MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP14 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP14 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 700

Number of words: 3164

Number of symbols: 18277

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 14= Biar kulihat bagaimana lukamu. Kau mau apa? Bocah, dari mana asalmu? Apa urusanmu? Aku memang tak menyukaimu. Cukup, hentikan. Yang benar saja. Tanpa alasan membuatku merasa seperti gadis yang diperebutkan. Senior Ye. Kita kebetulan bertemu dan tak saling mengenal. Tak berani merepotkan Anda mengobatiku. Kau bodoh? Untuk apa sungkan dengan si wajah cantik ini. Kau panggil aku apa? Wajah cantik? Apakah salah? Ambil cermin dan mengacalah. Murid Qin Huaizhang. Kau tak ingin merepotkanku, jadi, berapa lama kau bisa hidup? Tak perlu Anda khawatirkan. Apa maksudnya? A-Xu, yang dia bilang itu benar? Benar atau tidak. Kau buka saja bajunya dan lihat. Diam! A-Xu. Kau mau dia jawab apa? Bilang dia akan segera mati. Dungu, ya? Siapa yang tak mau hidup? Murid Qin Huaizhang.
03:32
Sarafmu akan mati. Seperti pohon tua yang cabangnya rusak dan tak bisa hidup lagi. Meski Ketua Lembah Tabib Hebat hidup,… …juga tak bisa menolongmu. A-Xu. Yang dia katakan… Oh iya, Bocah. Siapa gurumu? Ilmu apa yang kau pakai tadi? Itu ilmu memukul anak di hari hujan. Tak ada kerjaan. Cari mati. Lao Wen, Senior Ye, jangan berkelahi lagi. Sudah mau hujan, berhentilah. Bocah yang sok kuat.. Tenagamu sudah berkurang. Aku bisa membunuhmu dalam sepuluh jurus. Mulut iblis. Kau sudah akan menua. Aku akan membunuhmu dalam sepuluh tahun. Mulutmu lebih hebat dari ilmu bela dirimu. Kau juga. Lepaskan. Senior Ye, Anda orang yang hebat, tak perlu kejam pada junior. Kalian tak saling menghormati. Untuk apa berkelahi? Hidup mati ditakdirkan, bergantung pada Langit, aku… Kebetulan. Aku suka melawan Langit. Buka bajumu untuk kulihat. Luka itu disebabkan oleh apa. Apa maksudmu? Kau sungguh bisa mengobatinya? Siapa kamu? Jika tak salah, Anda adalah Dewa Pedang Gunung Changming.
05:45
Guru sering berterima kasih atas pedangmu. Jangan berlagak pintar, Bocah. Iblis, aku bertanya padamu. Kau bisa mengobati lukanya? Apa kau berhak bicara denganku? Dengar, kesabaranku ada batas. Kutanyakan terakhir kali. Mau obati lukamu atau tidak? A-Xu, coba kulihat. Lepaskan! Sudah cukup? Malam-malam begini bajuku ditarik dua laki-laki… …termasuk apa ini? Kalian mau lihat? Paku. Ternyata begitu. Pantas saja kau terlihat akan mati tapi masih bisa begitu aktif. Paku ini yang mencegah sarafmu melemah. Tak diputuskan oleh tenaga dalam. Siapa yang pikirkan cara ini? Sungguh pintar dan kejam. Aku sendiri. Kau sendiri? Bocah yang cari mati. Pakai bajumu, ikut aku. Aku minta murid Qin Huaizhang kemari, kenapa kau juga ikut? Senior ada cara apa? Julurkan tanganmu. Bagaimana? Bisa diobati? Tentu bisa. Meski orang yang baru mati, asalkan masih hangat… …aku bisa membuatnya kembali hidup. Untuk apa berbasa-basi? Bagaimana caranya? Cepat katakan. Jika permintaan pertamaku… …adalah ingin kau berlutut selama tiga hari di jalan.
07:54
Berteriak "Aku adalah orang dungu yang buta." Kau bersedia? Senior. Saudara sungguh hebat. Begitu lihat saja sudah tahu, aku memang orang dungu yang buta. Asalkan kau bersedia, jangankan tiga hari. Tiga bulan aku juga bersedia. Sudahlah. Percuma mempermalukan orang tak tahu malu sepertimu Murid Qin Huaizhang. Aku bisa menolong nyawamu untuk sepuluh tahun. Sisanya bergantung padamu. Sepuluh tahun. Cukup. Sudah cukup. Baik. Langkah pertama, aku akan hilangkan ilmu bela dirimu. Mengubah tenaga dalammu, tak keberatan, 'kan? Apa? Bukankah kau yang cari mati? Sekarang ilmumu hanya tersisa sedikit. Begitu di tengah malam,… …tenaga dalammu akan bergerak dan sulit ditahan. Begitu pakumu dicabut, tenaga dalammu akan saling bertabrakan. Itu akan memutuskan semua sarafmu yang sudah mati. Jika aku tak hilangkan ilmu bela dirimu,… …kau akan gagal di tahap pertama. Jika tak hilangkan ilmu bela diri, apakah masih ada cara lain? Ada, tentu saja ada. Jika Ketua Lembah Tabib Hebat belum terlahir kembali,… …kau bisa coba memanggil rohnya. Namun, menurutku…
09:24
…sekarang dia sudah tua, tak ingat lagi teknik pengobatannya. Hidup mati sudah ditakdirkan. Terima kasih Senior sudah memikirkanku. Tak merepotkan Anda lagi. Murid Qin Huaizhang! Bocah. Kenapa kau terus mengikutinya? Apa hubungan kalian? Apa urusanmu? Murid Qin Huaizhang. Bocah ini bukan orang baik. Waspadailah dia. Sulit menahan masa muda,… …namun, selalu ada masa muda yang datang. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ Berapa lama lagi waktumu? ♪Di tengah suasana sunyi♪ Ada dua tahun. A-Xu. ♪Tak peduli apa pendapat orang♪ Lao Wen. Itu perkataan orang bodoh. Jangan kau katakan. ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ A-Xu. Zhou Zishu! Jika ilmu bela diriku hilang, apa itu masih tetap diriku?
11:41
Jika bukan, untuk apa masih hidup? Namun, kau harus hidup dulu. Jika kau hidup, dunia sebesar ini. Aku pasti bisa pulihkan ilmu bela dirimu. ♪Jalanilah hidup yang tenang♪ Lebih baik hidup bahagia untuk sepuluh hari,… …daripada hidup sepuluh tahun dengan melawan hati. Untung saja, masih banyak waktu. Cukup untuk kita coba semua makanan enak. Ayo. Aku mengerti. Aku lebih mengerti dari siapa pun. Aku hanya merasa konyol. Saat kecil sering bermain dan tak berlatih,… …membuat orang tuaku marah. Orang tuaku selalu bilang… …"Jika tak berusaha saat muda, kita akan menyesal di hari tua." Sudah terlambat jika ingin berlatih saat dewasa. Aku menjawab "Setelah dewasa, jika ingin bersenang-senang… …juga sudah terlambat." Ternyata dalam hidupku,… …bolak-balik,… …tetap empat kata ini,… …"Tak tepat pada waktunya." Tak bisa bermain saat ingin main. Ingin berlatih, tak ada yang mengajari. Barang yang diinginkan tak bisa didapat. ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪
13:21
Orang yang ingin dipertahankan,… …sudah terlambat. Untung saja, untung saja. Wen Kexing, sudah cukup? Aku yang akan mati. Aku yang mengacaukan hidup. Tak ada apapun dan hidup dengan konyol. Kau bersedih seperti ini mau diperlihatkan pada siapa? Aku berjuang hidup untuk membeli kebebasan ini. Jika bahkan kau pun mau membujukku,… …lebih baik aku berjuang hidup dua tahun lagi saja. ♪Aku akan bersamamu♪ Sia-sia saja aku mengenalmu. ♪Mendapat kebahagiaan tanpa dirimu♪ ♪Tak dibatasi oleh apa pun♪ ♪Mendapat sahabat sejati, di tengah ketidakberdayaan♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪ Hantu Ungu, kenapa baru datang? Begitu terima kabar, aku langsung ke kediaman Bibi Luo. Saat kembali baru melihat pertanda. Ada apa ini? Aku tak tahu. Percuma bicara denganmu, mana Kak Qianqiao? Aku lebih tak tahu lagi. Yun Zai. Mana Hong Lu? Mana Zhuzhu? Mana Lan Xin? Yang lain mana?
15:18
Tanya apa lagi? Sudah pasti mati. Gao Chong itu membawa sekelompok orang Lima Danau… …menyerbu kediaman Wanita Gila itu. Saat itu hanya ada aku dan dia, kami diserang tanpa ampun. Bahkan banyak yang mati. Ya ampun, benar. Wanita Gila itu bilang,… …dia akan memotong dagingku setiap mati satu orang. Dia tak serius, 'kan? Hong Lu sudah mati? Dia tak pernah membunuh. Kenapa mereka membunuhnya? Aku bahkan berjanji pada Master untuk menjaga kalian. Ribut sekali. Bukan, apakah ini saatnya berduka? Bukan, Hantu Ungu kau ini juga. Kau terlalu banyak hirup aura manusia sehingga jadi bodoh? Bukankah hari yang kita lalui selalu saling membunuh? Tak masalah mati beberapa pelayan. Diam! Kau belum berhak mengajariku. Paviliun Buku Percintaan selalu hidup tertutup. Kenapa bisa sampai diawasi mereka? Apakah kau melakukan kesalahan di luar? Bisa tidak jangan asal menyalahkan? Apa urusannya denganku? Kau tak pikir? Saat itu Hantu Kematian, Hantu Bahagia, Hantu Mesum… …ada di sekitar. Tak bersuara sama sekali. Jika bukan aku keluar membantu…
16:43
Itu, mungkin yang mengkhianati Paviliun Buku Cinta adalah mereka. Master! Master. Master. Master, kau kenapa? Dunia gelap, suara ayam berhenti. Melihat dia kembali,… …kenapa tak merasa senang? Master, ada apa denganmu? Paviliun Bibi Luo diserang orang Ikatan Lima Danau. Banyak saudari yang meninggal. Hong Lu juga sudah mati. Bibi Luo kalah dan ditangkap oleh mereka. Cepatlah sadar, katakan aku harus bagaimana, Master. Kenapa kau menangis? Aku saja tak menangis, kenapa kau menangis? Kau mewakiliku menangis? Master, kau tak mendengarku? A-Xiang, dia segera mati. Hidupnya tak lama lagi. Semua rencanaku sudah berjalan, dendam segera terbalas. Langit sudah mau cerah. Dia malah sudah mau mati. Jika tahu begini, untuk apa aku mengikutinya? Siapa? Siapa yang akan mati? Zhou Xu? Hujan dingin di musim gugur,… …pohon sudah mati.
19:47
Rasa dingin yang menyiksa. Masalah dunia disia-siakan, hidup mati terpisah. Terlambat bertemu dan tak berdaya. Pengetahuan Qing Song sempit, tak tahu kekejaman dunia. Sekte Gunung Hua bersatu dengan Sekte Pedang Wuyue,… …malah… Untung Tetua mau tegakkan keadilan untuk Sekte Gunung Tai. Cepat berdiri. Ini… Bagaimana boleh? Qing Song, jika kau sudah teruskan posisi Pengelola Sekte Gunung Tai,… …jadi pemimpin sekte. Bagaimana bisa hormat seperti ini pada pengemis sepertiku? Memberantas kejahatan adalah tugas Geng Pengemis. Tak perlu berterima kasih. Saudara Ao Laizi begitu bijaksana. Dihormati semua dunia persilatan. Orang sebaik ini tiba-tiba meninggal. Sungguh… Sungguh disayangkan. Jasa besar Guru,… …semua murid Gunung Tai sulit membalasnya. Selama bisa tegakkan keadilan pada Guru,… …mati pun Qing Song bersedia. Tetua Huang, semuanya ikuti perintahmu. Geng Pengemis dan Gunung Tai satu hati.
21:18
Jika Ikatan Lima Danau begitu menindas yang lain… …dan menyimpan niat jahat, walau sangat berbahaya,… Geng Pengemis juga akan menjatuhkannya. Jangan takut, sekarang cuaca sudah cerah. Ini saatnya meminta keadilan. Katakan dan lakukan yang sudah seharusnya. Tenang saja. Semua anggota Geng Pengemis dan pendekar lain… …berada di pihakmu. Terima kasih, Tetua. Saya mohon pamit. Tak mengantar lagi. Silakan. Huang He. Apa lagi yang kau rencanakan? Jika sudah punya kelemahan Shen Shen dan Gao Chong,… …kenapa tak langsung bergerak? Untuk apa buru-buru? Sudah tunggu begitu lama. Apakah tak bisa tunggu beberapa saat lagi? Mau mengatasinya… …itu seperti membakar Ayam Pengemis. Harus bersabar. Jika sudah waktunya, maka akan enak. Hal yang jelas serahkan padaku. Masih ada satu hal lagi. Kalian harus bekerja sama denganku.
23:11
Paman Guru Zhao. Buka Pintu. Paman Guru silakan. Paman Guru Zhao, Wanita Jelek ini sangat keras. Tak mau katakan apa pun. Guru bilang bagaimanapun dia adalah wanita,… …kami tak boleh menyiksanya. Mana ada perbedaan pria wanita di antara hantu. Paman Guru, aku tak akan beri tahu siapa pun. Silakan saja. Paksa dia mengatakan bagaimana dia melukai Kakak Seperguruan,… …kenapa masih tak sadarkan diri. Pergilah. Baik. Ayo. Apa-apaan kau? Apa siksaan yang kalian pikirkan? Lakukan saja. Aku tak takut. Kau sungguh tak mengenaliku? Aku kenal. Kau adalah pendekar berengsek yang berlagak suci. Sebenarnya apa yang kalian mau? Langsung hadapi saja aku. Katanya sebelum masuk Lembah Hantu,… …harus minum Sup Penghilang Ingatan untuk lupakan semua masalah hati. Dulu kukira itu hanya legenda. Tak sangka, ternyata itu benar. Akulah orang yang paling kau cintai.
25:06
Namun, Fumeng. Aku bisa apa? Kenapa kau tahu namaku? Fumeng, aku mengecewakanmu. Membuat gadis bangsawan sepertimu menjadi wanita hantu. Membunuh orang yang berkhianat. Jangan sentuh aku! Jangan sentuh aku! Lupakanlah. Lupakanlah. Fumeng, Fumeng. Terlahir bagai mimpi. Fumeng, aku berutang padamu di kehidupan ini. Jika ada kehidupan berikutnya,… …kita jangan bertemu lagi. Ketua Lembah, saya sudah mengatur semuanya. Anda ada perintah apa? Kemarin Paviliun Buku Percintaan diserang Ikatan Lima Danau. Hantu Duka ditahan. Ditahan? Ini… Bagaimana ini? Ketua Lembah. Anda harus menolong Master. Dengan sifat Master, begitu dia ada di tangan Ikatan Lima Danau… Jangan omong kosong. Sekarang masih bukan saatnya. Aku mau kau menyamar jadi Yu Qiufeng untuk mencari tahu. Jika sesuai tebakanku,… …Gao Chong tak akan langsung membunuhnya.
27:46
Pasti akan menahannya sampai Rapat Besar Pahlawan,… …dan membunuhnya langsung. Baik. Saya terlalu panik dan kehilangan kendali. Ketua Lembah, Anda ingin saya membobol penjara? Membobol penjara? Apakah perlu kau yang membobol? Dengan kemampuanmu,… …kau bisa keluar hidup-hidup dari Sekte Yueyang? Aku ingin kau memastikan Hantu Duka baik-baik saja. Jangan membuat onar. Namun, Ketua Lembah. Kita harus cepat menolongnya. Semakin mendekati Rapat Besar Pahlawan,… …Sekte Yueyang akan semakin hebat. Apa kau perlu mengajariku? Tenang saja, aku punya rencanaku. Di Rapat Besar Pahlawan,… …Asisten Pejabat Gao Chong akan jadi tak berdaya. Baik. Ketua Lembah pasti tak akan mengabaikan masterku. Ketua Lembah bijaksana dan tak mudah ditebak. Keluar. Baik. Yang mengerti, tahu aku bersedih. Yang tak mengerti, mengira aku punya permintaan. Kakak Seperguruan! Kakak Seperguruan! Kecilkan suaramu. Kau kita ini di tempat kita? Memalukan di hadapan Saudara Zhu. Aku tak berani menertawakan Dewa Cinta Cao. Aku bahkan salut padanya.
29:43
Kak Weixu, kuberitahukan. Pinggang Lebar, jangan asal bicara. Weining, jangan tak sopan. Tak apa. Selama ini, hubungan kami sangat dekat. Namun, Pendekar Cao. Terlambat. Kakak seperguruanmu sudah tahu masalah besarmu. Sudah, sudah. Aku tak bercanda lagi. Aku harus pergi bersiap ke Rapat Besar Pahlawan. Kalian lelah di perjalanan, istirahat dulu baru ke sana. Pendekar Cao. Kutunggu kelanjutan cerita cintamu. Weining. Kakak, jangan asal dengar dia asal bicara. Aku… Aku hanya bertemu gadis yang kusukai. Jangan bahas ini dulu. Weining. Ayahku sudah kembali ke Gunung Qingfeng. Paman Guru akan bawa kita mewakili Sekte Pedang Qingfeng… …hadir di pertemuan. Apa? Kenapa? Oh iya. Hampir melupakan satu hal. Tadi adik seperguruan bilang… …Nona A-Xiang sakit dan diantar ke tabib. Apa? Sudah, jangan khawatir. Xiaolian juga di sana. Hanya ini saja Pamit. A-Xiang sakit? Lihatlah kamu. Satu kalimat saja membuatmu kacau. Sekarang dunia persilatan sedang kacau,… …kau sebagai seorang pria malah tak memikirkan hal penting. Tak ambisi.
31:15
Ambisi orang berbeda-beda. Jika aku tak bisa menikahi gadis yang kucintai,… …akan seperti Paman Guru yang jadi perjaka tua. Meski melatih bela diri dan jadi yang terhebat, aku… Berani mengomentari Paman Guru. Tidak sopan. Sekarang kau semakin tak tahu aturan. Sudahlah, pergilah. Benarkah? Terima kasih, Kak. Aku akan segera kembali. Lebih serius. Sebelah sana. Di sana juga. Hati-hati. Bersihkan semua. Bersihkan ini. Yang teliti. Letakkan di sini. Lebih lincah. (Sekte Gunung Dagu) Shan'er. Paman Guru. Kenapa Tugu Lima Danau begitu kotor? Kenapa tak dibersihkan? Paman Guru jangan marah, aku selalu mengawasi. Ini baru saja turun hujan. Masih cari alasan. Rapat akan dimulai siang ini. Jika sampai para pendekar melihat tugu ini kotor… …dan menertawakan, lihat bagaimana kuhukum kamu. Baik, Paman Guru. Semuanya kemari. Lap sebelah sini. Sebelah sini. Lebih teliti. Lihat. Lembah Hantu? Berhati-hati! Cepat lapor Guru! Baik. Berani mengacau di Kota Yueyang. Kalian cari mati sendiri! Sekte Gunung Tai. Lempar! Apa yang kalian lakukan? Hentikan!
33:33
(Tugu Ikatan Lima Danau)NHentikan! Cepat hentikan! Hentikan! Apa kalian sudah gila? Jangan lempar lagi! (Ikatan Lima Danau) (Sekte Yueyang) (Sekte Yueyang) Pengelola Yu. Anda datang, selamat pagi. Pagi, Saudara. Aku datang mencari Pengelola Shen, mohon sampaikan. Hanya saja Paman Guru Shen baru pergi… …memeriksa tempat pertemuan. Mungkin tak akan cepat kembali. Pengelola Yu boleh datang lagi sore nanti. Tak apa, kutunggu dia di dalam. Merepotkan kalian memberikan segelas teh. Cepat ke tempat pertemuan, Lembah Hantu menyerang. Laporkanlah pada Guru. Apa? Ayo. Ikut aku. Kenapa Lembah Hantu tiba-tiba menyerang tempat pertemuan? Apakah ini ide Ketua Lembah? Sebagian besar Sekte Yueyang pergi ke tempat pertemuan. Kesempatan langka. Aku harus segera menemukan Master. Feng. Qianqiao. Qianqiao, kenapa kau datang? Tidak, kenapa kau menyamar jadi aku? Apa yang mau kau lakukan? Feng. Apa yang kau lakukan di sini saat Sekte Yueyang sedang kosong? Apakah kau ingin ikuti jejak anakmu…
35:19
…mencari tahu keberadaan Kunci Giok Biru? Jika kau ingin Kunci Giok Biru, kenapa tak katakan padaku? Kenapa? Ikatan Lima Danau punya,… …apakah Lembah Hantu tak boleh punya? Qianqiao, apa maksudmu? Tak perlu berbasa-basi. Masterku Hantu Duka sekarang ditahan Ikatan Lima Danau… …di penjara Sekte Yueyang. Aku sendiri tak sanggup. Jika kau membantuku menolong masterku,… …Kunci Giok Biru ini milikmu. Kau bilang Pemilik Buku Percintaan adalah mastermu? Hantu Duka? Benar. Pria tidak berperasaan, wanita bernasib buruk. Kau kira siapa yang menolongku dan masuk ke Lembah Hantu? Kenapa? Apakah Pengelola Yu tak bersedia? Cepat simpan itu. Qianqiao, aku berhutang banyak padamu. Aku sudah bilang, asalkan kau buka mulut… …tak peduli apa pun itu,… …meski mengorbankan nyawa dan nama baikku. Aku pasti akan melakukannya. Kau mau menolong orang, akan kubantu. Namun, aku sebagai Pengelola Sekte Gunung Hua… …tak bisa asal bertindak. Qianqiao, kau lepaskan penyamaranmu.
36:54
Ikut aku. Aku tahu lokasi penjara Sekte Yueyang. Akan kubunuh jika ada yang berani menghina Tugu Lima Danau. Kau yang kulempar! Kau yang kulempar! Kurang ajar! Shen Shen. Kamu. Kau yang mengutus orang untuk membunuh Ao Laizi. Merebut Kunci Giok Biru. Kau masih tak mau mengaku? Ao Laizi mati dibunuh Lembah Hantu. Apa urusanku? Atas perintahmu! Pembunuh itu bilang sendiri. Dia menerima perintahmu! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! Siapa kamu? Aku… …menerima perintah dari Pengelola Gunung Dagu, Shen Shen… …untuk membunuh kalian. Kubunuh kamu! -Kubunuh kamu! -Qing Hua! -Qing Hua! -Qing Hua! Aku beruntung bisa selamat dan kembali ke Gunung Tai. Dalam perjalanan baru tahu,… …para Kakak Seperguruan sudah dibunuh.
38:32
Saksi ada di sini. Pengkhianat Shen Shen, apa yang mau kau katakan? Ini fitnah. Bukan aku pelakunya. Fitnah? Kau pengkhianat ini terlalu menindas orang,… …menyerang Gunung Tai hingga membuat guruku terpaksa kabur. Kau terus mengejarnya. Dari kaki Gunung Tai sampai ke Danau Tai. Mengejar? Untuk apa aku mengejar kalian? Sudah pasti demi kunci giok biru guruku. Apanya yang milik gurumu? Kunci Giok Biru adalah milik kakak ketigaku, Lu Taichong, Tunggu. Semuanya sudah dengar? Shen Shen. Yang penting kau mengaku. Kau memang mencelakai Ao Laozi demi Kunci Giok Biru. Tetua Huang. Jangan menyatukan dua masalah itu. (Fan Huaikong) Ikatan Lima Danau… …dan Gunung Tai ada salah paham. Namun, bagaimana mungkin Pengelola Shen mencelakai sesama? Apanya yang salah paham? Ini masalah Ikatan Lima Danau. Untuk apa anggota Sekte Danyang, Pak Tua Ao ikut campur? Kau membunuh guruku, dan masih menyalahkan orang. Hari ini kau harus berikan penjelasan! Benar, beri penjelasan! Semuanya, dengarkan aku.
39:47
Ada yang salah dengan kata-kata saudara kecil ini. Kutanyakan,… ….siapa yang membunuh dengan menyebutkan namanya sendiri? Jadi, lebih baik kita tunggu kedatangan Pemimpin Gao,… …baru diperjelas. (Ketua Sekte Pedang Duan) Baik, cepat minta Gao Chong keluar. Beri penjelasan! (Geng Paus, Geng Pasir) Benar, minta Gao Chong keluar! Minta dia keluar! Beri penjelasan! Minta dia keluar! Aku ada di sini. Kakak. Akhirnya Sang Pemimpin datang. Setelah kau selesai, aku akan maju. Sungguh ramai. Mengenai kematian Saudara Ao Laizi,… …Ikatan Lima Danau memang bersalah. Kamu! Gao Chong, kau sudah mengaku! Tentu saja aku mengaku. Jika mau diusut,… …Saudara Ao Laizi mati dikarenakan adik ketigaku. Ini adalah jasa besar. Aku sangat menghormatinya. Awan tersebar, giok biru pecah. Siapa yang menangisi hantu di Gunung Qingya? Biar kulihat apa yang akan kalian lakukan… …dengan masalah besar ini.
41:34
Jangan mengecewakanku. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪
43:18
♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: