[Official Out take] รวม Out Take #1

[Official Out take] รวม Out Take #1

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 139

Number of words: 531

Number of symbols: 2908

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:00
Love by Chance - Out take #1 Ada apa? Ada apa sih? Ae! AE! Mau kemana kau? Nanti kena marah para senior lho! Kemana dia? Ada apa sih ini? Mau kemana dia? / Aku tak tahu. Mungkin dia mau berak. Ah, yang benar saja, berak? Kenapa? Kenapa dia tak mengajakku? Aku juga ingin berak. Sudah berapa hari kau tak berak? Pasti sudah berhari-hari. Dilihat dari perutnya sih sepertinya begitu. Apa kalian tidak memeriksa dimana dia berak? Tidak ah, aku takut. Tapi ingin tahu juga sih. Boe, kau mau berak kan? Pergilah. Nanti kalau aku yang pergi... / Tidak ah, aku tak boleh masuk WC pria. Cepatlah pergi. Sebelum senior tahu. Bagaimana kalau dia membunuhku? Membunuhmu? Lebay! Tapi aku ingin tahu, jangan halangi aku. Tidak ada yang menghalangimu, tanganku disini. Lalu soal gajah-gajah tadi apa maksudnya? Bukan soal gajah kok. Tahi Gajah? Maksudnya tadi mau memberi makan gajah. [Bantu dong!] Memberi makan gajah. Ya, betul. Dengan siapa? Dengan... dengan tante. Papa dan Mama.. kita tak bilang tante ya. Tanteku sedang sakit. Tantemu yang sakit. Bukan tanteku. Ya, kan sudah kubilang "tanteku" Tante dia sakit. / Ya, tanteku sakit. Lupakan saja soal gajah. Amin! / Amin! Semoga tantenya benar-benar sakit, Amin!
01:05
Kalian bener-bener ya. Belum 'cut' juga ya? / Belum? Belum'? Kapan di-cut ya? [Suara dari walkie-talkie] Apa? Tidak ada. Lalu apa ini? Kita perlu ke halte bus. Baiklah. Aku jalan sendiri saja ya? Jangan. Menakutkan. Sampai depan kampus, ya? Tidak mau! Ayolah. Tolong, cukup! Cut dong! Kau sedang jatuh cinta juga kan, Ae? Cie~~~~~! Tidak perlu malu. Kau atau dia? Tentu saja aku. Kok tadi aku bisa terlewatkan ya? Hanya sepersekian detik. Ah... cie... cie... cie... cie... cie... cie... Ayo tos denganku. Aku membantumu lho ya. Kesana dan mainlah sendiri di sana, Sammy. Pergi saja. Iya, biar dia di sana sendiri. Kita di sini saja. Pergi sana. Cepatlah. Pergi sekarang juga. Lekaslah di- Cut!! Pergi!!! Belum? Belum di-cut juga? Apa yang kau tertawakan? Boe. Mereka belum bilang cut juga. [Suara dari walkie-talkie] Kukira ada dialog yang kurang tadi. Tidak! Tadi sudah semua.
02:37
[Kembangkan hidungmu.. lebih besar lagi] [Ya.. seperti itu] [Terus memelototi kaca] [Sampai keluar bola matamu] [Hei, astaga kacanya hampir pecah...oh, wow] [ciaaak...ciaaak...ciaaak...ciaaak] Endslate! F*ck! [Suara dari walkie-talkie] Mark! Dia memang bajingan. Dia itu seperti.. Benar-benar bangsat. Si bangsat seperti dia, aku tak habis pikir. Apa dia tak pernah dididik oleh keluarganya? Benar-benar bangsat. Merata ke mukaku deh. Makianku tadi? Bukan, ludahmu. Sialan! (bersamaan) Habis. Ini makananmu kan? Mmm. Kenapa tak dihabiskan? Sudah kenyang. Oh, jangan begitu. Jangan menyisakan makanan. Tahukah kau? Betapa susah payah para petani menanam padi? Iya deh. Aku pun tak tahu. Kau benar-benar akan memakannya? / Boleh kan? Iya, sayang kalau dibuang. Ini seperti belum kau makan sama sekali. Telur goreng. Tapi ludahku sudah menempel di situ. Tidak apa, aku tak keberatan dengan ludah temanku. Oh, aku mencintaimu, jorok kampret! Aku tak masalah... Aku berasa ingin muntah! Kuminum ya.. Pelan... Pelan... Kau benar-benar melakukannya?
04:00
Ini bagus untuk kesehatan. Apa ini kau ludahi juga? Apa? Semuanya sudah kena ludahku, makannya tak kumakan lagi. Enak? Masih kriuk. Bercampur dengan ludahku. Aku habiskan ya. Tentu. Habiskan, kawan. Minumnya habis. Apa kau mau kubelikan yang baru? [Suara dari walkie-talkie] [IG: hc_subber]

DOWNLOAD SUBTITLES: