MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP16 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP16 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 552

Number of words: 2572

Number of symbols: 14917

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 16= Aku seumur hidup ini sudah berusaha keras. Tak bersalah pada langit… …dan tak bersalah pada semua saudara. Sekarang,… …aku dijebak oleh seseorang, tak bisa membela diri. Aku tak merasa bersalah. Baik percaya atau tidak, tak berguna untuk dijelaskan. Benar, kakakku tak bersalah. Jika kalian tak percaya,… …kita bicarakan dengan pedang. Ayo! Kepala dan nyawaku ada di sini. Datang saja merebutnya. Hari ini, aku akan sehidup semati dengan Kakak. Aku tak percaya kalian orang tak berguna ini… …bisa meratakan Ikatan Lima Danau! Sehidup semati dengan Pemimpin! Sehidup semati dengan Pemimpin! Baik.
03:11
Biarkan pedang yang berbicara. Ingin menekan orang dengan kekuatan. Tak pernah dengar kejahatan tak bisa mengalahkan kebaikan? Ada begitu banyak pahlawan di sini,… …apakah akan takut Ikatan Lima Danau? Anakku mati di tangan Lembah Hantu. Untuk apa aku tetap hidup? Gao Chong, kau sungguh licik. Aku akan membunuhmu! Kakak Seperguruan! Paman Guru, kita sungguh diam saja? Paman Guru, masalah ini sangat mencurigakan. Kulihat Pemimpin Gao memang dicelakai orang. Ayah tidak ada. Bukankah seharusnya kita… Maju! Ayo pergi. Paman Guru! Bukankah Sekte Pedang Qingfeng berteman baik dengan Gao Chong? Sungguh tak sangka. Tak sangka mereka duluan melarikan diri. Kenapa Gao Chong masih tak bertindak? Sudah seperti ini, untuk apa lagi kau pura-pura. Tidak, aku tak akan salah. Gao Chong pasti ada rencana lain. Semuanya serang bersama! Serang! Balaskan dendam Guru! Serang! Serang! Guru. Ikut aku. Lepaskan dia! Siapa kamu? Jika bukan pembela Gao Chong, kubantu kau tolong Tuan Muda Zhang. Aku leluhurmu! Kamu!
06:46
Serang! Chengling, hati-hati! Kau baik-baik saja? Kakak! Paman Gao! Paman Gao! Chengling. Bawa Chengling pergi. Bawa Chengling pergi. (Tugu Lima Danau) Tidak! Shan'er! Semuanya hentikan! Semuanya hentikan! Hentikan! Kak, hentikan, semua sudah berlalu. Aku mohon padamu. Serahkan saja Kunci Giok Biru. Kakak ke-2, apa yang kau katakan? Adik ke-5. Kau masih tak mengerti? Apakah kau sedang membantunya? Kau sedang mencelakainya! Gao Chong! Kau mati karena perbuatanmu sendiri. Ikatan Lima Danau dilibatkan olehmu. Nama baik ratusan tahun sudah hancur. Apakah kau ingin begitu banyak orang mati karena kesalahanmu? Cepat serahkan Kunci Giok Biru! Benar, serahkan Kunci Giok Biru! Diam! Sejak kapan orang berengsek sepertimu bisa menyalahkan kakakku? Begitu banyak bukti. Semua yang di sini tentu bisa menyalahkannya. Tetua Huang.
11:29
Geng Pengemis selalu menepati janji. Kuharap hari ini kau bisa jadi saksi. Asalkan kakakku menyerahkan Kunci Giok Biru,… …maka biarkanlah dia hidup. Aku bersedia melepaskan hartaku dan mengikutinya jadi biksu. Kelak tak akan mengurus masalah dunia persilatan. Tetua Huang, kumohon padamu. Adik ke-2. Jangan berlutut pada orang seperti dia. Berdiri! Kakak. Tugu Lima Danau sudah runtuh. Ikatan Lima Danau sudah akan pisah. Jangan lagi begitu bersikeras. Pikirkanlah Xiaolian. Apakah kau ingin dia hidup dengan kesalahan kita? Adik ke-2. Berdiri. Aku turuti kata-katamu. Akan ku… Akan kuberikan Kunci Giok Biru pada mereka. Kakak, tidak boleh! Adik ke-5, jagalah anakku. Biarkan dia… Biarkan dia hidup seperti orang biasa. Kakak. Tidak boleh. Adik ke-5. Kalian semua… …mengeluarkan banyak rencana… …hanya ingin aku menyerahkan Kunci Giok Biru. Iya, 'kan? Aku dicelakai orang hingga tak bisa menyangkal.
14:15
Hari ini Gao Chong memutuskan hubungan dengan Ikatan Lima Danau. Kuperjelas di sini. Kunci Giok Biru ini mencelakai dunia. Untuk mengatasi bencana ini,… …hari ini aku… …akan menghancurkannya! Jangan! Tidak! (Gao Chong) -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! Jangan, Guru! Paman Gao! Paman Gao! Guru! Chengling! Paman Gao! (Sekte Yueyang) -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! -Guru! Paman Gao! Paman Gao!
16:56
Guru, Anda yakin tak ke Rapat Besar Pahlawan… …langsung kembali ke kediaman? Hari ini semua pendekar ikut rapat. Ini saatnya kita menunjukkan diri. Keadaan sehebat ini, kenapa Guru tak hadir? Lagi pula, hubungan Anda dan Pemimpin Gao sebaik ini. Bukankah kita harus… Diam! Aku bilang kembali ke gunung. (Pengelola Sekte Pedang Qingfeng, Mo Huaiyang) Chengling, makanlah dulu. Terima kasih, Guru. Oh iya, Guru. Mana Paman Wen? Makanlah dulu. Dia ada di luar. Aku temui dia. A-Xu. Aku ini orang jahat, 'kan? Jika hati mengarah ke kebaikan, berarti bukan orang jahat. Apa hanya kau yang bisa menjebak orang? Begitu dijebak orang lain, kau sudah seperti mau mati saja. Tak berguna. Lebih payah dari muridku itu. Kali ini aku termasuk salah besar. Dengan senang melihat kesialan orang lain,… …tak sangka… …aku juga bagian dari rencana ini. Menurutmu,… …apakah aku termasuk melakukan kesalahan orang pintar? Kau sungguh pandai membanggakan diri. Ini termasuk melakukan kesalahan orang bodoh. Tuan Zhou, kau cerdas.
19:57
Kau sudah memahaminya? Masalah ini saling berkaitan. Pasti ada dalang yang merencanakannya. Bahkan tak hanya satu orang. Sementara ini aku… …masih tak memahami tujuan sebenarnya dari orang ini. Bukankah demi Kunci Giok Biru? Tak hanya itu. Bagaimanapun kali ini Gao Chong sudah hancur. Ikatan Lima Danau juga sudah lenyap. Belum tentu. Dibandingkan dengan Gao Chong,… …Zhao Jing mundur di saat paling penting. Berpura-pura lemah untuk menjauhkan dirinya dari masalah ini. Aku ingat di catatan Tianchuang… …Zhao Jing selain punya julukan Sai Mengchang,… …satu lagi adalah Zhao Xuande. Saat itu tak kupedulikan. Sekarang, jika dipikir lagi,… …perbuatannya dengan cara menangis untuk mendapat perhatian orang,… …sungguh seperti julukannya. Zhao Xuande.[*Xuande, moral palsu] Julukan dari siapa? Sungguh jahat. Hampir sepadan denganmu. Aku jahat? Tuan Baik Wen. Aku termasuk menghargaimu. Benarkah? Kenapa aku tak tahu? Kebenaran sulit didapat, rencana sulit dijalankan. Seberusaha apa pun seseorang… …untuk membuat sesuatu menjadi stabil,…
21:30
…rencana manusia tetap tak bisa mengalahkan takdir. Ingin menebak rencana rahasia itu,… …terlalu mudah. Mungkin karena penolakan sesaat, juga mungkin karena hujan. Sehebat apa pun rencana itu, tetap saja akan digagalkan. Asalkan terus memilahnya dengan sabar,… …pada akhirnya… …pasti akan menemukan orang itu. Jadi, rencana bagus yang sesungguhnya,… …bergerak saat diuntungkan, berubah saat diperlukan. Yang perlu dalang itu lakukan adalah menepati sasaran… …dan memberi sedikit dorongan. Hati manusia sulit ditebak. Namun, sifat manusia mudah ditebak. Tak pernah puas adalah sifat asli manusia. Ini adalah kenyataan yang tak bisa dipungkiri. Lao Wen. Jangan mengira kau sudah mengerti sifat manusia. Pertama-tama Empat Pendekar Anjie, lalu Gao Chong. Apa kesalahanmu belum cukup banyak? Keras kepala yang berlebihan hanya akan menyesatkanmu. Sifat manusia memang serakah dan suka melawan. Namun, tetap ada kepercayaan dan kesetiaan. Sebenarnya apa yang kau mau? Jika kukatakan, kau akan membantuku?
23:06
Jika kau katakan, aku baru bisa membantumu. Aku mau… Aku mau mereka yang tak harus ada di dunia… …kembali ke neraka delapan belas tingkat. Dengan kekuatan hebat Gao Chong, dia bisa saja melarikan diri. Tak sangka begitu Tugu Lima Danau runtuh… …dia malah mati untuk menebusnya. Dia sudah mati,… …bukankah semuanya jadi gagal? Ayah Angkat, Anda sungguh memperhitungkan semuanya. Begitu memahami manusia. Orang keras mudah dijatuhkan, orang hebat mudah difitnah. Yang ditanggung Gao Chong sudah menekannya terlalu lama. Rencanaku ini juga sudah menemaninya 20 tahun. Yang menjatuhkannya adalah bagian terakhir itu. Sekarang baguslah. Aku, Zhao Jing mengakhirinya dengan sempurna. Sayangnya… …ada yang kurang sempurna. Apa lagi yang kurang sempurna? Dari semua rencanaku, aku malah tak sangka… …Tetua Huang akan merencanakan… …Tao Hong dan Lv Liu untuk menculik Gao Xiaolian. Xie'er sudah mengutus orang mengejarnya. Ayah Angkat, apakah Gao Xiaolian perlu dibunuh?
25:08
Tidak boleh. Aku ingin dia hidup. Bahkan ingin dia hidup dengan baik. Sekarang dia adalah kartu hidup. Dia hidup semakin baik,… …maka akan semakin menunjukkan kebaikanku. Baik, Xie'er akan menurutimu. Kali ini kau sudah berjasa besar. Jika bukan kau memakai teknik hipnosis… …membuat Deng Kuan kehilangan akal sehatnya,… …ingin menjatuhkan Gao Chong bukanlah hal mudah. Lihatlah murid-murid Gao Chong, semuanya begitu setia. Terutama Song Huairen itu. Aku begitu tertarik padanya,… …tapi tak sangka dia jadi mata-mata dua pihak. Dulu sudah kubilang, dia ini bukanlah orang baik. Ayah Angkat malah tak percaya. Kau menerimanya sebagai anak angkat. Kau bertengkar denganku karena hal ini,… …bahkan marah padaku. Bagaimana? Sekarang sudah lihat, 'kan? Yang kukatakan benar, 'kan? Raja Xie, ternyata kamu, mengejutkanku saja. -Ayah Angkat memintamu datang? -Benar. Serahkan Kunci Giok Biru padaku. Tunggu. Kau punya perintah tertulis dari Ayah Angkat? Aku sudah datang sendiri. Masih perlu surat apa?
26:57
Ini masalah penting, tak boleh lalai. Ayah Angkat hanya memintaku menculik barang ini,… …tapi dia tak pernah minta untuk serahkan padamu. Kau bilang apa? Tak ada surat. Aku tak bisa serahkan barang ini. Kita adalah kepercayaan Ayah Angkat. Sudah seharusnya… Sudahlah, kau pergi saja. Sudah seharusnya… …hanya boleh satu yang hidup. Rencanaku… …tak bisa dikotori orang lain. Cukup aku seorang saja yang melakukan hal besar. Yang kukatakan benar, 'kan? Untung saja aku membunuh Song Huairen. Jika tidak, Kunci Giok Biru dan rencanamu akan gagal. Baik, baik, aku yang salah. Xie'er, maaf. Kelak Ayah Angkat hanya punya kamu saja sebagai anak. Mana kunci giok birunya? Ini adalah kepercayaan Ayah. Aku selalu membawanya. Xie'er. Nyawa Ayah sudah diserahkan padamu. Kau adalah satu-satunya kepercayaan Ayah. Satu hal lagi yang harus kau lakukan. Katakan saja, Ayah. Mu Siyuan Si Dungu ini harus diatur dengan baik. Kelak masih bisa dimanfaatkan.
28:57
Mu Siyuan Si Dungu ini,… …ilmu bela dirinya biasa, dia juga lamban. Tampangnya juga jelek. Untuk apa menahannya? Xie'er. Coba bayangkan sekumpulan kambing. Kebiasaan kumpulan kambing adalah terus bersama. Begitu ada seekor kambing yang membawa jalan,… …kambing dungu lain juga akan mengikutinya. Meski itu mengarah ke sarang serigala. Ikatan Lima Danau adalah kumpulan kambing itu. Sedangkan Mu Siyuan… …adalah kambing yang kupilih untuk membawa jalan. Aku selalu tak berpandangan jauh seperti Ayah Angkat. Intinya… …kelak aku akan menuruti Ayah. Asalkan kita satu hati,… …seluruh dunia beserta isinya dan dunia persilatan ini… …akan jadi milik kita. Murid Qin Huaizhang. Ilmu bela dirimu payah, tapi kau lari dengan cepat. Sulit menemukanmu. Senior, kita bertemu lagi. Bertemu lagi? Aku terus mengejarmu. Hanya saja dia sulit sekali dihadapi,… …membuatku tertahan dan kehilangan jejakmu. Guru. Chengling, ini adalah Senior Ye Baiyi. Senior, ini muridku Chengling.
31:04
Terlihat lugu. Generasinya semakin payah saja. Selugu apa pun anak kami,… …juga lebih baik dari iblis tua yang tak berbicara bahasa manusia. Anak kalian? Kenapa? Kau juga orang Desa Empat Musim? Lepaskan aku! Siapa di dalam itu? Kau berharap siapa? Kamu. Berarti orang yang kau harapkan itu tak di sana. Sudahlah. Kau ini sangat tak tahu malu, iblis bermuka katak. Sungguh tak tahu diri, berani ribut denganku, keluar. A-Xu, jangan menahanku. Tunggu, tunggu. Ayo. Sudahlah. Senior Ye, lihatlah, di luar hujan. Bisakah bertarung saat langit cerah? Lao Wen. Lepaskan aku! Lepaskan aku! Anak Lugu, kau kira siapa yang di dalam? Kukira Kak Xiaolian. Chengling. Mereka ingin menemukan Kunci Giok Biru pada Nona Gao. Asalkan masih ada hal ini, mereka tak akan melukainya. Kita masih ada waktu untuk mencarinya lagi. Aku hampir lupa. A-Xu masih punya menantu murid di luar sana. Sudah pasti harus ditolong. Ketua Long. Saudara Huang. Bagaimana keadaannya? Sungguh sial. Sia-sia saja. Dasar. Untung saja ada gadis tengik ini. Lebih baik bawa dia untuk bicara dengan Zhao Jing….
32:43
…atau kita permainkan dulu Shen Shen yang dungu itu. Sebenarnya Kunci Giok Biru ada di tangan siapa? Tak ada. Tak ada? Sebelum dia mati,… …dia bilang Kunci Giok Biru sudah dia hancurkan. Aku tak percaya. Namun, sungguh tak ada di tubuhnya. Bagaimana mungkin tak ada? Untuk apa kita melakukan ini semua? Bagaimana dengan jasadnya? Direbut Ikatan Lima Danau? Jasadnya. Mana ada jasad yang lengkap lagi. Sudah dihancurkan orang-orang gila itu. Namun, memang tak ada Kunci Giok Biru. (Paviliun Chongwu) Adik ke-5! Adik ke-5! Adik ke-5! Adik ke-5, kau mau ke mana? Kakak baru meninggal. Kau mau tinggalkan semuanya padaku? Untuk apa aku tetap tinggal? Aku malu untuk tinggal. Jika bukan aku yang membuat masalah,… …Kakak tak akan… Adik ke-5, sekarang persaudaraan lima marga… …hanya tersisa kita berdua.
34:14
Jika kau pergi,… …Ikatan Lima Danau sungguh akan pecah. Xiaolian masih ada di luar. Sebelum meninggal Kakak memintaku… …untuk membawa Xiaolian kembali dengan selamat. Semuanya sedang berusaha mencarinya. Yaozhi juga sudah pergi mencarinya. Dengarkan aku, jangan pergi. Ikatan Lima Danau tak bisa tanpa pemimpin. Tetaplah tinggal. Aku pergi,… …lebih baik daripada tinggal. Jika aku bisa menemukan Xiaolian, aku akan membawanya ke Gunung Dagu. Kami tak akan kembali ke tempat ini lagi. Kakak ke-2. Ikatan Lima Danau… …kuserahkan padamu. Aku tak berguna. Maaf. Ayah Angkat biarkan dia pergi begitu saja? Kunci Giok Biru… Gao Chong si licik ini sudah tahu. Dia menebak akan ada masalah di Rapat Besar Pahlawan. Dia takut Shen Shen tak bisa melindungi diri… …sehingga dia menyimpan semua Kunci Giok Biru. Tak peduli asli atau palsu,… …izinkan aku ikuti dia dan membunuhnya. Tidak boleh. Aku ingin Shen Shen hidup. Jika kau asal bertindak, jangan salahkan aku bertindak kejam. Baik. Kau harus maklumi usahaku.
36:12
Aku sudah menahannya begitu lama. Sekarang, hampir tiba saatnya aku bisa bernapas lega. Jika tak ada orang lain yang menjadi saksi,… …bukankah semua yang kulakukan ini menjadi tak ada artinya? Xie'er melihat usaha Ayah Angkat selama ini. Kau tidak termasuk. Kau dan aku adalah keluarga yang satu hati. Tak termasuk orang lain. Ini. Ini adalah daftar nama orang yang harus diatasi. Caranya harus sangat kejam. Jangan biarkan ada yang hidup. Xie'er, aku ingin kau tahu… …yang mengelabui manusia bukan hanya keserakahan. Kalau begitu apa? Mohon bimbingan Ayah. Melainkan ketakutan. Murid Qin Huaizhang, kau punya makanan? Senior, aku punya nama. Terserah aku mau memanggilmu apa. Untuk apa banyak bicara. Senior benar. Benar. Mana makanannya? Apa ini? Ini makanan manusia? Chengling. Di rumahmu ada 14 buku penjelasan kata-kata, 'kan? Ada, mungkin ada. Kalau begitu, lukisan wajah untuk orang yang sangat… …menyebalkan itu seperti ini, 'kan? Sebelumnya aku pernah dengar,…
38:09
…seseorang terus meminta kebenaran. Sudah dipermainkan orang, masih tak sadar diri. Kenapa masih berani asal bicara di sini? Bocah. Di dalam buku penjelasan keluargamu,… …lukisan wajah untuk orang konyol itu seperti ini, 'kan? Mau kebenaran? Kau kira kebenaran itu kelinci? Diam di sini menunggu kelinci menabrak pohon? Kau sudah cari kebenarannya? Kau tahu cari ke mana? Kau bisa temukan? Kamu! Mohon bimbingan Senior. Kau kira Gao Chong jauh-jauh mendatangkan bocah ini… …untuk mengatakan beberapa hal tak berguna saja? Saat ayahnya jadi Ketua Long, mereka bisa disebut sebagai pemain. Sekarang kata "Ketua Long" ini sudah tak lagi bernilai. Apa gunanya bocah jelek ini? Iblis Tua, jangan basa-basi lagi. Untuk apa kau menangkapnya? Diamlah, Dungu! Dia adalah sebuah kunci. Kunci? Bukankah kau ingin tahu… …masalah 20 tahun lalu tentang Rong Xuan dan Kunci Giok Biru? Paviliun Longyuan adalah kunci masalah-masalah itu. Untuk apa aku ingin tahu masalah Rong Xuan dan Kunci Giok Biru? Saat kau hidup seusiaku ini, kau akan tahu. Terkadang ingin tahu keinginan seseorang itu… …bukanlah hal yang sulit.
40:11
♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪ ♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪
41:27
♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪ ♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: