【FULL】Crush EP01 (Starring Evan Lin Yanjun, Wan Peng) | 原来我很爱你 | iQiyi

【FULL】Crush EP01 (Starring Evan Lin Yanjun, Wan Peng) | 原来我很爱你 | iQiyi

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 567

Number of words: 3036

Number of symbols: 17355

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:05
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Crush] [Episode 1] [Sedang Siaran] Selamat datang di hari baru di Studio Golden Hits. Ini adalah hari Kamis. Ini adalah hari berawan lainnya [Anda mendengarkan 27.1 FM] Kau seperti bunga yang paling rapuh, mengambang di jendela biru. Kau seperti jatuh ke hatiku kapan pun. Kau mengganti stasiun radionya? Tidak. Memangnya kenapa? Bukan apa-apa. Lagu pertama hari ini adalah lagu klasik yang cocok dengan langit hari ini. Yang terbaik adalah menurunkan kaca jendela mobilmu, merasakan angin di wajahmu saat mendengarkan lagu ini. "Jatuh" oleh Xu Guan Chun, diaransemen dan ditulis oleh Yi Jin, penulis lagu dan pembuat lirik lagu yang sangat misterius. Ini tidak terdengar seperti Nona Xi. ♫ Jika keinginan dan masa depan tak bersentuhan ♫ ♫ Mungkin ♫ Meskipun Xu Guan Chun telah merilis lagu baru, semua orang masih lebih suka lagu yang kau tulis.
03:06
Matikan. Ini terlalu berisik. Ketika Lagu Lin Yang, "Mimpi di Bawah Langit Malam" tersedia daring, Aku ingin tahu apakah lagu baru Xu Guan Chun akan tetap ada di tangga lagu. Lin Yang terkejut kau bersedia menulis lagu untuk pemula seperti dia. Netizen penasaran siapa Yi Jin. Ini adalah topik super sekarang. Nona Xi selalu ingin mengundangmu untuk wawancara. Apakah kau ingin mempertimbangkannya? - Tidak. - Aku mengerti. Kau tidak ingin identitas Yi Jin terungkap. Tapi Nona Xi mengenal kita dengan baik. Kami akan menjaga kerahasiaan dan memastikan tidak ada yang tahu. Banyak pendengar sekarang bertanya mengapa kita mengubah penyiarnya. Apa yang harus kita lakukan? Bisakah kita langsung memberi tahu pendengar bahwa aku penyiar pengganti? - Fang Fang. Terus hubungi dia. - Baik. Wu Yan. Bisakah kau mengikuti skrip? Mulai saja segmen kedua nanti. - Dengarkan instruksiku. - Baik. Maaf, aku terlambat. Nona Xi. Mengapa ponselmu tak dapat dihubungi? Aku menjatuhkan ponselku karena terburu-buru. Wu Yan. Lagu akan segera berakhir. Pikirkan sesuatu untuk menyelesaikannya dengan lancar. Baik. Selamat datang kembali di Studio Golden Hits dipersembahkan langsung pada 27.1 FM. Banyak pendengar bertanya mengapa penyiarnya terdengar berbeda hari ini. Sebenarnya, ini adalah permainan kecil yang telah direncanakan oleh tim program kami
04:24
untuk pendengar kami selama pembukaan untuk menguji kemampuan pendengaran pendengar kami. Baiklah. Selanjutnya adalah... Halo, Semuanya. Aku Nie Xi. Kemampuan untuk membedakan suara akan memungkinkan seseorang untuk menikmati musik dengan lebih baik. Tampaknya pendengar kita memiliki telinga yang sangat tajam. Selalu ada seseorang di hatimu. Selalu ada sesuatu dalam pikiranmu yang tidak dapat kau singkirkan. Halo? Sudah lama sejak aku mendengar kabar darimu. Aku punya waktu luang hari ini. Sampai jumpa nanti. Aku tahu itu. Manajer Xu Guan Chun menelepon. Mereka mendengar Mimpi Di Bawah Langit Malam ciptaanmu. Sekarang mereka ingin bertemu. Aku pikir mereka akan bertanya kepada kita mengapa kita tidak memberi lagu itu kepada mereka. Apa yang harus kita katakan? Yang sebenarnya. Suaranya tidak cocok dengan lagunya. Aku khawatir mereka tidak akan menerimanya begitu saja. Aku akan mengantarmu pulang dulu. Turunkan aku di taman terdekat. Aku ingin duduk di sana sebentar. Jemput aku setelah kau selesai. [27.1 FM] Nona Xi. Apakah kau baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Semua orang dalam tim hanya perlu menulis laporan reflektif. Bagaimana rasanya berada di meja penyiar untuk pertama kalinya? Itu sulit untuk diungkapkan karena tadi aku terlalu cemas. Izinkan aku bertanya kepadamu. Jika aku tidak bisa datang hari ini, apa yang akan kau lakukan? Apakah kau berencana untuk terus membaca skrip?
06:00
Dan membuat hari ini menjadi acara non-interaktif tanpa menerima panggilan dari pendengar? Aku... Kau sangat berani hari ini tapi jangan terbawa. Ini bukan siaran kampus. Kau masih belum siap untuk posisi penyiar acara radio. Kau pasti sudah memahaminya. Aku mengerti. Aku akan terus bekerja keras, Nona Xi. Baiklah. Kau bisa pulang sekarang. Cepat kembali ke kelas. Aku akan pergi kalau begitu, Nona Xi. Seseorang ingin menemuimu. Tidak, aku tidak tahu. Aku tak mengenalnya. Aku akan pergi sekarang, Nona Xi. Selamat tinggal. Kenapa kau tidak mengangkat teleponku? Aku tidak mau. Bagaimana kau tahu di mana menemukanku? Cheng Yin yang memberitahuku. Wu Yan. Xu Qian dan aku... Apa pun yang terjadi di antara kalian berdua bukan urusanku. Wu Yan. Aku... [Playlist: Semuanya akan baik-baik saja, maka jangan bersedih, ya?] ♫ Menghabiskan bertahun-tahun ini ♫ ♫ Sebagai ganti permohonan maaf ♫ [Xu Guan Chun, Jatuh] ♫ Keras kepala dan tekad kuat ♫ ♫ Menolak mendengarkan nasihat orang lain ♫ [Jatuh] ♫ Melihat memori ♫ ♫ Terbakar api ♫ ♫ Aku bersedia menanggungnya ♫ ♫ Tapi aku tidak bisa lepas Dari kebangkitan ♫
08:04
♫ Luka di sepanjang jalan Hanya bisa ditulis, bukan dihapus ♫ ♫ Masa lalu yang biru ♫ ♫ Sekarang tertutup salju ♫ ♫ Bagaimana cinta bisa meleleh? ♫ [Tidak. Apakah suaraku sumbang lagi?] Sekarang, mari kita simpulkan bahwa humanisme. Teori terapi yang paling penting. Pertama, manusia memiliki kecenderungan aktualisasi diri. Rogers berpikir bahwa manusia dilahirkan dengan motif dasar. Aku melihat seorang pria di taman hari ini. Benar-benar tampan. Benar-benar pangeran yang menawan pada pandangan pertama. Aku tidak memercayaimu. Tunjukkan fotonya. Aku tidak berani mengambil foto. Ketika stasiun penyiaran sedang merekrut, kau bahkan punya nyali untuk membuat pangeran kampus tahun pertama yang mendaftar. Kau tak kenal takut. Yang ini tidak di level yang sama. Selesaikan tugasnya. Sampai bertemu minggu depan. [Selamat sore, Semuanya.] [Aku adalah sang penyiar, Xu Qian.] [Hari ini, lagu pertama yang akan aku mainkan] [adalah lagu yang baru dirilis.] [Ini adalah lagu oleh penyanyi pendatang baru Lin Yang.] ♫ Bumi diam ♫ ♫ Seperti mata bintang ♫ Apa yang sedang kau lakukan?
10:26
♫ Setiap ekspresi wajahmu ♫ Aku terbuai oleh suara Xu Qian. Aku pikir kau terbuai dalam kecemburuanmu sendiri. ♫ Hati ♫ Jangan menyangkalnya. ♫ Dari satu bintang ♫ ♫ Ke yang lainnya ♫ Apa itu? Dengarkan lagu ini. ♫ Air mata seperti kristal ♫ ♫ Tenggelam di lautan bintang ♫ ♫ Melanjutkan lintasannya ♫ Sungguh lagu yang bagus. Aku harus memeriksanya. Kau benar-benar memiliki penyakit akibat kerja. Mengapa kau tidak mengirim pesan langsung ke Xu Qian? Aku tidak akan melakukannya. Aku sudah membuat batas dengan mereka. [Mimpi di Bawah Langit Malam, Yi Jin] Itu Yi Jin. Aku tahu itu. Dia tidak mempostingnya di halamannya lagi untuk memberikan pratinjau kepada penggemar. [Tangga Lagu] Kini lagunya ada di peringkat kedua di tangga lagu. Ini akan membuat Lin Yang ini terkenal. Yi Jin-mu lagi. Orang macam apa Yi Jin itu?
11:35
Dengan sebuah lagu, dia membuat Xu Guan Chun terkenal dalam semalam. Tapi tidak ada yang tahu siapa dia. Kali ini, dia bekerja dengan pendatang baru. Itu terlalu misterius. Apakah kau pikir dia seorang penulis? Atau guru bahasa? Atau, dia adalah seorang cabul. Kau yang cabul. Jangan menghina idolaku. Aku memujinya. Dia adalah orang cabul yang tak menarik perhatian. Pernahkah kau menemukan orang yang memuji orang lain dengan cara itu? Kau mau aku pukul? Kau mau? - Baik. Berhenti memukulku. - Berhenti berlari. Kemari. Susu ada di tingkat pertama. Buah-buahan di tingkat kedua. Air minum ada di sampingnya. Terima kasih. Jika kau sungguh ingin berterima kasih kepadaku, tulislah lagu lain untuk Xu Guan Chun sebagai gantinya. Kau memberikan lagu Mimpi Di Bawah Langit Malam kepada pendatang baru Lin Yang. Pihak Xu Guan Chun tidak senang dengan hal itu. Dia bahagia atau tidak, itu tidak ada hubungannya denganku. Mimpi di Bawah Langit Malam sekarang mengejar lagu baru Xu Guan Chun. Mereka mengalami kesulitan dalam publisitas. Mereka pikir kita menyerang mereka. Aku mencoba menjelaskan kepada mereka bahwa suaranya tidak cocok dengan lagu itu. Tapi mereka tidak bisa mengerti. Mereka pikir kita hanya memberinya alasan. Ini adalah masalah yang harus diselesaikan oleh perusahaan. Nian Qin. Bukankah kau bersikap tidak masuk akal? Kau beruntung aku tahu temperamenmu. Orang lain akan marah padamu.
13:58
Aku masih punya pekerjaan. Aku pergi sekarang. Wu Yan. Mari kita makan malam bersama malam ini. Aku akan mengundang Wei Hao. Aku punya urusan. Kalian berdua pergilah saja. Wu Yan. Aku ingin berbicara denganmu. Kau tidak perlu. Aku memperlakukanmu sebagai teman terdekatku. Jauh lebih baik daripada aku memperlakukan Wei Hao. Tapi karena kau tidak pernah ingin berbicara kepadaku sebelum kalian berdua ingin bersama, tidak ada yang perlu dibicarakan sekarang atau di masa depan. Wu Yan. Kami tidak... Jadi, apakah Wei Hao pernah menyukaimu? Mengapa kau menanyakan hal itu juga kepadaku? Aku akan mengubah pertanyaannya. Apa dia pernah bilang dia menyukaimu? Kami tumbuh bersama. Kami sudah bersama selama berabad-abad. Kami seperti pasangan tua. Pernahkah kau melihat pasangan tua mengatakan bahwa mereka saling mencintai setiap hari? Jadi, Wei Hao tidak pernah benar-benar mengatakan secara eksplisit bahwa dia menyukaimu. Tidak wajib mengucapkannya. Lihat. Di masa lalu, dia selalu membelikanku sarapan atau pergi berbelanja denganku. Ketika gerbang asrama ditutup, dia akan menjemputku dengan sepedanya. Bukankah ini ekspresi menyukai seseorang? Lalu, pernahkah kau mengatakan bahwa kau menyukainya? Kau mungkin berpikir bahwa pengakuan adalah ritual yang tidak berarti. Namun, hubungan yang jelas didasarkan pada hal itu. Jika kalian berdua tidak mengatakannya
16:32
kau akan menebaknya sampai cinta kalian mati. Aku... Jika kau membutuhkan kata-kata untuk meyakinkan bahkan setelah bersama satu sama lain untuk waktu yang lama, bukankah itu hanya membuang-buang waktu bersama? Sekarang semuanya benar-benar sia-sia. Kalau begitu, aku bisa merelakan semuanya dan menikahi Yi Jin. Aku sangat senang. Menangis saja jika kau mau. Kenapa aku harus menangis? Jika hidup baruku baru saja dimulai? Pesan grup dari stasiun radio. Aku sekarang berjalan menuju jalan mewujudkan impianku. Aku harus fokus. Tidak ada waktu untuk cinta sekarang. Seorang gadis cantik mengeklaim dia adalah komposer dan penulis lirik Yi Jin. Dia mengungkapkan hubungannya dengan bintang musik Xu Guan Chun. Astaga. Ini... Yi Jin adalah seorang gadis? Mengapa berita palsu itu tiba-tiba muncul? Aku minta maaf kepadamu karena harus bekerja lembur untuk ini. Terima kasih. Perusahaan rekaman akan merilis pemberitahuan resmi nanti malam untuk mengklarifikasi bahwa gadis itu memalsukan identitas. Tapi Xu Guan Chun terlalu populer akhir-akhir ini. Aku khawatir kita tidak bisa menghentikan berita palsu ini menyebar. Semua orang hanya akan tertarik pada gosip. Yi Jin palsu akan meninggalkan bekas. Aku benar-benar penasaran. Seorang gadis mengeklaim bahwa dia adalah Yi Jin.
18:08
Apakah kau tidak cemas sama sekali? Tutup matamu. Ini adalah duniaku. Itu tidak memiliki sedikit kekacauan. Aku hanya menulis lagu yang ingin aku tulis. Tidaklah penting siapa Yi Jin itu. Apakah itu benar-benar tidak penting? Pada waktu itu, apakah kau juga menutup matamu seperti ini dan mengatakan pada dirimu bahwa itu tidak penting? Itu sudah terlambat. [Mengapa aku menyebut diriku Yi Jin?] [Yixiyijin, satu malam dan satu hari. Itu mewakili ambiguitasku] [tapi kisah cinta yang mengharukan.] [Yiguyijin, yang lama dan yang baru] [Itu mewakili dampak dan interaksi pemikiran] [antara pendidikanku dalam studi tradisional Cina] [dan pendidikan tinggiku di luar negeri.] [Dua ide ini digabungkan dengan kata Yi Jin.] Itu menjijikkan. Ini pasti palsu. Mengapa kau amat kesal dengan itu? Bagaimana dengan laporan reflektifmu? Kau mengatakan kepadaku sebelumnya bahwa kau ingin mengundang Yi Jin untuk wawancara, tapi itu tidak pernah terjadi. Kenapa dia tiba-tiba ingin datang? Dia palsu. Palsu? Bagaimana bisa? Dia benar-benar palsu. Aku bisa menjamin itu. Yi Jin yang asli... Aku akan meminta Yi Jin yang sesungguhnya untuk datang ke acara kita. Baik. Aku akan menunggunya. Jika kau tidak bisa melakukannya, Aku harus menerima bahwa kau hanya memberi alasan. [Alasan aku tidak mengumumkan identitas asliku] [bukan tentang tetap rendah hati.] [Itu karena aku mencintai hidupku.]
20:21
[Hidup sebagai figur publik] [merupakan beban yang terlalu berat.] [Namun] [aku memang menulis lagu pertamaku, Jatuh] [sebagai tanda cinta kami.] [Itu dari sudut pandang laki-laki.] [Nie Xi] [Dia memberitahuku perasaannya] [saat dia pertama kali melihatku.] [Saat pertama kali kami bertemu di pantai.] [aku tersentuh] [jadi, aku menulis lagu ini untuknya.] [Tapi dia sekarang menyangkal segalanya.] [Dia bahkan menyangkal bahwa aku adalah Yi Jin.] Nona Xi mengatakan direkturnya telah memerintahkan untuk mengundang Yi Jin palsu untuk wawancara. Dia berada dalam situasi yang canggung sekarang. Aku tahu kau tidak peduli. Tapi Nian Qin, bisakah kau setidaknya mengunjungi stasiun sekali? Setidaknya beri tahu mereka bahwa kau bukan seorang gadis dan kau tidak ingin melakukan wawancara. Nie Xi adalah sahabatku. Bisakah kau melakukan ini untukku? [Tamu musik esok hari adalah orang penting yang misterius] Kau fokus kepada hal apa? Aku memeriksa apakah ada selebriti yang datang ke stasiun kami. Biasanya ketika seorang selebriti datang, mereka mengumumkannya di Weibo. Tapi kali ini sangat aneh. Aku bertanya kepada Nona Fang Fang dan yang lainnya tentang tamu di acara yang akan datang ini, tapi mereka juga tidak tahu. Kita tak ada kelas besok. Kau bisa memeriksanya ke sana. Bagaimana kabar Yi Jin-mu? Aku tidak tahu siapa yang harus dipercaya.
21:46
Jika perusahaan rekaman mengatakan gadis itu palsu, lalu di mana Yi Jin yang asli? Itulah mengapa aku percaya gadis itu. Siapa yang mau membuat rumor seperti itu? Perhatikan. Besok pagi pukul delapan, tolong berkumpul di aula kuliah gedung utama. Dosen Pembimbing akan mengumumkan pengaturan tentang masalah magang. Ini tentang magang lagi. Tolong tanda tangani kehadiranku kalau begitu. Kau benar-benar mencurahkan seluruh hatimu ke dalam karier stasiun radio itu. Aku menyayangimu. [Cacat di usia yang begitu muda.] [Yu Xiao Lu menelepon.] Aku akan naik sendiri. Kau tidak perlu turun. Kolom pertama bagian dalam di sebelah kiri. Baris kedua dari atas. Aku mendapatkannya. [Itu dia.] [Dia buta?] [Matanya bagus.] Apakah kau memerlukan bantuan? Tidak, terima kasih. [Kolom pertama bagian dalam di sebelah kiri.] [Baris kedua dari atas.] [Aku merasa seperti pencuri.] [Cheng Yin] Cepat kembali, Pak Zhao bilang jika kau tak kembali sebelum kelasnya selesai kau akan tak lulus, bergegaslah. [Lantai tujuh.] [Aku benar-benar tidak ingin pergi.] Halo? Nona Fang Fang. Aku harus kembali ke kampus.
25:41
[Lantai sepuluh.] - Tuan Su. - Nian Qin. Aku akan mengikuti Xiao Lu. Baik. Silahkan lewat sini. Wawancara kerja, wawancara pascasarjana, dan wawancara pegawai negeri adalah tiga kategori utama. Beberapa murid telah menghubungi organisasi untuk magang. Ada pun sisanya, universitas telah mengatur dua organisasi untuk magang. Satu kelompok akan pergi ke penjara keamanan tinggi. Yang lain akan pergi ke sekolah pendidikan khusus. Aku mendengar kau akan pergi ke penjara keamanan tinggi. Kau dapat melihat-lihat. Apa itu keamanan tinggi? Semua narapidananya adalah penjahat yang dihukum selama lebih dari 50 tahun. Maksudmu pembunuh? Bukan hanya itu. Pengedar narkoba, penyelundup atau penculik juga. Apakah kau ingin bergabung denganku? Tidak, terima kasih. Kau gadis manja. Nanti aku ceritakan cerita horornya. Sang Wu Yan. Kau berencana pergi ke mana? Sekolah pendidikan khusus. Untuk yang lainnya, berikan nama kalian ke ketua kelas. Sang Wu Yan. Ikut denganku. Aku... Baik. [Selamat pagi semuanya.] [Ini adalah Studio Golden Hits] [di 27.1 FM.] Kemarin kami telah memberikan pratinjau bahwa Tamu misterius akan datang di acara hari ini. Di studio kami sekarang adalah penulis lagu dan lirik terkenal Yi Jin. Halo semuanya. Aku Yi Jin.
27:24
Yi Jin. Aku memiliki pertanyaan untukmu. Dua hari yang lalu, seseorang mengaku sebagai dirimu di internet. Ada keributan besar tentang ini. Mengapa kau tidak maju untuk mengklarifikasinya? Setiap orang berhak atas pendapatnya sendiri. Aku tidak peduli dengan cara mereka berpikir. Mengapa kau memutuskan untuk menulis lagu? Apakah kau bermimpi menjadi penulis lagu ketika masih muda? Aku hanya suka musik. Aku tidak pernah memikirkannya saat itu. Menghadapi begitu banyak penggemar musik, kenapa kau sengaja memilih untuk menghindari publik? Untuk menjaga hidupku tetap pribadi. Apakah ini satu-satunya alasannya? Ini adalah satu-satunya alasan. Kalau begitu, aku sangat ingin tahu tentang mengapa kau memilih untuk menerima undangan wawancara ini? Aku merasa telah melakukan kesalahan pada laguku. Agar lagu dapat didengar di jalan, itu adalah kegagalan di pihakku. Katakan padaku mengapa kau terlambat. Apa yang kau pikirkan? Apakah kau berencana untuk melanjutkan studi pascasarjana? Tidak, aku tidak mau. Aku juga tidak berencana untuk menjadi psikoterapis. Aku lebih suka bekerja di stasiun radio. Aku sangat yakin akan hal ini. Namun, jika kau pergi untuk studi pascasarjana, kau tidak harus menjadikannya sebagai kariermu. Kau bisa memilih jalur akademik seperti ayahmu.
28:55
[Bisakah kau cepat selesai bicara?] [Mudah-mudahan aku masih bisa mendengar sebagian kecil darinya.] Bahkan jika kau pergi untuk studi pascasarjana, kau masih bisa bekerja paruh waktu di stasiun radio. Tuan dan Nyonya Sang sangat berharap kau dapat kembali melanjutkan studi pascasarjanamu. Aku tahu kau memiliki cita-cita. Aku benar-benar mengerti dan mendukungmu. Tapi setidaknya kau harus memikirkan harapan orang tuamu. Pak Zhao. Aku telah memutuskan untuk menjadi penyiar radio profesional dan aku berencana untuk mencapai kesuksesan dalam hal ini. Aku telah mengambil keputusan. Wu Yan. Apakah kau benar-benar akan mempertaruhkan masa depanmu? Aku ingin bertaruh di jalur yang merupakan pilihanku. Jika kau tidak memiliki urusan lain, aku akan kembali sekarang. Aku belum selesai. Magang itu sangat penting. Ini akan secara langsung mempengaruhi kelulusanmu. Aku akan bekerja keras selama magang. Selamat tinggal, Pak Zhao. Benar, Pak Zhao. Tentang rencanaku, aku ingin memberi tahu kepada ayahku secara pribadi. Bisakah kau... Jangan khawatir. Terima kasih, Pak Zhao. Selamat tinggal, Pak Zhao. [Untuk pertanyaan terakhir] [ini pertanyaan pribadiku sebagai penyiar.] Apakah kau memiliki preferensi ketika kau mendengarkan radio? Aku tidak suka ketika seseorang meminta lagu yang aku tidak suka.
30:34
[Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuan Yi Jin] [karena datang di acara hari ini.] [Terima kasih.] [Sama-sama.] Itu... Itu Yi Jin? Apa yang Pak Zhao katakan? Itu Yi Jin. Apa yang kau bicarakan? Tahukah kau siapa tamu di acara radio kita hari ini? Itu adalah Yi Jin. Jika aku di stasiun, aku bisa bertemu Yi Jin. Aku melewatkan kesempatanku untuk bertemu Yi Jin. Ini adalah kutukan dari takdirmu. Aku berbelasungkawa kepadamu. Turut berduka cita... Kau tidak perlu meminta maaf. Kita semua memiliki kesulitan sendiri di bisnis ini. Skandal itu seperti rawa. Tidak mudah untuk membersihkan namamu. Aku akan memberi tahu dia. Jangan khawatir. Dia menghubungi kita untuk ini. Dia terdengar tulus. Lain kali... Kami akan membicarakannya ketika itu datang. Baik. Aku akan mengatarmu ke sekolah. [Sekolah Pendidikan Khusus Xiamen] Anak-anak, kita tahu bahwa Huruf Braille Mandarin terdiri dari suara vokal dan konsonan. Keduanya bergabung menjadi karakter Mandarin. Dua sampai tiga karakter Mandarin membuat frase. Frase disusun menjadi kalimat yang utuh.
32:39
Selain itu, di antara beberapa frasa, kita perlu melakukan kelanjutan segmen kata. Hari ini, kita akan berlatih kelanjutan segmen kata untuk angka. Guru Su. Xiao Wei. Dua belas adalah angka. Ingatlah untuk melakukan lanjutan. Aku mengerti. Gadis pintar. Baik. Kelas selesai. Berdiri. Selamat tinggal, Guru Su. Selamat tinggal. Guru Su. Apakah aku mengenalmu? Aku pikir kau tidak. Apakah kau memerlukan bantuan? Apa... kau butuh bantuan? Kita pernah bertemu di stasiun radio. Ya, di dalam lift. Aku guru magang baru. Aku Sang Wu Yan. Bagaimana denganmu, Guru Su? Su Nian Qin. Nian Qing? - Nian Qing? - Nian Qin. Q, I, N. Su Nian Qin. Guru Su, apakah kau tahu di mana kantor direktur sekolah? Aku akan mengantarmu ke sana. Baik. Pelan-pelan. Pelan-pelan, pelan-pelan. Pelan-pelan, pelan-pelan.

DOWNLOAD SUBTITLES: