MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP34 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP34 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 702

Number of words: 3251

Number of symbols: 19014

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 34= -Senior Ye. -Dewa Ye. Senior Ye, Anda datang pada waktunya. Hari ini mohon Anda pimpin kami musnahkan Lembah Hantu. Benar. Lembah Hantu pasti akan kumusnahkan. Semua yang di Lembah Hantu harus mati. Dewa Ye. Meski Hantu Jahat membahayakan dunia persilatan,… …tapi Tuan Wen ini punya alasannya. Punya alasannya? Menurutku, tak bisa diampuni. Wen Kexing. Sebagai Ketua Lembah,… …kenapa kau melanggar aturan Lembah Hantu… …yang melarang kalian untuk keluar lagi… …dan membiarkan mereka mengacaukan dunia? Saya bersalah. Baik. Ada salah harus dihukum. Kuhukum kau menutup Lembah Hantu selamanya. Menahan semua hantu untuk datang ke alam manusia. Bisa kau lakukan? Saya menuruti perintah Anda. Baik. Cepat pergi. Senior Ye. Apa maksudnya? Apanya?
03:07
Aku minta Wen Kexing menutup Gunung Qingya mulai sekarang. Tak boleh keluar masuk. Setelah ratusan tahun, semua hantu akan lenyap. Semua Hantu Kejam sudah bereinkarnasi. Bukankah Lembah Hantu akan lenyap? Hebat. Jika menyelesaikan dendam besar ini tanpa ada pertumpahan darah,… …jasa pahala ini tak terbatas. Baiklah. Sepertinya Pemimpin Shaolin setuju dengan caraku. Biksuni, apa pendapatmu? Jika Ketua Lembah Wen… …sungguh bisa menahan hantu tak mengulanginya,… …dan menetap di gunung Qingya. Itu lebih baik dari saling membalas dan melibatkan banyak nyawa. Sudah dengar, Wen Kexing? Kenapa diam saja? Cepat pergi. Baik. Sudah. Sudahlah. Rapat Besar Pahlawan berakhir. Bubarlah. -Amitofo. -Dewa Ye. Ayo jalan. Ayo. Master. Kau sungguh jahat. Apakah kau tahu aku hampir buta karena menangis? Pantas dihukum? Aku terima hukuman. Bersulang. Master, ada satu hal yang tak kumengerti. Si Penyakitan itu bilang kamu…
05:14
Si Zhou Xu itu… …bilang dia melihat jasadmu di Ikatan Lima Danau. Itu jasad yang sudah kusiapkan… …dan kusamarkan jadi diriku di pedalaman jurang. Jika tak begitu,… …bagaimana membuat Zhao Jing yang licik itu percaya? Kau terlalu licik. Minum segelas lagi. Baiklah. Gu Xiang. Merencanakannya untuk kalahkan orang jahat,… …apa salahnya? Pengelola Shen. Bukankah dulu kau selalu ingin melenyapkan Lembah Hantu? Kapan kalian berdua bekerja sama? Wen Kexing. Kau masih berani menemui Chengling? Identitasmu sudah diketahui orang. Kau adalah Ketua Lembah Hantu? Benar. Hari ini aku datang… …untuk memberitahumu semuanya. Kau yang tentukan mau percaya atau tidak. Ternyata kalian sudah bekerja sama dari awal. Master, kau menutupi ini dari kami semua. Minum segelas lagi. Gadis Dungu. Pura-pura mati ini sangat beresiko. Tanpa bantuan Chengling dan Pengelola Shen,… …aku mana berani ambil risiko ini. Ada kerja sama dengan Pengelola Shen,… …baru bisa membuat Zhao Jing dan lainnya tak bisa mendekat,…
06:58
…agar tidak ketahuan. Berarti Dewa Pedang itu juga membantumu? Dia? Dia banyak membantuku. Jika tak ada bantuan Senior Ye,… …meski aku bisa membocorkan siasat Zhao Jing,… …dengan identitasku ini, tak akan bisa keluar hidup-hidup. Aku pernah bilang. Jika aku melihatmu di dunia persilatan lagi, aku akan… Aku tahu. Senior Ye. Aku sudah berpikiran sempit dan salah jalan,… …selalu disesatkan oleh dendam. Hanya berpikir untuk hancur bersama dunia ini. Hampir saja menyia-nyiakan pengajaran orang tua. Sekarang, saya sudah tahu siapa musuh sebenarnya. Hanya ingin bertarung dengannya, untuk memberikan kebenaran. Mohon Senior merestuinya. Benar. Sebelumnya, aku khawatir bagaimana Kexing akan mengakhirinya. Setelah kupikir,… …aku pun tak peduli pada hal lain lagi. Asal bisa memberikan keadilan bagi kakakku dan lainnya,… …aku dan Kexing palingan akan bertarung sampai mati. Termasuk memberi keadilan untuk saudaraku dengan baik. Paman. Intinya, untung kita ada Senior Ye yang hebat. Hal ini baru bisa berakhir dengan baik. Sungguh membahagiakan. Mari, kita bersulang untuk Senior Ye.
08:26
Bersulang untuk Senior Ye. Guru. Tuan Muda Wen. Aku yang terkenal ahli merencanakan sesuatu… …juga salut dengan caramu ini. Zishu. Adik seperguruan ini sungguh orang hebat dari yang terhebat. Tuan Muda Wen, aku bersulang untukmu. Tuan Muda Wen. Ada yang tak kupahami. Marga Zhao ini begitu kejam, kenapa tak membunuhnya? Ini perjanjianku dengan Raja Xie. Deng Kuan, kakak seperguruan Nona Gao ada di tangannya. Hanya saja dia diracuni dan tak sadarkan diri. Di Rapat Besar Pahlawan pertama,… …karena pernyataan dari Deng Kuan saat tak sadar,… …Pemimpin Gao difitnah hingga tak bisa berkata-kata. Jika tidak, mau membuktikan siasat Zhao Jing,… …pengakuan orang ini juga sangat penting. Raja Xie berjanji memulihkan kesadaran Deng Kuan. Sebagai gantinya, kubiarkan Zhao Jing hidup. Sebenarnya apa hubungan Raja Xie dan Zhao Jing? Bukankah Raja Xie sangat membenci Zhao Jing,… …sehingga mau bekerja sama dengan Master? Penyakitan, kau tahu dulu Sepuluh Hantu Kejam… …dikendalikan oleh Raja Xie dengan guna-guna.
09:56
Master setuju bekerja sama dengan Raja Xie,… …karena saat itu ingin ke Tianchuang… A-Xiang. Raja Xie begitu membantumu, hanya demi menolong Zhao Jing? Tuan Muda Wen, apa yang kau janjikan lagi? Tak ada. Jujur saja. Yang bisa menghancurkan iblis… …hanya hati manusia. Takdir mempermainkan orang. Dendam adik seperguruanku sudah terbalas,… …akhirnya bisa hidup dengan tenang. Sedangkan hidupku sudah tak lama lagi. Mundurlah. Ayah. Aku pernah memberitahumu. Kau tak boleh membohongiku. Sebenarnya asalkan kau katakan,… …tak ada yang tak bisa Xie'er lakukan. Kau tak perlu membohongiku. Selama ini,… …berapa banyak orang yang mati dalam rencanamu. Salah satunya orang yang menyayangimu dengan tulus. Setiap hari aku terus berpikir suatu hari… …akan bernasib sama dengan mereka. Hanya saja aku tak bisa bangunkan orang yang pura-pura tidur. Aku yang menolak sadar, rela untuk dibohongi,… …barulah ada hubungan ayah-anak yang baik. Aku tak memberitahumu. Aku merasa tujuanmu sangat konyol. Ketua Dunia Persilatan.
12:25
Apanya yang hebat? Kau selalu bilang… …aku meneliti manusia yang diracuni itu ilmu sesat,… …dan dilarang oleh dunia. Aku tak melawanmu karena kau ayahku. Hari ini kuberi tahu kamu… …apa itu teknik mengalahkan puluhan ribu orang. Tianchuang yang kau anggap hebat, sekarang sudah jadi sekutuku. Bahkan Raja Jin sangat menghormatiku,… …sedangkan kau malah meremehkanku. Mencelakaiku demi orang-orang rendah yang tak berguna. Kenapa? Karena aku menghormatimu dan menyayangimu? Karena aku pantas mendapatkannya? Apa karena aku tak berharga? Kau kira setelah jadi Ketua Dunia Persilatan,… …kau sudah bisa terbang tinggi? Aku bekerja sama dengan Wen Kexing,… …agar bisa membuatmu jatuh saat kau merasa sombong. Aku mau membuktikan padamu. Mau menjatuhkanmu atau tidak,… …bagaimana aku menjatuhkanmu,… …itu semua berada di tanganku! Sudahlah. Apa daya kau adalah ayah angkatku? Meski kau begitu menyedihkan,…
14:27
…tapi… …kau adalah satu-satunya keluargaku di dunia ini. Aku hanya merasa tak rela. Awalnya aku punya kesempatan menaklukkan dunia persilatan ini,… …dan menyerahkannya padamu untuk menyenangkanmu. Namun, kau… …malah salah memilih. Aku sudah memberimu kesempatan. Memberimu banyak sekali kesempatan. Kaulah… …yang telah mengecewakanku. Ayah Angkat. Perjuangan selama setengah hidupmu ini sangatlah tak berarti. Mulai sekarang,… …kau nikmati saja kebahagiaan. Aku… …akan menjagamu dengan baik. Ayah Angkat. Biar Anda lihat langsung… …bagaimana Xie'er bisa menjadi Raja. Jika di saat itu suasana hatiku bagus,… …kubunuh Raja Jin itu,… …dan coba jadi Kaisar. Aku akan mengangkatmu jadi Kaisar Agung. Inilah tujuan besar yang sesungguhnya. Guru, maafkan kelancanganku. Aku hukum kau dengan segelas arak ini. Kau sudah tahu identitas dan kesulitan Paman Guru,… …kenapa kau tak langsung memberitahuku? Kau tak percaya padaku… …atau tak percaya hubunganku dengan Paman Guru?
18:32
Itu salahku juga. Aku juga ikut minum. Ayo. A-Xu, Chengling sungguh hebat. Dalam waktu dekat,… …dia menguasai teknik dari Paviliun Longyuan. Untung saja Chengling memakai tekniknya untuk… …mengubah Jarum Hujan Bajiao, kekuatannya jadi berkurang. Adegan pura-pura mati ini baru bisa berhasil. Jadi, tujuanmu ingin muridku membunuhmu di hadapanku… …dengan senjata perlindungan diri pemberianku? Kenapa kau tak memberitahuku? Kau tak mempercayaiku… Saudara Zhou. Biar kujelaskan untuk Kexing. Dia pura-pura mati… …untuk membuat Zhao Jing tak waspada. Hanya dengan begini,… …agar dia bisa membawa semua bukti dan saksi untuk muncul bersama. Membocorkan siasat Zhao Jing di depan semua orang. Memberi keadilan bagi orang yang telah dibunuhnya. Salahku juga. Aku sudah ingatkan Tuan Muda Wen,… …lukamu parah, harus istirahat. Tak boleh bertarung. Apa aku tanya pada kalian? Duduklah. Kutanya padamu. Apa kau pantas dihukum? Pantas. A-Xu, kau mau hukum apa? Habiskan tiga poci sekaligus. A-Xu.
20:36
A-Xu, kau di mana? Kenapa begitu gelap, A-Xu? A-Xu. Kau di mana? Dengar. Malam ini aku memabukkan mereka. Aku senang sekali. Asal meraba apa? A-Xu. Malam ini aku sangat senang. Dengar. Terakhir kali minum dengan Iblis Tua,… …sebenarnya hatiku merasa sangat sedih. Aku takut kamu… Aku takut kau akan mati. Aku takut kau tak mengakuiku. Aku takut tak pantas jadi teman baikmu,… …tapi sekarang sudah membaik. Ayo, temani aku minum, kita bersulang. Ayo. A-Xu, ayo minum. Aku sangat senang. Kau tak tahu. Aku sangat ingin hancurkan dunia ini,… …juga ingin hancurkan diriku. Untung aku bertemu kamu. Ternyata jadi manusia dengan baik begitu mudah. Selama ini, aku tak pernah merasa sesantai ini… …dan begitu senang.
22:17
Aku sekarang merasa… …ayah ibuku dan guru kita berharap aku begini. Sekarang, begitu menutup mata,… …aku seakan melihat mereka tersenyum padaku. ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ A-Xu. ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ Setelah kita menikahkan A-Xiang,… …aku ingin pergi mencari rumah petani yang dulu. Dulu jasad dua orang tuaku ditinggal di luar sana,… …bahkan tak dimakamkan.
23:39
Aku tak berbakti. Sudah 20 tahun,… …belum pernah pergi melihatnya. ♪Kau menanggung begitu banyak beban di pundakmu♪ Dulu aku tak berani,… ♪Menemanimu mabuk♪ …tapi sekarang ada kamu. ♪Tak akan ingin pergi♪ Kau temani aku. Kau temani aku ke sana, ya? ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ Baik, aku temani. Baik. ♪Tak ada yang kekal di dunia, jangan terlalu mengharapkannya♪ ♪Tak dibatasi oleh apa pun♪ ♪Hanya mendapat sahabat sejati, sebagai ketidakberdayaan♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪ -Ketua Lembah. -Ketua Lembah. Ketua Lembah, Paman Zhou. Lanjutkan pekerjaan kalian. Jangan menunda waktu pernikahan Nona Xiang. Baik. Paman Zhou? Sedang memanggilku? Master. Paman Zhou. Kutebak panggilan Paman Zhou ini…
26:12
…dipikirkan oleh Gadis Tengik yang nakal. Bukan aku yang pikirkan, Kak Cao yang memikirkannya. Master melarangku memanggilmu Penyakitan lagi,… …juga tak boleh memanggilmu A-Xu. Jadi, bagaimana lagi? Kau adalah kakak seperguruan Master. Jadi, memanggilmu Paman saja. Tak bisa panggil Kakak? Paman Zhou ini terdengar seakan aku punya jenggot panjang. Sudah kukatakan, dia tak mau dengar. Kapan aku tak setuju? Baik. Kalau begitu, panggil itu saja. Kak Zishu. Gadis Tengik ini. Sudah mau menikah masih begitu nakal. Bibi Luo sudah sibuk siapkan mahar nikahmu. Kau tak pergi sibuk? Mana ada pengantin wanita sibuk menyiapkan mahar nikahnya? Tak malu? Jika hidup lama, sungguh bisa lihat banyak hal. Kau bahkan bisa malu? Kebetulan, aku juga. Aku tak pernah melihat seseorang jadi patuh dan penakut. Guru, Paman Guru. Pengantin wanita, kenapa masih berkeliaran? Bukankah sebelum menikah tak boleh bertemu? Bukan urusanmu. Galak sekali. Kak Cao, kau tak mengurus istrimu? Aku tak urus. Aku tak bisa mengurusnya. Benar juga.
27:29
Hidup di satu rumah, tetap harus mengalah. Jangan takut, setelah menikah, datanglah ke Desa Empat Musim,… …aku mendukungmu. Aku… Bocah Tengik. Beberapa hari tak bertemu, nyalimu jadi begitu besar. Sudahlah, kalian berbincanglah. Pertama kali ke Lembah Hantu, aku mau jalan-jalan. Aku temani. Sampai jumpa, Kak Zishu. Master. Aku sungguh mau ke Desa Empat Musim. A-Xiang mau menemanimu. Tak ada wanita yang masih tinggal di rumah sendiri setelah menikah. Aku tak mau menikah lagi. Kau pulang ke Kunzhou saja. Aku mau temani masterku. A-Xiang. Jangan mengacau. Xiao Cao meninggalkan semua untukmu. Jangan keras kepala karena dimanjakan. Setelah pernikahan kalian, aku akan menutup lembah. Kau memanjakanku? Apa aku keras kepala? Kau sungguh mau menutup lembah? Aku sudah berjanji pada Senior Ye. Akan menahan 3.000 hantu di Gunung Qingya dengan kemampuanku. Aku tak boleh ingkar janji dan tak ingin ingkar janji. Langit sudah membantuku,… …memberiku hadiah yang sangat berharga. Bisa dibilang, aku sudah berdamai dengan Langit. Saling mengalah. A-Xiang. Master. A-Xiang, kau kenapa? Jika kau sedih, kalau begitu aku…
28:48
Kalau begitu, aku… Lugu. Aku tak mau kau melakukan hal yang tak diinginkan. Aku hanya… Aku senang untuk Master. Master, aku sungguh senang untukmu. Gadis Dungu. Aku akan tinggal untuk menahan hantu-hantu ini. Namun, tak harus setiap hari di sini. Aku bisa diam-diam keluar menemui kalian. Setelah beberapa tahun, lembah sudah tenang. Bukankah semua akan membaik? Chengling. Hantu Kematian dan bawahannya ditahan di penjara air Hantan. Ini adalah musuh terakhirmu. Kau ingin bagaimana menghukum mereka? Paman Guru, bagaimana kau ingin menghukum mereka? Aku… Aku tak ingin menyentuh darah lagi, karena itulah menahan mereka. Penjara air Hantan. Dengar saja sudah terasa menyiksa. Kalau begitu, tahan saja mereka di sana. Biarkan mereka menyesali kejahatan mereka. Begitu saja? Bunuh mereka juga tak bisa mengembalikan masa lalu. Guru yang bilang, mata tumbuh di depan. Harus melihat ke depan. Lagi pula, ini hari membahagiakan Kak Xiang. Tak boleh bunuh orang. Pantas saja dulu Master panggil Kak Zishu orang bijaksana. Lihatlah. Dia mengajari anak kecil yang bijaksana. Begitu pandai berbicara.
30:12
Senior Ye bilang Lembah Hantu didirikan… …untuk membuat tangga dalam keadaan putus asa,… …memberikan jendela untuk orang jahat yang mau bertobat. Oh iya, Iblis Tu… Senior Ye ke mana? Senior Ye bilang dia mau bawa abu Senior Rong Xuan… …kembali ke Gunung Changming untuk dimakamkan dengan orang tuanya. Sup yang enak. Pelayan. Pelanggan, Anda mau bayar atau mau tambah semangkok lagi? Dua mangkok lagi. Dua mangkok? Baik, segera datang. Hidup manusia ada batasnya. Hari ini tiba juga. Manusia apa? Hanya mayat hidup saja. Tak tahu sudah hidup berapa lama. Hari-hari menuju kematian inilah jadi lebih berwarna. Mie Anda. Silakan menikmati. Mie ini enak. Changqing, Xuan'er. Aku wakili kalian makan mie ini. Nona Xiang sungguh cantik. Tuan sungguh beruntung. Apakah sungguh cantik? Cantik, seperti dewi. Tak sangka lembah kita juga bisa mengadakan pernikahan. Melihat Nona Xiang begini, aku juga ingin menikah. -Aku juga. -Aku juga. Jangan menggodaku.
32:29
Nona Xiang. Yang membuatmu senang ada di belakang. Ayo kita lihat mahar pernikahanmu. Baik. -Ayo. -Ayo. Begitu banyak? Bukankah sudah kubilang,… …saat kau menikah akan memberimu mahar yang sangat banyak? Ini masih sedikit. Nanti akan kutebus lagi. Berusaha sebaik mungkin… …akhirnya bisa menyiapkan mahar pernikahanmu. Aku tak tahu ternyata menikah itu ada begitu banyak aturan. Apa itu ember, mangkuk anak dan alat dandan. A-Xiang, berkat kamu. Aku bisa tahu semua ini. Apa yang kau tahu? Wanita yang sungguh mementingkannya,… …akan menyiapkan… …mahar pernikahan untuk digunakan dari lahir sampai mati. Jika sungguh mementingkan mahar nikah,… …bahkan harus menyiapkan baju kematian dan peti mati. Namun, Tuan Wen. Aku tak tahu ada apa denganmu. Wanita menikah hanya seumur hidup sekali… …sungguh tak mengerti kenapa kau adakan begitu asal saja? Bibi Luo, Kak Qianqiao. Ada kalian yang menemaniku, aku sudah sangat senang. Kenapa? Tak senang jika ada aku?
34:22
Senang. Tak berhati nurani. Kau tunggu saja, masih ada satu hadiah untukmu. Baik. Xiang'er. Setelah siapkan mahar nikahmu, aku akan jalan-jalan ke gunung belakang. Tak ikut pernikahanmu lagi. Semuanya diurus oleh Kak Qianqiao. Aku siapkan sebuah hadiah untukmu. Penusuk rambut ini pemberian Guru saat aku menikah,… …sekarang kuberikan dia padamu. Namun, tenang saja. Jangan merasa ini barang sial. Penusuk ini tak pernah kupakai. Ini milik Guru. Guru dan istrinya hidup rukun dan punya banyak keturunan. Aku tak mau. Aku tak peduli. Bibi Luo. Kau harus mengantarku. Tidak bisa. Ini mengenai kebahagiaan pernikahanmu. Ini masalah seumur hidup. Harus berhati-hati dan mencegahnya,… …itu harus dilakukan. Xiang'er. Yang patuh. Setelah menutup lembah,… …sungguh tak tahu kapan bisa bertemu denganmu lagi. Aku tak peduli. Bibi Luo. Pakaikan untukku.
36:05
Kau harus melihatku menikah. Tidak bisa. Patuhlah. A-Xiang, patuhlah. Kami demi kebaikanmu. Kau menikahlah dengan tenang. Di samping Bibi Luo ada aku. Aku akan menemani Master selamanya. Yang patuh. Cantik sekali. Kak Qianqiao, kau tak keluar Lembah? Kau tak mau Yu Qiufeng lagi? Siapa Yu Qiufeng itu? A-Xiang. Master. Ini hadiah dari Penyihir. Tali merah ini hanya ada satu pasang,… …dan sudah didoakan oleh dewa. Katanya, begitu pasangan memakainya… …seumur hidup akan selalu bersama. Xiao Cao sudah memakainya. Mari, kubantu pakaikan. Seumur hidup akan bersama? Jika seumur hidup ini aku bosan dengan Cao Weining… …dan ingin ganti orang, bagaimana? Siapa yang tahu? Jika tak mau pakai, kukembalikan pada Penyihir. Tidak, aku mau. Bantu pakaikan. Bagus tidak? Bagus. Lihat Xiao Cao itu. Chengling. Jika besar, jangan seperti dia. Saat hidup, Ketua Gao… …ingin menikahkan Gao Xiaolian padamu, 'kan?
38:17
Bagaimana? Suka? Kalau suka, Guru akan pergi melamarnya untukmu. Guru, apa yang kau katakan? Aku menganggap Xiaolian sebagai Kakak. Kenapa kau begitu ingin mengusir semua orang? Kak Cao, bagaimana perasaanmu jadi mempelai pria? Gugup. Apa yang kau pikirkan sekarang? Aku pikir… Aku selalu berpikir… …di hari pernikahanku,… …akan ada Paman Guru dan Guru yang memimpin. Saudara seperguruan ada di sampingku. Aku… Aku tak menyangka aku bisa menikah di Lembah Hantu. Bahkan menikahi pelayan Ketua Lembah Hantu. Aku lupa. Kak Cao, Pengelola Shen menemui paman gurumu. Sudah memberitahukannya masalah pernikahanmu. Dia… Dia bilang apa? Salahku, terlalu banyak masalah, aku lupa sampaikan padamu. Paman gurumu bilang… "Bocah durhaka." "Harus ingat masih ada kebaikan dan kejahatan." "Sudah seperti ini." "Aku hanya berharap kau bisa bawa istrimu melakukan kebaikan." "Itu sudah termasuk tak menyia-nyiakan ajaranku." "Aku akan pelan-pelan membujuk gurumu." "Kelak, jika kalian melahirkan anak yang gemuk,…"
39:51
"…ingat bawa dia pulang dan mengunjungiku." Maafkan Weining tak bisa membalas jasa Paman Guru. Aku tak berbakti. Kak Cao, cepat berdiri. Aku heran kenapa Mo Huaiyang yang licik mempunyai murid selugu ini? Ternyata Paman Guru sangat bijaksana. Weining, kejahatan dan kebaikan sudah terlihat jelas. Kelak pasti akan membaik. Tuan. Ada apa? Ada yang mengaku sebagai teman seperguruanmu datang menyelamati. Pergilah memastikan. Apa? Nona Xiang. Waktu baik akan tiba. Pengantin tak boleh bertemu. Kau sudah tahu? Mereka, mereka sudah terima? Paman Guru. Pasti Paman Guru pikirkan cara bujuk Guru untuk kembali. Dia paling baik padaku. Dia tahu jika mereka tak ada, aku akan ada penyesalan. Master. Master, Master. Master. Bolehkah kubiarkan mereka masuk? Saat aku di Sekte Pedang Qingfeng, Paman Guru Fan sangat baik padaku. Mereka bahkan melepaskan dan melindungi kami. Mereka sungguh orang baik. Paman Zhou. Panggil aku apa? Kak. Sayangnya aku bukan Ketua Lembah, tak bisa memutuskan. Lao Wen.
42:10
Dia sudah bersedia datang ke pernikahan. Tadi, Chengling sudah sampaikan kata-kata Paman Guru Fan… …kepada Pengelola Shen. Mereka memang berniat baik. Lebih baik kabulkan keinginan mereka. Terserah pada kalian. Masih tak cepat pergi? Nona Hantu Ungu, ada yang mengaku sebagai teman seperguruan Tuan. Buka pintu, memang benar mereka. Baik. Buka pintu terima tamu! Pengelola Mo, silakan masuk. -Ayo, kubawa kau lihat-lihat. -Baik, terima kasih. Ayo. Kalian juga di sini. Mari. Kak, selamat. Terima kasih. -Kak. -Kak, selamat. Masuk, cepat masuk. Ayo. -Selamat, Kak. -Terima kasih. Mana Paman Guru? Kak Mo juga tak ada. Guru, Anda datang. Gu… Dia adalah iblis yang membawamu lari? ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪
45:41
♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: