MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP28 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP28 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 643

Number of words: 2814

Number of symbols: 16081

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 28= Lapor Raja. Jenderal Han Ying ingin bertemu. Han Ying? Cepat persilakan masuk. Baik. Han Ying. Han Ying hormat pada Raja. Tak apa, berbaringlah. Han Ying tak berani tak sopan. Berbaring. Sebenarnya ada apa? Kenapa begitu lama tak ada kabar? Raja. Han Ying mohon maaf. Tim saya diikuti orang, lalu diserang. Semua saudara mati. Hanya Han Ying berhasil bertahan hidup… …setelah melalui banyak kesulitan. Jika bukan ingin mengabdi pada Raja,… …takutnya aku tak bisa bertahan lagi. Kurang ajar. Tahu siapa pelakunya? Duxie. Duxie adalah pembunuh bayaran yang hebat. Meski mereka menutupi wajah,… …tapi ekor kalajengking ini dicabut dari lukaku. Aku bertanya pada orang. Ini adalah barang Duxie. Ternyata ada hal seperti ini. Bagus.
03:40
Sangat bagus. Raja. Saya selalu berhati-hati,… …kenapa orang lain bisa tahu rencana kita? Ada yang aneh di sini. Saya khawatir ada mata-mata di Tianchuang. Takutnya merusak rencana Raja, jadi, buru-buru kembali ke sini. Namun, Ketua Duan tak ada di kota. Pengju sudah berangkat ke Jiangnan. Karena terus tak mendapatkan kabar kalian,… …jadi, dia hanya bisa pergi sendiri. Han Ying tak berguna. Mohon Raja beri hukuman. Namun, kau membawakan sebuah Kunci Giok Biru padaku. Itu sudah tak mudah. Sudah di akhir tahun, Jenderal Han sudah bekerja keras. Pulanglah beristirahat. Akan kuberi penghargaan. Jika bukan Ketua Zhao memberitahukan,… …aku mau cari ke ujung dunia pun tak akan menyangka selama ini… …ternyata kunci itu ada di Lembah Hantu. Meski Zhao Jing tak begitu yakin, tapi jika dipikir lagi,… …jika Gao Chong sungguh bersekongkol dengan Lembah Hantu,… …maka tiga Kunci Giok Biru miliknya sudah pasti ada di Lembah Hantu.
05:25
Lalu, punyaku yang hilang itu… …juga seharusnya diculik oleh Lembah Hantu. Dengan begini, begitu aku mengalahkan Lembah Hantu,… …maka sungguh bisa membalas budi Raja. Bagus, sangat bagus. Kunci Giok Biru lama disembunyikan di dunia persilatan. Memang pendekar dunia persilatan lebih tahu. Dengan begini, aku akan menunggu kabar dari Ketua Zhao. Tak akan mengecewakan Tuan Duan. Namun, Tuan Duan. Aku punya satu permintaan. Gao Chong keras kepala dan sudah bunuh diri. Apakah bisa memohon Raja untuk mengampuni? Jangan karena kesalahannya seorang,… …malah melibatkan semua Ikatan Lima Danau. Ini sudah pasti. Masa lalu dianggap tuntas. Kelak dunia persilatan… …masih sangat memerlukan bantuan Ketua Zhao. Mungkin akan dipercayai Raja. Kelak kita sama-sama jadi pengabdinya. Ini bisa saja terjadi. Tak berani, tak berani. Tuan Duan. Anda adalah orang hebat. Masa depan yang cerah. Aku hanya orang biasa. Tak berani berharap.
06:52
Raja Jin sedang membutuhkan orang. Jika Raja Zhao bisa menunjukkan nilaimu,… …jangankan ketua dunia persilatan,… …bahkan jadi pejabat dan orang terhormat di negara ini… …juga hanya masalah waktu saja. (Surat untuk Raja Jin) Xie'er. Kebetulan kau datang. Temani Ayah Angkat minum. Siapkan teh penghilang mabuk. Baik. Xie'er. Kau tebak,… …Kunci Giok Biru Hantu Lidah Panjang ada di tangan siapa? Ada pada Tianchuang. Sungguh menemukan barang tanpa disadari. Tianchuang dan Raja Jin ingin bekerja sama denganku. Bukankah ini hal yang sangat baik? Sekarang kekuasaan Raja Jin ada di barat laut. Pasukannya begitu kuat. Saat aku menyerang Lembah Hantu,… …bukankah bisa jadi bantuan yang kuat? Xie'er. Kau masih marah padaku? Lihatlah sifatmu yang keras ini. Baiklah. Aku meminta maaf padamu. Aku salah. Aku tuangkan teh untukmu. Ayah Angkat menolong nyawaku dan membimbingku.
10:12
Jangankan pukul. Jika mau bunuh pun, Xie'er tak bisa berkomentar. Xie'er hanya ingin tahu. Kemarin Ayah Angkat bilang jika Xie'er melakukan kesalahan,… …Ayah Angkat akan mengabaikan hubungan kita? Itu hanya kata-kata marah saja. Dengar. Hubungan yang semakin dekat ini. Ayah-anak, suami-istri… …semakin bisa mengatakan hal yang menyakitkan. Palsu. Xie'er hanya ingin tahu. Jika suatu hari,… …Xie'er sungguh melakukan kesalahan dan melibatkanmu. Ayah Angkat akan bagaimana? Mari. Kau yang manja ini. Sejak aku membawamu kembali, kita sudah saling bergantungan,… …kita sudah satu hati. Jadi, tak peduli kelak kau hadapi masalah apa,… …aku akan hadapi bersamamu. Tanggung bersama. Ayah Angkat. Ayah Angkat serius? Tak membohongiku? Tentu saja benar. Ada Ayah Angkat. Jangan takut. Oh iya, Ayah Angkat. Tadi Anda bilang Raja Jin ingin bekerja sama dengan Anda.
11:58
Ini adalah hal bagus. Bukankah Anda ingin mengubah nasib? Ini kesempatan bagus. Itu adalah keuntungan besar. Sekarang dilihat, kemenangan tidak besar. Lebih baik kita tahan Duan Pengju ini. Mengenai kerja sama atau tidak, masih harus direncanakan. Bukankah Duan Pengju sudah bilang? Jika kita menang taruhan ini,… …kelak Anda adalah orang terhormat di negara ini. Bagaimana jika kalah? Yang Raja Jin lakukan adalah pemberontakan. Begitu terbongkar, semua perguruan dan keturunan akan dibunuh. Ini bukan perang di dunia persilatan. Namun, Xie'er tak takut. Ayah Angkat. Kemewahan tak datang dengan mudah. Jika suatu hari Anda jadi Raja atau jadi orang penting,… …orang dunia persilatan,… …siapa yang berani sembarangan padamu. Xie'er memang mirip denganku. Aku. Jika kau masih anak lugu yang miskin,… …aku akan bertaruh. Namun, aku segera naik jabatan. Bukankah taruhan ini terlalu besar?
13:31
Jangan gegabah. Sekarang aku butuh kepastian. Tahan Tianchuang dulu. Bertindak sesuai kesempatan. Jika Raja Jin sungguh terlihat akan berhasil,… …kita baru mendekatinya, masih belum lambat. Namun, sekarang… …Raja Jin tak kekurangan bantuan kita. Ayah Angkat. Anda takut hubungan ini akan menghancurkan rencana besarmu. Namun, Xie'er tak takut. Aku tak punya apa pun. Xie'er bersedia pertaruhkan semua. Agar Ayah Angkat tak perlu ragu. Coba katakan. Ayah Angkat tak pernah mengumumkan… …hubunganmu dengan Duxie. Di mata orang dunia persilatan,… …kita berbeda jalan. Lebih baik biar aku yang mengabdi pada Raja Jin… …untuk kumpulkan Kunci Giok Biru. Setelah berhasil,… …semua penghargaan akan diberikan pada Ayah Angkat. Jika gagal,… ….semua hukuman… …biar Xie'er yang menanggungnya. Tak akan melibatkan Ayah Angkat. Raja sungguh hebat. Han Ying memang tak setia,… …dia masuk ke ruang baca Raja dan cukup lama di sana. Saya menuruti perintah Raja diam-diam mengikutinya.
15:11
Menyadari dia ke tempat tinggal Zhou Zishu. Sampai sekarang belum kembali. Sangat bagus. Raja. Apakah perlu menangkapnya? Tidak. Terus ikuti dia. Umpan yang begitu baik… …akan memberikan ikan yang sangat besar. Pergilah. Baik. Zishu, kau memang hebat. Begitu lama tak di sini,… …masih ada yang begitu setia padamu. Aku mau lihat… …kau masih punya rencana apa di sini. Ketua. Aku tahu kenapa Raja ingin mencari Kunci Giok Biru. Lukamu bisa tertolong. Meski harus korbankan nyawa, akan kukumpulkan Kunci Giok Biru. Lao Duan. Kulihat kau minta diberi pelajaran. Datang ke Jiangnan,… …kau malah tak mencariku dulu. Kau malah minum dengan Ketua Ikatan Lima Danau. Menurutmu,… …bagaimana aku harus menghukummu? Dewiku. Aku sungguh tak tahu kalian juga ada di Yueyang. Awalnya kukira setelah selesai,… …aku akan mengunjungimu dan Raja Xie di Huzhou. Raja Jin dengar teknik unik Raja Xie ada perkembangan.
17:19
Dia sangat tertarik. Yang mastermu pikirkan… …hanya pasukan manusia racun membantunya perang. Benar. Namun, di hatiku… …yang kupikirkan hanya dewi yang cantik jelita ini. Jangan harap. Kau masih belum dihukum. Aku bersedia dihukum. Apa hukumannya? Kudengar,… …akhir-akhir ini kau berhubungan baik dengan Ketua Ikatan Lima Danau. Lao Duan jangan kesal. Aku hanya sebentar. Tak akan mengganggu kemesraan kalian. Raja Xie, ini… Raja mau cari Kunci Giok Biru. Tak mencariku, kenapa harus cari orang lain? (Cuaca Bagus) Lebih ke kiri. Lebih ke kiri. Miring. Lebih ke kanan. Benar. Benar, selesai. Abaikan dia. Matanya tak bagus. Jika mataku tak bagus, sekarang tak akan di sini. Tempel seperti itu. Guru, sudah selesai. Guru. Begini lebih mirip rumah. Anak Lugu, kau begitu senang. Suka tempel, maka tempellah. Lem yang begitu banyak, kau tempel semua ruangan ini.
19:27
Paman gurumu melihat yang jual kertas tempelan adalah gadis cantik. Dia seakan mau membeli semua kertas itu. Guru, sebanyak ini? Chengling. Bukan Guru tak mau membantumu. Guru mau tapi tak bisa membantu. Chengling. Jangan tiru gurumu. Suka makan malas bergerak. Ini tahun baru. Harus tata rumah seperti baru lagi. Baik. Makanlah kuaci. Begitu bawel. Tak bisa seperti seseorang yang begitu beruntung. Chengling. (Ikatan Lima Danau) -Bagus! -Bagus! Bocah Tengik, kemari. Ambil pisau, potong ayam itu. Paman Guru, kau ingin aku potong ayam? Jika tidak, ia yang memotongmu? Cepat. Ayam harus dimasak lama lebih enak. Paman Guru. Berikanlah aku tugas yang lain. Aku sungguh tak berani. Ayam saja tak berani potong? Kalian guru dan murid tidak rajin. Tak bagi tugas, mau makan malas bergerak. Kalian mengajakku untuk jadi pelayan kalian. Aku tak peduli. Makan besar malam ini, kalian harus turun tangan.
21:42
Aku tak bisa turun tangan. Hanya bisa murid yang mewakiliku. Jika tak bisa, maka tak usah makan. Guru. Percaya dirilah. Jangan bergerak. Jangan kemari! Guru, tolong! A-Xu. Murid baikmu itu bahkan tak pernah bunuh ayam. Sungguh berbeda denganmu. Itu adalah berkah. Gurunya punya semua talenta hanya kekurangan keberuntungan. Saling melengkapi. Manusia sungguh aneh. Bukankah bisa lewati hari seperti biasa? Kenapa harus merayakan tahun baru dan festival? Itu agar terlihat kalau sendirian akan bosan dan kesepian? Namun, seorang diri juga sangat tenang. Entah ada yang menemani Master atau tidak. A-Xiang, buka pintu. Selamat tahun baru, A-Xiang. A-Xiang, selamat tahun baru. -Kenapa kalian datang? -Tentu saja. Di tahun baru ini,… …bagaimana bisa membiarkanmu sendirian di sini? -Cepat. -Baik. Kuberitahukan. Weining sudah tidak tenang seharian karenamu. Setelah sembahyang,… …dia tak makan langsung ingin datang melihatmu. A-Xiang. Aku tak tahu apa makanan kalian saat tahun baru. Aku bawa banyak macam. Ada kue jujube, biskuit labu dan juga kue batang teratai.
24:27
Oh iya. Paman Guru membuatkan pangsit untukmu. Itu belum matang. Nanti kumasakkan untukmu. Begitu banyak makanan, untuk apa masak pangsit lagi. Kau kira aku pemakan besar? Maaf, Paman Guru. Aku adalah gadis liar. Tak pernah ada yang begitu baik padaku. Aku hanya tak tahu harus berkata apa. Mataku kemasukan debu. Nak. Sampai di Sekte Pedang Qingfeng artinya sampai di rumah sendiri. Kelak, kau anggap ini adalah rumahmu. Jika kelak anak ini menindasmu,… …aku akan menghukumnya untuk pelampiasan. Baik, baik, lampiaskanlah. Sudah tahun baru. Jika tak datang, tak ada yang melihat kesuksesanku. Hari ini aku datang mengunjungi kalian. Mari kita minum. Kakak, harus bersulang padamu dulu. Adik ke-3, mari. Minum dengan Kakak ke-2. Siapa lagi? Siapa lagi? Kau minum. Mari, minum sampai puas. (Rong Xuan) Saudara Rong. (Rong Xuan)
26:21
Kau paling suka minum, 'kan? Kau minum saja di sana. Kau pantas minum di sana. (Rong Xuan) Guru. Harus bersulang pada Guru. Dulu kau paling meremehkanku. Namun, yang kau anggap hebat… …semuanya menemanimu di sini. Apakah hanya aku murid yang paling membanggakanmu? (Li Yao, Zhao Wenyi) Li Yao. Kau adalah wanita rendahan. Bukankah kau bilang aku tak akan berakhir dengan baik? Menurutku, keadaanku sekarang sangat bagus. Ada Arak. Ada daging. Ada wanita. Tahun depan yang datang kemari bukan lagi Ketua Ikatan Lima Danau. Tahun depan,… …aku adalah Ketua Dunia Persilatan, Zhao Jing. Aku ingin kalian lihat. Bagaimana aku bisa merencanakan semuanya dan berjalan ke puncak. Kalian tak bisa melihatnya lagi. Kalian sudah mati.
28:24
Kalian… Kau masih menjatuhkanku. Sudah mati, masih menjatuhkanku. Kau sangat disukai semua orang, 'kan? Baik. Kau mau minum? Baiklah. Semuanya lihat. Sekarang kuberi dia arak. Mari. Minum arak dariku. Mari. Arak dariku paling enak dan manis. Ayah Angkat. Pergi! Siapa yang izinkan kau masuk? Ayah Angkat. (Rong Xuan) Ayah Angkat jangan marah. Kulihat Anda mabuk, kuantarkan sup penghilang mabuk. Pergi! Ayah Angkat jangan marah. Akan kubunuh siapa pun yang masuk. Ayah Angkat. Keluar! (Li Yao, Zhao Wenyi) Seharusnya ada cincin gurunya. Pedang yang meracuni Rong Xuan. Dia akan meninggalkan bukti kemenangan… …di setiap keberhasilannya. Ayah Angkat. Pergi! -Ayah Angkat. -Kau dengar? -Ayah Angkat. -Keluar! Pergi! Pergi! Lihat apa yang ada di dadamu ini. Aku membiarkanmu menjaga barang berhargaku. Kami datang. Kau sudah lama menunggu, A-Xu. Guru, wangi sekali. Sungguh melelahkan.
30:33
Paman Guru, masih ada? Di kuali ada sup ayam. Pergilah. Baik. Hati-hati panas. Mari, A-Xu. Coba masakanku. Jamur kuping segar. Mari, aku bersulang untukmu. Sudah bekerja keras. Mari. Aku habiskan. Mari, panas sekali. Arak bagus. Makan sedikit dulu, tukang mabuk. Guru, Paman Guru, wangi sekali. Mari. Mari, Chengling, makan. Chengling. Kau sedang masa pertumbuhan. Minum sup ayam. Mari. Makan lebih banyak, mari. Kenapa? Di tahun baru begini mau menangis lagi? Tak boleh menangis. Jika menangis, tahun ini akan sial. Tahankan. Aku tak menangis. Aku sangat senang. Awalnya kukira… …seumur hidup ini tak punya rumah lagi. Tak sangka masih bisa lalui tahun baru seperti ini. Sebenarnya Langit sungguh baik padaku. Benar. Ini juga tahun baru yang paling normal yang pernah kulalui. Tak ada rumah, mana bisa lewati tahun baru? Cari masalah sendiri. Sekarang dipikir lagi,… …dulu aku sungguh rendahan. Rencanakan ini, rencanakan itu. Saling berebutan sampai saling bunuh. Apa artinya?
32:26
Berlatih ilmu bela diri hebat,… …jadi yang terkuat di dunia ini, apa artinya? Pada akhirnya, tetap saja tak punya apa-apa. Tak ada yang menenaniku minum, tak ada yang memperhatikanku. Itu karena kau sudah jadi yang terhebat,… …dan sekarang ada yang menemanimu minum. Mari. Minu, Paman Guru. Aku wakili dengan teh, aku juga minum. Chengling. Kau sudah sedang berlatih ilmu yang hebat. -Mari. -Mari. Mari. Selamat tahun baru. Tiga, tiga, empat, empat, enam, enam. Kau kalah. Sungguh ceroboh. Memikirkan petasanmu, 'kan? Sudah sangat ingin main. Pergilah. Paman Guru. Aman sepanjang tahun, penuh berkah. Di sini ada aku dan gurumu. Pergilah. Nasib buruk sudah berlalu. Tahun ini pasti tahun yang baik. Minum dulu arak yang kau utang padaku. Aku temani. Mari. Aku tak tega berikan semua untukmu. Mari. Guru! Guru! Guru! Guru! Chengling, ada apa? Guru! Orang ini lompat dari dinding.
34:49
Han Ying? Han Ying. Paman Guru, ini. Mari, Saudara Han. Chengling, ambilkan lebih banyak tungku. A-Xu, bantu aku. Ketua. Kunci Giok Biru. Sudah kucuri kembali. Untuk apa aku ambil ini. Bukankah sudah kubilang jangan asal bertindak? Sudah kuselidiki. Buku Yingyang Lembah Tabib Hebat bisa menyembuhkan semua penyakit. Bisa menolong nyawa dan mengubah nasib. Jangan bahas ini dulu. Bagaimana kau bisa datang? Apa yang terjadi setelah berpisah di Yueyang? Orang Tianchuang mengenalimu di Rapat Besar Pahlawan. Aku menahan kabar ini. Lalu, saat kabar ini akan tersebar,… …aku membunuh mereka semua dan mengambinghitamkan Duxie. Sayangnya, ini hanya bisa membohongi Raja Jin sementara. Aku berpikir sebelum kabur,… …aku ingin menemukan hal yang berguna untukmu. Aku masuk ke ruang baca Raja,… …lalu menemukan rahasia Kunci Giok Biru. Sayangnya,… …saat sudah berusaha keras dan hanya menemukan satu Kunci Giok Biru,… …aku ketahuan oleh Tianchuang.
36:47
Untung saja, ada Xingming yang menahannya… …barulah aku bisa lari dari Jinzhou. Ketua. Meski kami tak beruntung bisa masuk Desa empat Musim,… …tapi aku seperti senior yang lain. Bersedia berkorban demi Anda. Siapa yang mau kau berkorban? Aku mau kau hidup dengan baik. Setia tak pada dua majikan. Aku adalah pengikutmu. Seharusnya mengabdi saat hidup, mati setelah itu. Jika Ketua sudah tiada, aku tak akan hidup sendiri. Ketua. Ada satu hal yang harus kuberitahukan. Aku menemukan sebuah surat di ruang baca Raja. Tahun itu, Tuan Besar Zhou tiba-tiba meninggal,… …karena dibunuh Raja Jin sebelumnya atas tuduhan memberontak. Tak mungkin. Ayahku meninggal karena sakit. Namun, itulah yang tertulis di surat. Tak mungkin. Ayahku adalah teman dan kepercayaan… …Raja Jin sebelumnya. Di mana kau melihat surat itu? Surat itu ada pada Raja. A-Xu.
38:08
Kita pikirkan lagi masalah ini. Ketua. Tuan Muda Wen. Kumpulkan lima potong Kunci Giok Biru,… …maka bisa buka Gudang Ilmu Bela Diri. Temukan Buku Yinyang… …dari Lembah Tabib Hebat. Han Ying, Han Ying. Kau harus bertahan. Kita sama-sama cari Kunci Giok Biru untuk buka Gudang Ilmu Bela Diri. Temukan Buku Yinyang. Kau harus bertahan. Tak disangka,… …pertama kali datang ke Desa Empat Musim,… …keadaanku malah begini. Ketua. Bisa mengabdi sampai mati padamu, Han Ying tak ada penyesalan. Ketua. Ambillah. Semua salahku. Jika aku tahu Kunci Giok Biru bisa menyembuhkan Anda,… …aku bersedia berusaha mengumpulkannya. Sayangnya,… Han Ying. A-Xu, kau lupa? Penyihir dari Nanjiang akan datang. Wu Ji dan Bei Yuan sudah di perjalanan. Han Ying, bertahanlah lagi. Setelah mereka sampai, pasti bisa menyembuhkanmu. Lao Wen. Aku turun gunung cari Ping'an. Kupikirkan cara cepat menjemput Penyihir. Kau jaga Han Ying. Aku akan pikirkan cara jaga nyawa Saudara Han.
39:51
Saudara Han, tenang saja. Walaupun dewa pencabut nyawa datang,… …juga tak akan bisa membawamu pergi. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪
41:37
♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: