MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP12特别版!精彩加料 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP12特别版!精彩加料 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 741

Number of words: 3704

Number of symbols: 21276

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 12= Minumlah. Minum, kenapa tidak? Sisakan untukku. Arak bagus. Kekanak-kanakan. Guru Zhou, selamat sudah mendapatkan murid. Tahu kenapa aku menerima Chengling? Tak tahu. Cepat katakan padaku. Anak ini lugu dan tak punya dasar. Lalu, juga sudah lewat usia berlatih pedang. Kenapa kau begitu peduli padanya? Saat aku kecil, Guru mengajariku, manusia berharga di dua hal. Pertama kebajikan, kedua keberanian. Orang bijak menyebut, pemberani… …dibagi jadi semangat, darah, tulang dan jiwa yang berani. Itulah keberanian masa muda. Yang guruku ajarkan adalah keberanian menyendiri. Apa maksudnya? Melakukan hal yang dilarang. Tetap percaya pada seseorang padahal hati manusia sulit ditebak. Lao Wen. Orang seusia kita sangatlah susah untuk mengatakan … …isi hati pada seseorang. Aku tak sanggup dan tak bisa memintamu seperti itu.
03:40
Jadi, aku memutuskan untuk bertindak dulu. Aku ingin bertaruh. Kaulah… …orang yang kukenal itu. Wanita sialan itu. Kejam sekali. Jika bertemu lagi, lihat bagaimana kuhajar dia. Sakit sekali. Kamu… Kenapa kau ada di sini? A-Xiang, kenapa dengan tanganmu? Bahkan wajahmu juga pucat. A-Xiang, kemarin malam kau ke mana? Ada yang menyusup ke Sekte Yueyang dan menculik Chengling. Apanya yang kemarin aku ke mana? Bukankah kemarin kau tak ada di kamar? Kamu… Bagaimana kau tahu aku tak di kamar? Kau melihatnya? Kau memang tak ada. Semalam kudengar ada pembunuh masuk ke Sekte Yueyang. Melakukan pencarian di kota. Aku khawatir kau akan takut. Aku datang kemari mencarimu. Siapa yang minta kau mencariku? Di tengah malam, apakah ada yang melihatmu? Tidak, tidak ada. Tenang saja. Tentu saja aku tahu nama baik seorang gadis sangat berharga. Aku datang diam-diam. Mereka pergi mencari pembunuh. Tenang saja, tak ada yang tahu. A-Xiang, kau juga pergi cari Chengling? Betapa berbahayanya. Kami yang cari saja. Kau seorang gadis… Aku tahu. Cepatlah pergi. Nanti baru kuceritakan. Itu, A-Xiang, tenang saja.
05:44
Chengling pasti baik-baik saja. Pergilah, nanti dilihat orang. Pagi-pagi sudah bersama. Pergi, pergi, pergi. Katanya orang dunia persilatan berbahaya. Kenapa keluar dari lembah bertemu dari Zhou Xu, Chengling dan Kak Cao… …semuanya begitu lugu? Siapa? Kakak, ini aku. Nona Gu, sepagi ini. Aku latihan pagi. Kalian sibuk dulu, aku pergi. Nona Gu, tunggu. Guru kami mengundangmu. Guru. Merasa baikan? Aku tak apa-apa. Guru, mana Paman Wen? Begitu bangun langsung cari Paman Wen. Kau lebih punya hati dari gurumu ini. Ayo pergi. Ke mana? Dunia begitu luas. Tempat apa yang tak bisa kita datangi? Namun, sebelum pergi, cari tempat yang tenang. Keluarkan barang yang ada di tubuh Chengling. Jika terlalu lama di tubuh, tetap tak baik. Setelah dikeluarkan? Buang, kubur, hancurkan, apa pun itu. Intinya bukan barang bagus. Namun Guru, Lembah Hantu membunuh keluarga kami… …demi Kunci Giok Biru ini. Bukankah itu lebih membuktikan ini bukan barang bagus? Ayahku mati demi Kunci Giok Biru. Rapat Besar Pahlawan akan dibuka. Mereka bilang Paman Gao akan… …memberitahukan asal Kunci Giok Biru pada dunia.
07:35
Ingin tahu asal dari Kunci Giok Biru tak perlu tunggu sampai saat itu. Kuberitahukan saja. Mengenai dendam ini,… …tak ada yang tahu lebih jelas dariku. Dua puluh tahun lalu, ada pendekar biasa yang… …memunculkan kekuatan baru dan terkenal di dunia persilatan. Orang ini adalah Pedang Fengshan, Rong Xuan. (Rong Xuan) Rong punya teori aneh. Berkata ilmu bela diri di dunia itu satu sumber. Jika semua bisa melepas keegoisan dan membuktikannya bersama,… …pasti bisa membuat teknik yang belum pernah ada sebelumnya. (Lu Taichong, Zhao Jing) Teori aneh ini malah menarik… (Gao Chong, Shen Shen) …perhatian pemuda yang arogan. (Zhang Yusen) Dunia persilatan yang lalu… …tidak kacau seperti sekarang. Ada teman yang terasa dekat padahal baru kenal. Semuanya fokus pada Rong Xuan. Semuanya seakan menggila dengannya. Berpikir untuk melanjutkan ilmu bela diri ribuan tahun. Membuat kesan baru yang tak pernah ada sebelumnya. Rong Xuan semakin terlena dalam impiannya itu. Mulai memakai segala cara mengumpulkan buku rahasia. Baik kebetulan mendapat, merebut atau melakukan penipuan.
08:51
Seorang anak muda hebat di dunia persilatan… …malah menjadi pencuri yang dikejar semua orang. Untung saja Rong Xuan menikahi murid Lembah Tabib Hebat… (Yue Feng'er) …Yue Feng'er sebagai istri. Beberapa kali terluka parah,… …tetap ditolong Yue Feng'er dari pintu kematian. Takdir mempermainkan orang. Bertahun-tahun berlalu, akhirnya orang-orang ini… …mengumpulkan banyak ajaran dunia persilatan. Mendirikan gudang ilmu bela diri di sebuah tempat rahasia. Dia membuat banyak perangkat di luar gudang itu. Kunci gudang ini dibagi lima,… …semuanya dibagi lima pendekar terkuat untuk menjaganya. Jika ingin buka gudang ini,… …harus kumpulkan lima kunci ini dengan lengkap. Lalu? Lalu… Lalu, bukankah diketahui semua orang? Saat Pemimpin Ikatan Lima Danau membuka Rapat Besar Pahlawan,… …memerintahkan pahlawan membunuh orang gila ini. Rong Xuan terkepung dan didesak sampai Gunung Qingya. Dia membunuh banyak orang, akhirnya dia kelelahan. Lalu, bunuh diri di samping batu dunia Lembah Hantu. Semua orang tahu? Kenapa berbeda dengan yang kutahu?
10:18
Karena ini akhir cerita Rong Xuan, bukan akhir cerita dunia persilatan. Setelah Rong Xuan bunuh diri, Hantu Jahat di Gunung Qingya keluar… …dan berperang dengan ahli bela diri di luar Gunung Qingya. Perang itu berlangsung hebat. Kedua pihak banyak yang luka dan mati. Pendekar dunia persilatan banyak yang mati. Lembah Hantu juga terluka berat. Itu menggantikan dua puluh tahun ketenangan di dunia persilatan. Orang yang hidup,… …semua keluarganya ikut dalam peperangan ini. Lagi pula, alasan perang ini memang tak terlalu bagus. Akhirnya juga tak terhormat. Orang-orang tak ingin mengungkitnya. Maksudmu, begitu banyak orang yang mati,… …karena mereka ingin pusaka di gudang? Jika dua puluh tahun lalu, Ikatan Lima Danau… …bersedia membuka gudang ini, Sekte Danau Jing pasti… …tak akan musnah. Kunci Giok Biru. Kunci Giok Biru adalah kunci gudang itu. Ayahku… …adalah salah satu teman baik Paman Rong. Sudahlah, sudah berlalu. Sudah berlalukah? Belum tentu. Semalam ada penyusup di Ikatan Lima Danau.
11:57
Dia menculik putra adik keempatku, Zhang Chengling. Ini masalah besar. Mungkin ada orang dalam yang membantu. Masalah mendesak, maafkan kelancanganku. Dari laporan murid Ikatan Lima Danau,… …saat kejadian kalian tak ada di kamar sendiri. Aku dengan berani persilakan kalian katakan keberadaan kalian,… …menghilangkan kecurigaan agar kelak tak ada perasaan tak enak. Guru, aku sudah memikirkannya. Aku tak bisa pergi. Aku harus kembali ke Ikatan Lima Danau. Anak lugu. Sia-sia saja aku bicara banyak. Jika kau tahu asal Kunci Giok Biru… …dan tahu apa keinginan hati orang-orang itu,… …untuk apa kau kembali? Karena aku tahu ayahku ingin melindungi Kunci Giok Biru. Aku tahu banyak yang terlibat. Meski tak berguna, bagaimana bisa hanya melindungi diri saja. Lagi pula, Rapat Pahlawan Besar sudah dekat. Sekte Danau Jing tersisa aku seorang. Jika aku tak pergi, bukankah artinya… …nama Sekte Danau Jing akan menghilang? Chengling, kau anak yang bertanggung jawab. Bagus. Jika kau sudah putuskan ingin kembali, dengarkanlah kata Guru.
13:20
Kembalikan Kunci Giok Biru pada Ikatan Lima Danau. Kenapa? Ayahku tak dekat dengan mereka selama 20 tahun… …karena Kunci Giok Biru. Chengling. Keselamatanmu penting atau Kunci Giok Biru? Tentu saja Kunci Giok Biru. Salah. Tak ada yang lebih penting dari manusia hidup. Awalnya tak ada masalah, malah cari masalah sendiri. Chengling. Menurutmu, ilmu bela diriku bagaimana? Tentu saja yang terbaik. Ilmu bela diriku termasuk baik. Setidaknya termasuk hebat di dunia persilatan. Namun, keahlian bela diri sekteku hanya sebagian saja. Hidup ini ada batasnya, pengetahuanlah yang tanpa batas. Meski menghabiskan seumur hidupnya… …manusia tetap tak bisa meneliti bela diri sebuah sekte sampai tuntas. Meski gudang itu dibuka,… …apa gunanya untuk satu orang atau satu sekte? Itu hanya keserakahan manusia saja. Namun Guru, Ayahku memintaku… Chengling. Tekad Pendekar Zhang bukan di Gudang Ilmu Bela Diri. Melainkan di persaudaraan. Jika ayahmu ingin buka gudang, sudah dibuka dua puluh tahun lalu. Untuk apa tunggu sampai sekarang? Senior Rong Xuan sudah tak ada di dunia ini. Ayahmu juga sudah berkorban.
14:48
Jika mereka di sana tahu, mereka berharap kau… …lepas dari masalah 20 tahun lalu dan meneruskan hidupmu… …atau berharap kau terus membawa masalah ini… …dan terus diculik dan diserang? Manusia terus berada di lingkaran keserakahan ini. Aku tak bisa mengurusnya. Namun, aku masih bisa mengaturmu. Dengarkan kata Guru. Buanglah masalah ini. Biarkan mereka merebutnya. Nona. Aku tak mengenalmu. Kau murid dari sekte mana? Aku? Tak berasal dari mana pun. Semuanya bukan. Aku gadis dari kampung. Tempat kami selalu bilang… …Pendekar Gao sangat hebat dan berwibawa. Hari ini bertemu, memang benar. Nama baik itu sangat penting. Ayah. Nona Gu Xiang adalah teman Weining. Weining pernah mencariku. Aku yang mengizinkannya. Oh iya, dia juga berteman dengan Chengling. Dia bukan orang jahat. Kak Xiaolian, Gadis Lugu ini. Kenapa membahas hal itu? Nona Gu. Bagaimana kau bisa kenal Chengling? Tentu saja. Tuan Muda Zhang. Tampan dan baik hati. Keturunan sekte terkenal.
16:15
Semua orang kenal. Orang-orang di Yuezhou kenal dengannya. Nona Gu, kemarin malam kau ke mana? Pendekar Gao. Bukan, Pemimpin Gao. Anda jangan begitu galak. Aku yang dari kampung, masih tak tahu apa-apa. Kearoganan Anda, aku lihatnya pun merasa takut. Ayah. Diam! Wanita ini pintar bersilat lidah. Penuh aura siluman. Pasti bukan gadis baik-baik. Kenapa kau menerimanya? Kenapa bukan gadis baik-baik? Apakah harus bicara sambil tercekik? Kamu! Paman Gao! Paman Gao, jangan salahkan Kak Xiaolian. Jangan menyulitkan A-Xiang. Semua salah Ningwei. Ningwei, jangan mencari masalah. Katakan kemarin malam kau ke mana! Jika tak jujur, aku tak akan sungkan padamu. Aku… Kemarin malam A-Xiang terus bersamaku. (Sekte Yueyang) Chengling, kau ingat. Usahakan orang lain tahu kau sudah serahkan Kunci Giok Biru. Setelah Rapat Besar Pahlawan berakhir, Guru akan menjemputmu.
17:49
Anak Lugu. Bukan masalahmu diam saja. Jika ditanya, katakan tak tahu. Mengerti? Orang di Ikatan Lima Danau sangat licik. Abaikan saja apa yang mereka mau. Kau berlagak tak tahu saja. Hanya perlu muncul di Rapat Besar Pahlawan saja. Paman Wen, terima kasih. Kelak kau ikut kami pergi, ya? Kita terus bersama dan Kak Xiang, kita… Cukup, Chengling. Jangan ikut Paman Wen begitu bawel. Jika ada masalah, cari Kak Xiang. Jangan takut, kami selalu ada. Cepatlah pergi. (Sekte Yueyang) Tuan Muda Zhang, akhirnya kau kembali. Sudah lama menunggumu. Akhirnya Anda pulang. Jika tak kembali lagi, Guru akan marah. Cepat. (Sekte Yueyang) Kenapa? Tak ada orang baik di Ikatan Lima Danau. Murid lugumu bersikeras mau pulang. Hatiku selalu tak tenang. Di surat yang meminta Chengling keluar tertulis kata Xu. Bagaimana mereka tahu hubunganmu dan Chengling? Bagaimana bisa tahu nama Zhou Xu? Saat melawan Tianchuang dan Duxie,… …aku tak pernah beri tahukan nama ini. Aku hanya memberitahukan nama ini pada seseorang.
19:22
Itu kamu. Apakah kau yang bocorkan? Saat kita mengantar Chengling ke Ikatan Lima Danau,… …kau pernah bilang nama Zhou Xu ini. Jangan fitnah aku. Sudahlah. Tak memiliki pusaka, maka tak akan ada masalah. Penyewa Empat Pembunuh hanya ingin Kunci Giok Biru. Jika Chengling sudah menyerahkan Kunci Giok Biru,… …maka dia hanya anak yatim piatu. Setelah Rapat Besar Pahlawan selesai,… …aku akan membawanya pergi. Ayo. Seperti ibu-ibu yang mengantar anaknya saja. Mau ke mana? Minum arak dan berjemur. Apa pun boleh. (Sekte Yueyang) Guru! Guru, Tuan Muda Zhang kembali. Hebat, Pendekar Cao, tak kusangka. Aku tahu kau menyukai Nona ini. Hanya saja, perkembanganmu cepat juga. Melakukan hal yang dilarang. Tetap percaya pada seseorang padahal hati manusia sulit ditebak. A-Xu. Kenapa kau tak berani bertaruh… …aku adalah orang yang kau kenal itu? Aku yang kau kenal adalah orang seperti apa? Orang baik atau jahat? Jangan omong kosong. Sedang belajar membelit lidah? Cepat katakan, aku sangat penasaran…
21:34
…seperti apa aku di mata orang lain. Dungu. Dalam hidup aku bunuh begitu banyak orang. Jika tak bisa membedakan orang baik dan buruk,… …bukankah hidup sia-sia? Jadi, menurutmu… …aku adalah orang baik? Orang jahat yang bertobat bisa jadi dewa. Apa orang baik yang berbuat jahat… …selamanya tak bisa lepas dari hukuman? Itu tak masuk akal. Ternyata aku adalah orang baik. Tidak, kau salah. Aku tak hanya orang baik. Aku adalah Tuan Baik Wen. Jangan mengacau, Tuan Baik Wen. A-Xu. Ada apa? A-Xu. Memanggil roh? A-Xu. Sudahlah, Tuan Baik Wen. Tutup mulutmu, jangan panggil lagi. Itu membuatku takut. Aku merasa… …hidup… …berjemur matahari… …ada nama yang bisa kupanggil seperti ini… …sungguh sangat baik. Memang baik. Lao Wen. Lao Wen. Lao Wen. Ada apa? Minum. Minum. ♪Ternyata di dunia luas ini, orang awam bukanlah apa-apa♪ ♪Tak ada aku dan juga kau♪ ♪Siapa yang datang dan pergi dengan bebas, lalu menyalahkan takdir?♪
24:49
♪Ternyata alam mimpi kecil, waktu berlalu dengan cepat♪ ♪Menyesatkan diri♪ ♪Seperti burung yang kelelahan, lebih baik pulang♪ ♪Seperti burung yang kelelahan, lebih baik pulang♪ A-Xu. Biasanya kau suka melakukan apa untuk hiburan? Hiburan apa? Pemimpin Tianchuang juga ada waktu santai, 'kan? Kecilkan suaramu. Apa yang tak bisa ditanyakan? Pemimpin Zhou. Kau panggil lagi, akan kucabut gigimu. Kau belum jawab pertanyaanku. Apa yang kau lakukan saat waktu luang? Waktu luang… …berlatih bela diri termasuk? Kau bercanda, ini juga termasuk hiburan? Aku merasa termasuk. Kau adalah panutan baik yang disukai orang-orang. Saat aku kecil, demi tak belajar bela diri,… …tak tahu berapa kali kesal pada orang tuaku. Untung saja. Guru selalu mengajariku,… …anak kecil seharusnya lakukan tugas anak kecil. Jadi setiap hari membawaku pancing ikan, tangkap burung.
26:24
Melihat bunga di musim semi, bermain salju di musim dingin. Saat kecil aku hanya ingin latihan bela diri. Terkadang Guru memaksa, aku akan memohon pada Ibu Guru. Ibu Guru akan membantuku dan memarahi Guru. Terjawab. Apa? Sudah kubilang tak ada Guru sebaik itu di dunia. Ini masih tak jelas? Gurumu mau keluar main, lalu takut dimarahi istrinya,… …jadi membawamu bersamanya. Kenapa aku tak terpikirkan hal ini? Masuk akal. Ternyata di dunia ini… …bukan aku saja yang melawan waktu. Saat kecil, aku tak bisa bermain dengan senang. Mau belajar bela diri juga tak ada yang mengajari. A-Xu, ternyata kau orang di zaman seperti itu juga. Sekarang Chengling pasti baik-baik saja. Kita tak perlu khawatir lagi. Sebelum Rapat Besar Pahlawan, kita harus cari hiburan. Tak bisa hanya diam saja, 'kan? Lao Wen, kau pernah dirugikan? Kenapa bertanya begitu? Aku tak hebat, terkadang bisa dirugikan. Namun, sekali dirugikan, maka harus dibalas.
28:00
Di tempat yang sama dirugikan berulang-ulang kali. Ini baru pertama kali. Duxie? Benar, sarangnya begitu tersembunyi. Namun, bagaimana kau bisa sampai di sana dulu? Itu bukan sarang, itu hanya sebuah cabang. Saat Tianchuang ingin memperluas kekuatan,… …pernah melawan Duxie beberapa kali. Awalnya di masalah daerah, lalu kemarin malam. Jika utang ini tak dibalas… Lao Wen. Bagaimana kalau kau ikut aku mengacau cabang Duxie? A-Xu, kau tak merasa seluruh tubuhku tertulis enam kata? "Hanya takut dunia ini tak kacau." Ayo, ayo, ayo. Di dunia, apa yang lebih menyenangkan daripada… …mencari hiburan? Chengling! Kak Xiaolian, kenapa kau datang? Kau baik-baik saja? Kak Xiaolian, jangan menangis. Aku baik-baik saja. Sakit? Tak sakit lagi. Hanya luka luar. Pasti sangat sakit, 'kan? Langsung menyimpan Kunci Giok Biru di luka. Lalu berjalan jauh dengan luka itu.
30:00
Tak apa, tak apa. Sebenarnya akan pulih dengan cepat. Lalu, tak merasa sakit lagi. Chengling, aku wakili Ayah berterima kasih. Aku tulus. Sifat Ayah keras, tak pandai mengungkapkan. Namun, aku sebagai anaknya melihat itu semua. Selama ini dia terus khawatir dan menderita,… …demi memperbaiki hubungan persaudaraannya,… …melindungi wibawa Ikatan Lima Danau. Terima kasih kau bersedia percaya pada kami. Kak Xiaolian. Aku tahu kau mau bilang apa. Aku tentu berpikir begitu. Lebih memilih kau jadi adikku, maka aku bisa terus melindungimu. Namun, masalahmu dan aku… …adalah langkah yang harus Ayah ambil… …untuk perbaiki Ikatan Lima Danau. Jika tidak,… …bagaimana bisa menunjukkan tekadnya pada dunia persilatan. Kak Xiaolian. Bagaimana kau bisa korbankan kebahagiaanmu? Aku juga tak punya cara untuk membantu Ayah lagi. Biarkan salah paham generasi sebelumnya… …berakhir di generasi kita. Kelak Sekte Yueyang adalah keluargamu. Gadis Lugu ini, kenapa seperti sudah gila?
31:27
Kak Xiang. Bagus sekali, kau baik-baik saja. Kau sudah dengar pembicaraan kami? Kebetulan sekali, sudah kudengar semua. Bagaimana? Kau baik-baik saja? Apakah masterku yang menolongmu? Kenapa kau kembali lagi ke tempat ini? Guru dan Paman Wen yang membujukku kembali. Guru? Zhou Xu sudah menerimamu sebagai murid? Selamat, anak lugu ada berkahnya. Akhirnya kau bisa mengandalkan Zhou Xu. Begitu banyak barang bagus. Gao Chong memberikan hartanya? Hanya Kunci Giok Biru yang kecil saja, 'kan? Orang lain akan mengira kau melahirkan bayi untuk mereka. Kak Xiang, jangan menertawakanku lagi. Sebenarnya semua ini, aku menyimpannya untukmu. Malam itu kau dilukai penculik itu. Apakah sudah membaik? Terima kasih sudah melindungiku. Baik, kau masih ingat aku, Aku tak apa, aku sudah pulih. Sebenarnya apa yang diinginkan Master? Jelas-jelas bilang keluar mencari Kunci Giok Biru. Kenapa setelah bertemu Si Penyakitan itu,… …dia tak peduli lagi? Hanya tahu bersama dengannya. Apakah yang marga Zhou memberinya obat? Hanya tahu membuangku di sini dan mengabaikanku. Tetap yang marga Cao lebih baik. Kenapa aku memikirkannya lagi? Sial, sial, sial. Kak.
33:17
Setidaknya sudah mendapat Kunci Giok Biru Keluarga Zhang. Kenapa kau masih bermuka masam? Aku sedang berpikir siapa yang menolong Chengling. Lawan atau musuh. Kenapa tak mau menemuiku? Dia mengantar Chengling dan Kunci Giok Biru kembali… …pasti bukan musuh. Adik ke-2. Dua potong Kunci Giok Biru milik Taichong… …pasti ada di tangan Lembah Hantu. Adik ke-5, mana kunci giok birumu? Aku ikuti perintah Kakak, selalu kubawa di sisiku. Mulai hari ini, biar Kakak yang simpan. Kenapa? Tak apa. Aku berpikir jika Kakak sendiri ambil tiga potong,… dan ada bahaya… Lebih baik bahaya terjadi padaku daripada terjadi padamu. Kemarikan. Kakak, Adik ke-5. Adik ke-2. Sudah pulang. Sudah bekerja keras. Sudah buat Kakak khawatir. Namun, kali ini termasuk lancar. Meski Kak Long tak mau menemuiku,… …tapi dia berjanji akan utus orang ke Rapat Besar Pahlawan… …untuk menceritakan asal Kunci Giok Biru. Baguslah jika Paviliun Longyuan mau datang. Adik ke-2 sudah bekerja keras. Adik ke-5, lihatlah. Jika kau bisa mengundang Dewa Pedang Gunung Changming,…
35:06
…juga tak perlu minta Adik ke-2 mencari Paviliun Longyuan. Kak. Aku membawa surat perintah berteriak berhari-hari… …di Gunung Changming, tak ada yang mempedulikanku. Gunung itu sama sekali tak ada tanda-tanda kehidupan. Dewa Pedang itu mungkin sudah lama meninggal. Lihatlah, jika Rong Xuan masih hidup sudah berapa usianya. Adik ke-2. Kuberitahukan kabar baik. Kunci Giok Biru Keluarga Zhang sudah ditemukan. Selamat, Kak. Ini dua hal yang bagus. Hancur? Hancur. Perbuatan Ikatan Lima Danau atau Lembah Hantu? Jangan memuji mereka. Kita hanya beberapa jam meninggalkan tempat ini. Ikatan Lima Danau atau Lembah Hantu mana mampu… …menghancurkan cabang Duxie. Sepertinya… ….ada orang sangat takut tempat Duxie ketahuan. Pasti Duxie tahu sendiri tempatnya sudah ketahuan,… …jadi, langsung menghilangkan jejak. Menghilangkan jejak? Pemikiran Hantu Kematian sederhana, ambisinya besar juga. Selama ini dia berani diam-diam mendekati Duxie di depanku. Sekumpulan orang tak berguna ini tak akan menyangka…
37:33
…semakin mereka melawan, aku malah semakin mendekati tujuanku. (Restoran Qingyun) A-Xu. Master! Master, kau mencariku? Penyakitan, kenapa kau masih bersama Master? Kenapa? Kau keberatan dia bersama denganku? Tidak. Bagaimana bisa? Cukup bagus, cukup bagus. Kemarin kau dipukul anggota Duxie. Bagaimana lukamu? Tak apa-apa lagi. Chengling sangat baik. Dia memberiku obat yang bagus dari Gao Chong. A-Xiang baik-baik saja, hanya perlu istirahat. Aku sungguh tak sangka Duxie berani masuk ke Sekte Yueyang menculik orang. Ada yang aneh dengan hal ini. Mungkin saja ada yang bantu dari dalam. Untung Chengling… …sudah mengeluarkan Kunci Giok Biru dari tubuhnya. Bahaya teratasi. A-Xiang. Kulihat kau tak perlu lagi tinggal di Sekte Yueyang. Cari alasan pergi dari sana. Master, kau mau aku kembali melayanimu? A-Xu. A-Xiang ikut kita, apa kau keberatan? Tentu tidak. Ada gadis cantik yang menemani. Sangat diharapkan.
39:08
Aku keberatan. A-Xiang, kuberi kau liburan. Pergilah main semaumu. Aku… Aku tak mau main. Master. Aku ingin tinggal di Sekte Yueyang menjaga Chengling. Bukankah kalian akan menjemputnya setelah Rapat Besar Pahlawan? Untuk… Untuk jaga-jaga,… …aku akan melindunginya di Sekte Yueyang. Anak itu sungguh lugu. Siapa? Keluar! Saudara Zhou. Aku, ini aku. Sekte Pedang Qingfeng, Cao Weining. Kamu! A-Xiang. Kau bahkan tak sadar diikuti dari belakang. Bagaimana kau ini? Cao Weining, kau mengikutiku? Tidak, aku tak berani mengikutimu. Kudengar Zhu Yaozhi bilang ada yang mengajakmu bertemu lewat surat. Kutebak, pasti Tuan Wen. Aku sedikit panik, jadi, aku ikut. Masterku mencariku, untuk apa kau panik? Aku takut kau pergi. Ternyata alasan A-Xiang tak mau tinggalkan Sekte Yueyang ada di sini. A-Xiang, kau bersedia tinggal untukku? Dia tak bisa menentukan. Pelayanku mau tinggal atau pergi itu keputusanku. Saudara Zhou. A-Xiang bilang kau sakit parah. Tuan Wen mencari tabib ternama untukmu.
40:34
Paman guruku punya banyak kenalan, di antaranya ada tabib hebat. Mereka akan datang ke Rapat Besar Pahlawan. Saat itu aku kenalkan kalian. Pengetahuannya sangat luas, pasti ada cara. Luka A-Xu biar aku yang urus. Tak perlu merepotkanmu. Terima kasih, Saudara Cao. Namun, jujur saja padamu. Penyakitku ini sudah parah, tak bisa hidup lama lagi. Niat baik Saudara Cao sudah kuterima. Saudara Zhou, ternyata sakitmu begitu parah. Langit tak beri usia panjang. Langit tak beri usia panjang. Saudara Zhou, pasti ada jalannya. Guruku dan Pemimpin Gao berhubungan baik. Kudengar Pemimpin Gao… …berteman baik dengan tiga orang Lembah Tabib Hebat. Nanti aku mohon pada guruku… …minta dia bantu agar kau masuk Lembah Tabib Hebat. Mungkin bisa ada perubahan. Saudara Cao sungguh ramah. Memang pendekar sejati. Aku merasa sangat terharu. Hanya saja, sifatku tertutup. Daripada habiskan waktu mencari pengobatan,… …lebih baik saat masih sehat, aku bersama sahabatku… …keliling dunia dan minum arak. Hidup dengan bebas, agar tak menyia-nyiakan hidup.
42:05
Hanya saja,… …A-Xiang seorang gadis mengikuti kami keliling dunia… …pasti tak cocok. Hari ini aku dan Saudara Wen sedang berdiskusi… …untuk mencari pendamping yang bisa dipercaya untuk A-Xiang. Mengatur A-Xiang dengan baik. Saudara Zhou, Tuan Wen. Menurut kalian, aku bagaimana? ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪
44:11
♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: