari, lebih lama lebih baik lagi. Tak ingin lagi pedulikan hal lain. Xie'er, sudah bosan menunggu, 'kan? Ayah Angkat. Bagaimana rapatnya? Bisa bagaimana lagi? Geng Serigala dan Paviliun Jingyun… …biasanya begitu sombong dan merasa sangat hebat. Sekarang bukankah tetap begitu patuh di depanku? Beberapa anggota Ikatan Lima Danau,… …sekarang mereka tak ada yang berani melawan perintahku. Ketua Geng Serigala ini dirumorkan begitu keji dan semena-mena.
24:28
Aku hanya beri sedikit pelajaran, dia sudah berlutut sambil menangis. Bersedia diperintah Ikatan Lima Danau. Tak seperti Paviliun Jingyun… …yang dari awal sudah tahu diri. Anak baik, kau sangat membantuku. Kau mengatasi banyak hal yang sulit untukku. Punya anak sepertimu, aku sungguh beruntung. Xie'er tak melakukannya dengan baik. Jika tidak, kenapa Ayah Angkat tak membiarkanku untuk muncul. Ayah Angkat juga ingin seperti itu. Hanya saja,… …nama Duxie di luar tak baik dan banyak dibenci. Sekarang bukan waktu yang tepat. Bersabarlah sedikit lagi. Semua menuruti saran Ayah. Ketua Xianxia, Bai Qifeng… …tahu terlalu banyak hal yang tak pantas diketahui. Aku ingin sebelum Rapat Besar Pahlawan… …membuatnya diam selamanya. Kau bawa beberapa orang hebat,… …pimpin Lembah Hantu untuk membunuhnya… agar tak timbulkan masalah. Baik. Apakah ada kabar tentang Long Xiao? Dia tahu banyak juga. Tiba-tiba hilang,… …aku terus khawatir. Sementara tak ada. Seharusnya…
25:57
…Long Xiao tak akan pergi tanpa pamit. Takutnya diculik orang. Namun, Ayah Angkat tenang saja. Sudah kuutus orang menyelidikinya. Sekarang… …harusnya sudah ada laporan. Long Xiao. Siapa yang memintamu membuat kebohongan… …di Rapat Besar Pahlawan. Katakan atau tidak? Tak mau katakan, kutendang kau ke bawah. Lihat anak-anakmu itu, mengenalimu atau tidak. Long Xiao. Kau keturunan Senior Long. Kami tak ingin memaksamu. Tidak, aku tak mengakuinya! Aku tak mengakuinya! Aku tak mengakuinya! Dia yang memberiku tubuh ini. Kukembalikan saja. Tak akan kuberitahu. Mati pun tak akan kuberi tahu. Seharusnya orang seperti dia mati ratusan kali juga sepadan. Namun, dia tetaplah keturunan Senior Long. (Makam Long Que) Kita pergi ke gudang buku dulu. Cari peta dan temukan jalan keluar. Chengling. Kelak kau harus lebih berusaha lagi. Kembangkan teknik perangkap Paman Long dengan baik. (Makam Long Que) Senior, kau sudah pulang. Kita pergi dulu. Itu keturunan dewa pedang gunung Changming. Ada juga orang yang membawa Zhang Chengling.
28:54
Sial. Kenapa mereka bisa berkumpul di Paviliun Longyuan. Harus segera lapor pada Raja Xie. (Makam Guru Long Que) Kalian pelan-pelan. Iblis Tua itu sedang bicara apa? Aku mau dengar. Jangan dengar lagi. Kita jalan-jalan di sekitar dulu. Paman Wen, ayo. Aku masih mau dengar. Guru, Paman Wen. Kita mau ke mana? A-Xiang tak tahu ke mana. Namun, gadis itu sangat pintar, seharusnya tak perlu dikhawatirkan. Gunung Jun terjadi kekacauan,… …Ikatan Lima Danau pasti belum bisa bangkit. Orang-orang itu juga pasti putus asa. Ada kesenangan yang bisa dilihat. Pakaianmu terlalu tipis, kau masuk angin? Tubuh gurumu ini seperti lentera, terkena angin saja sudah robek. A-Xu, setelah semua ini berakhir. Kita cari tempat bagus yang hangat untuk hari tua kita. Chengling. Kau mau ke mana? Aku akan ikut ke mana pun Guru pergi. Tak perlu tunggu lagi. Kita sama-sama kembali ke Desa Empat Musim. Desa Empat Musim? Kenapa? Buru-buru membawa muridmu menemui gurumu? Membawa murid lugu seperti ini,… …kau tak takut gurumu akan sangat kesal jika dia tahu?
30:47
Guru kita. Apa hubunganku denganmu? Kenapa jadi "kita"? Jika berlagak lagi,… …aku akan mewakili Guru untuk memberimu pelajaran. Guru, Paman Wen. Apa yang kalian katakan? Kelak tak boleh panggil Paman Wen. Harus panggil Paman Guru. Paman Guru. Siapa yang mau jadi paman gurumu? A-Xu, muridmu sangat lugu, jangan bercanda dengannya. Adik Seperguruan. Kau masih tak mau mengakuiku? Asal bicara apa kamu? Langit membuatku hidup menderita. Sekarang akhirnya Langit sudah baik padaku. Desa Empat Musim hanya tersisa aku seorang. Tak sangka bisa dapat murid baik dan menemukanmu. Guru sudah bisa tenang di sana. -Ibu! -Miaomiao! Ibu! Miaomiao! Yan'er, jangan takut. Pedang Putih. (Pedang Putih) Kak Qin. Jika kau tak datang tepat waktu,… …tak bisa bayangkan bagaimana nasib kami. Jasa besar ini, aku… Diam! Kutu Buku, apa yang kau katakan? Masih anggap aku saudara tidak? Berbaringlah. Jangan lukai ayahku! -Jangan lukai ayahku! -Hentikan, Yan'er.
33:05
Jangan lukai ayahku. Yan'er, hentikan. -Ayo, dengarkan ibu, ikut ibu. -Ayah! -Ayah! -Patuh. Ayah! Maaf, anak ini melihat langsung guruku memotong kedua nadiku. Dia terkejut. Sungguh kurang ajar. Guru melakukan itu karena terpaksa. Tak bisa karena kesalahanku, menghancurkan Lembah Tabib Hebat. Orang-orang itu sudah gila. Jika Guru tak memutuskan hubungan denganku… …dan melibatkan semuanya, meski mati mengenaskan, aku… Kenapa orang-orang ini datang kemari? Adik Rong tak mungkin menyinggung begitu banyak musuh. Bahkan melibatkan kalian sekeluarga. Yan'er, apa yang Ibu katakan padamu? Tuan Qin adalah penolong kita. Kau tak boleh tak sopan. Maaf. Ibu, aku takut. Jangan takut, ada Ibu di sini. Kenapa kau menangis? Adik Ipar. Semalam agak kacau, belum sempat kuperkenalkan. Ini adalah murid kesayanganku. Tuan kecilku. Zhou Zishu.
34:43
Guru, jangan bercanda. Dunia begitu besar, Guru begitu terhormat. Baik, baik. Kau memetik begitu banyak tanaman obat. Sudah merepotkan Tuan Zhou. Kau bawa Adik untuk bermain di luar. Jaga dia dengan baik. Aku tak bisa main. Bahkan main pun tak bisa, kau bisa apa lagi? Pergilah, sebelum waktu makan malam tak boleh pulang. Adik, siapa namamu? Namaku… …Zhen Yan. 'Yan' dari kata bintitan? 'Yan' dari kata tak terbatas. Artinya tak dibatasi apa pun. Baik, aku sudah tahu. Zhen Yan. Siapa namanya? Namanya Yiguo. Yiguo? Nak, ini Ibu. Lihat, bagaimana teknik menyamarku? Mau belajar? Masuk dan lihat Ayah. Pergilah, berlutut pada Paman Qin. Beri hormat tiga kali. Guru. Kita mau bawa Adik ini pulang? Benar. Kelak, kau sudah ada teman. Kelak kalian harus saling menyayangi. Kau lebih besar darinya, harus menjaganya. Mengerti? Pasti. Adik. Rumah kita banyak mainan dan makanan enak. Setelah kau pulang, akan kuberikan semuanya untukmu.
37:27
Panggil Adik Seperguruan. Adik Seperguruan. Baik-baik saja? Kami sering di luar. Anak kami terlalu dimanjakan. Kelak mohon bimbingan tegas dari Zishu. Jika ada salah, hukum saja. Hanya saja, lihat anak ini cukup kasihan,… …jangan meninggalkannya. Ayah, apa maksudnya? Kau pergi denganku? Sekali berpisah langsung 20 tahun. Untung saja. Aku kira hidupku tak lama lagi. Chengling juga tak tahu bisa belajar berapa banyak dariku. Sekarang sudah menemukanmu, semua adalah rencana yang bagus. Bangun Desa Empat Musim lagi, menjaga Chengling. Lanjutkan keinginan Guru. Aku sudah bisa tenang. Guru. Hidupmu tak lama lagi? Kenapa bisa hidup tak lama lagi? Sudah cukup semua omong kosongmu? Jangan asal mengada-ngada. Mau bangun Empat Desa Musim, kau hidup dan uruslah sendiri. Jika kata 'Yan' dibagi dua, bukankah jadi 'Ke' dan 'Xing'? Penglihatanku yang jelek. Selalu menganggapmu sebagai keturunan Senior Rong Xuan. Ternyata kau adalah Adik Zhen.
39:13
Kenapa ganti marga jadi Wen? Aku memang bermarga Wen. Guru, Paman Guru. Apa yang kalian katakan? Baik, aku tak banyak tanya. Sebenarnya apa yang terjadi selama ini? Keluarga Zhen… Kau baik-baik saja? Paman Guru! Paman Guru! Chengling, jangan kejar lagi. Guru, Paman Guru… Tunggu dia kembali sendiri. Sudah terlambat. Sudah terlambat. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪
42:41
♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: