【FULL】Lucky's First Love EP02 (Starring Bai Lu, Xing Zhaolin) | 世界欠我一个初恋 | 白鹿 邢昭林 | iQiyi

【FULL】Lucky's First Love EP02 (Starring Bai Lu, Xing Zhaolin) | 世界欠我一个初恋 | 白鹿 邢昭林 | iQiyi

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 799

Number of words: 4085

Number of symbols: 23514

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
01:53
Lucky's First Love Episode 2 Kau mau makan popcorn? Sudahlah, terlalu banyak orang. Filmnya sudah akan mulai. Tidak apa-apa, bukankah waktu datang sudah dibilang? Menonton film tanpa popcorn itu tidak terasa menjiwai. Kenapa dingin, ya? Aku sudah bilang tadi beli yang baru dimasak. Beli lagi. Ayo kita pergi. Harus antri ulang lagi. Ayo, ayo, ayo. Setelah lampu dipadamkan, rasanya adegan yang seru akan dimulai. Sudah lama aku tidak merasakannya. Kau sudah lama tidak ke bioskop? Bukan begitu. Permisi, permisi. Direktur Xia, sesuai permintaanmu, aku menggantinya dengan sebungkus popcorn yang baru matang. Akhirnya kau muncul juga, ya? Apakah kau tahu? Aku sudah menunggumu di bandara selama satu jam. Kau sudah putus dengan Chu Nan? Mau makan apa? Kali ini aku di New York bertemu dengan seorang ahli dessert Perancis. Kue mousse buatannya bisa mengeluarkan aroma manis stroberi, dan juga aroma tumbuhan vanila. Apakah kau tahu kenapa? Sebenarnya kenapa kalian putus? Di menaruh verbena, yaitu semacam aroma terapi yang biasa digunakan. Apakah kau masih mencintainya? Xia Ke, orang di seluruh dunia berhak bertanya kepadaku kenapa aku putus. Tetapi kau tidak berhak. Tidak peduli kenapa aku putus, selama aku masih belum menemukan kebahagiaan, kau memiliki tanggung jawab. Ibu Chu Nan tidak suka aku sudah menikah,
05:12
dan membawa anak. Kau tidak mampu memikul beban ini, kan? Kalau kau ada masalah, teleponlah aku. Maaf. Pekerjaanku belakangan ini agak sibuk, dan pasti sangat melelahkan. Di tengah-tengah aku tidak sengaja tertidur. Tidak apa-apa. Jika dari awal aku sudah tahu kau begitu lelah, aku tidak akan memaksamu menemaniku. Sedikit pun tidak memaksa. Begini saja, film jenis apa yang kau suka tonton? Lain kali kita nonton film yang kau sukai. Kita kan pacaran, sama-sama harus gembira. Aku suka film dokumenter. Baiklah, baiklah, lain kali kita nonton film dokumenter. Tetapi di bioskop biasanya tidak menayangkan film dokumenter. Lalu ditayangkan di mana? Di rumah. Maukah kau ke rumahku pada akhir pekan? Boleh. Apa kau sudah memikirkannya dengan baik? Kita sedang membahas tentang nonton film, kan? Aku tidak memikirkan hal yang lain. Ya, nonton film. Tetapi sebenarnya aku belum pernah menonton film dokumenter. Aku sangat menantikannya. Aku rasa seharusnya kau lebih suka menonton film dokumenter tentang kemanusiaan dan geografi. Nilai pelajaran geografiku paling jelek. Benarkah? Kebetulan itu adalah kelebihanku. Benarkah? Benar. Berarti kau sangat hebat. Ketika sekolah, aku selalu gagal dalam ujian geografi. Geografi ini, asalkan kau sering berwisata, pasti bisa mengetahui banyak hal. Cantik, kan? Cantik. Jangan nyalakan lampu, jangan nyalakan lampu. Ibu, baik-baik saja, kan? Ibu tidak apa-apa, kan? Aku tidak mengizinkanmu menyalakan lampu. Semua yang kurancang dengan teliti telah kau rusak.
08:05
Kau bangunlah dulu. Bukankah kau pergi menonton film? Kenapa begini cepat sudah pulang. Kalau sudah selesai menonton, bukankah seharusnya segera pulang? Sakit sekali terjatuhnya. Jangan ditanggalkan. Sebentar lagi ayahku pulang. Kau menarilah agar dia lihat. Jangan ditanggalkan, Jangan ditanggalkan, Jangan ditanggalkan. Menari apanya? Tulang pinggulku saja sudah hampir retak. Hari ini hari apa sih? Nyonya Besar hari ini tampil begitu mewah. Hari peringatan. Hari peringatan kalian berdua sudah lama berlalu. Hari jatuh cinta? Hari peringatan pernikahan? Hari pindah rumah? Hari ini hari apa? Hari ini adalah peringatan satu tahun kami berlibur di Spanyol. Nona, aku beri tahu kau, hidup ini harus ada kepekaan terhadap hal-hal seremonial. Hal ini membuat suatu hari tertentu terasa berbeda dengan hari-hari biasanya. Hal ini membuat suatu waktu tertentu terasa berbeda dengan waktu biasanya. Bagaimana kencanmu dengan Chu Nan? Sebenarnya Chu Nan ingin mengajakku ke rumahnya nonton film dokumenter. Langkah kecil di bulan. Langkah kecil di bulan adalah langkah besar bagi manusia. Nyonya di mana? Nyonya di mana? Aku...aku sudah datang. Bukan, apakah kau sudah menerimanya? Apakah aku seharusnya tidak menerimanya? Sepertinya perkembangan kalian berjalan sangat lancar. Jadi apakah kau sudah siap? Siap apa? Ini terlalu aneh.
10:06
Kaget, ya? Bukan, kau ini sungguh berpikir terlalu jauh. Kemarin aku sudah secara khusus memutuskan kemari, karena akan menonton film dokumenter tentang kemanusiaan dan geografi. Apa kau ini hewan bersel satu? Perkataan seperti itu pun kau percaya juga. Meskipun kau tidak berpengalaman dalam hal yang nyata, setidaknya kau pernah membaca komik cewek, kan? Dasar kau ini. Gunakanlah otakmu yang berukuran buah kenari itu untuk memikirkannya baik-baik. Ini...bahannya begini minim saja harganya begitu mahal, ya? Kalau mau yang murahan, pakai saja yang murahan. Ini boleh, ini. Sudahlah, sudahlah. Coba dulu yang ini. Sudahlah, bagaimana memakainya? Ini...ini terlalu... Pergi, pergi, pergi. Bukan, kau dengarkanlah ahlinya. Ini bagaimana... Kau cobalah, aku berpengalaman. Ambillah. Direktur Xia. Kau sedang apa di sini? Seharusnya aku yang bertanya hal ini kepadamu. Apa itu? Ini bukan apa-apa. Tidak kusangka kau adalah maskot yang seperti itu. Direktur Xia, aku sudah mengingatkanmu berkali-kali. Jangan panggil aku maskot lagi. Aku punya kemampuan bekerja. Aku bukan hanya bisa menggambar. Konsep kali ini, aku juga bisa memberikan sebuah jawaban yang memuaskan. Benar, Direktur Xia, Anda berpikir terlalu jauh. Ini bukanlah belanja rutin seperti biasanya. Hari ini ada kondisi yang spesial. Ada kencan. Kau mau ke rumahnya? Itu...aku hanya pergi menonton film dokumenter. Xia Ke, kemarilah bantu aku membayarnya. Aku beri tahu kau, kau tunggulah aku di sini. Sandinya masih yang dulu? Nona, apa kabar. Pembelanjaan Anda sudah mencapai 2.000 Yuan, Anda mendapatkan sepasang stoking gratis.
11:57
Anda mau yang mana? Menurutmu mana yang bagus? Terserah. Coba raba dengan tanganmu. Beberapa model ini berbeda. Mau apa sih? Cepatlah. Kau pilihlah satu warna untukku. Ternyata kau suka yang seperti itu, ya? Hal seperti ini, harus bertanya kepada pria. Yang ini saja. Saya akan mengambilkan yang baru untuk Anda. Lihat apa? Pacar baru Chu Nan. Untuk apa kita berdua harus berlari? Apa kau ini bodoh? Apa kau tidak lihat? Wanita tadi itu adalah pacar Xia Ke Aduh, dasar Direktur Xia itu, selalu saja mengaku dirinya masih jomblo. Aku justru mengira yang dia sukai adalah kau. Xu Yiyi, otakmu ini sangat aneh. Bukan, aku bicara yang sebenarnya. Ternyata, menurutku dia itu suka mengerjaimu. Tetapi setelah kau berhasil dalam blind date, dia berubah jadi tidak normal. Kau lihat tadi ketika dia mendengar malam ini kau akan ke rumah Chu Nan, wajahnya langsung berubah menjadi hijau. Dia bukan orang seperti itu. Kau jangan buru-buru menbantah dulu. Coba kau pikirkan dengan teliti, Seorang pria yang memiliki karir sukses, apakah kau suka? Suka, pasti suka. Dalam dua tahun, empat kali naik gaji. Dengan tidak mudah aku berhasil menangkapnya, bagaikan kereta super cepat yang membawaku mencapai cita-cita, aku akan menggigitnya dan tidak akan melepaskannya. Otak kenarimu itu, bahkan kenari kertas pun tidak seukuran itu, mungkin kenari gunung seukuran itu. Ketika kau sudah sadar, semuanya sudah terlambat. Asalkan bisa mempertahankan hubungan pekerjaan dengan Direktur Xia secara jangka panjang, aku sudah puas. Lagi pula aku sudah mempunyai Chu Nan. Kau tunggu dan lihatlah nanti.
14:21
Malam ini Direktur Xia pasti akan berpikir keras bagaimana caranya menghalangimu. Bukankah sebelum datang kau berkata ingin membantuku menyambut kemenangan di malam hari ini? Benar, benar, benar. Harus menang. Jangan sampai Direktur Xia yang serakah itu berhasil Harus menang. Bencilah dia. Ayo pergi, kita pergi ke toko pakaian dalam tempur yang lain. Ayo pergi. Bukan, apa kau belum selesai? Kau juga membawa komputer? Benar, aku takut di perusahaan tiba-tiba ada masalah. Aku sangat mengagumi bos kalian, bisa memiliki pegawai sepertimu. Selalu siaga 24 jam. Mari, aku bantu bawakan. Terima kasih. Tidak apa-apa. Kau...di rumahmu ada orang? Xing Yun sudah datang? Cepat masuk, cepat masuk. Ini ibuku. Ayo, ayo, cepat masuk. Apa kabar, Tante. Baik. Itu...aku... Tidak perlu ganti, tidak perlu ganti. Ayo masuk, tidak apa-apa. Tidak perlu. Xing Yun sudah datang. Apa kabar, aku adalah ayah Chu Nan. Apa kabar, Paman. Baik, baik. Mari. Terima kasih, Tante. Kau tenang saja, rumah untuk pernikahan kalian sudah kami persiapkan dengan baik. Posisinya bagus, transportasi juga mudah. Ibu, bukan itu maksud Xing Yun. Aku tahu. Bukankah ini agar dia tidak perlu khawatir? Anak muda zaman sekarang, menyukai kehidupan berdua. Benar, kan? Kau suka desain yang seperti apa? Bukankah perempuan suka desain bergaya Eropa? Kalau mau menikah nanti, kita harus mendesain ulang kembali. Makanlah ikan. Ikan ini bergizi, makanlah yang banyak. Jangan sungkan, makanlah.
16:22
Kau sebagai perempuan, janganlah selalu berpikir ingin diet. Kalau terlalu kurus, mudah terkena gangguan endokrin. Bisa bermasalah ketika akan hamil. Benar. Ibu, apakah Ibu tidak terlalu terburu-buru? Aku bukan ingin menakuti kalian. Kalau wanita ingin punya anak, haruslah sesegera mungkin. Benarkah? Ibu, Ibu ini sedang mengajar atau membuka forum diskusi? Kalau begini, apakah makanan kita masih enak dimakan? Benar. Nona, kebiasaan Tante seperti ini karena pekerjaannya. Jangan merasa keberatan. Kudengar dari Chu Nan, kau bekerja di perusahaan game? Benar, perusahaan kami adalah perusahaan game generasi baru. Sebelumnya kami pernah membuat sebuah game yang sangat populer. Tetapi kita tidak boleh menyentuh game. Game itu sama saja dengan candu, bisa membuat ketagihan. Setelah menikah dan mempunyai anak, haruslah kembali ke dalam rumah tangga. Setiap hari sibuk mengurusi anak, mana ada waktu bermain game. Benar juga. Ayah, Ibu. Membuat game dan bermain game adalah dua hal yang berbeda. Xing Yun adalah kreator gambar di perusahaannya. Pekerjaannya menggambar. Bukan...bukan bermain game? Pekerjaannya menggambar. Baguslah, baguslah, baguslah. Menggambar itu bagus. Pekerjaan menggambar itu sangat bagus. Nanti kalau sudah punya anak, bisa mengajari anak menggambar. Benar, benar, benar. Oh ya, kau suka anak laki-laki atau perempuan?
17:45
Maaf, aku terima telepon dulu. Halo, Direktur Xia. Ada hal mendesak apa? Aku...aku sedang bersama manajer proyek perusahaan iklan. Sedang membahas masalah promosi game. Aku perlu melihat salinan dari desain karakter terbaru pada instance dungeon. Yang versi terbaru. Kenapa begitu mendesak? Cepat kau kirim kepadaku sekarang. Apa Anda perlu aku mengantarkannya ke sana? Baiklah, aku pergi sekarang. Tidak, aku minta kau kirim surel ke sini. Benar yang Anda katakan, kebetulan konsepku ini juga belum matang. Kita bisa mendengarkan masukan dari pihak mereka, kemudian kita perbaiki lagi. Tolong Anda kirimkan alamatnya kepadaku. Halo. Kau sedang di mana? Sedang menemani Direktur Qian bermain golf. Bukan, ini akhir pekan, mau membahas kerja sama apa? Aku tidak bisa melakukannya. Aku mengerti. Kau memintaku untuk berakting sebuah sandiwara tentang membahas proyek di tengah malam. Manager Qian, jangan pergi. Bagaimana jika aku carikan lagi seorang pelatih untukmu? Malam ini kita bagaimanapun harus bermain golf. Benar, kan? Bermain apanya? Kau lihatlah tempat apa yang kau pilih ini? Lampunya begini gelap, bagaimana mau bermain? Aku tidak mau bermain. Ayo pergi, pergi, pergi. Kau dengarkanlah aku, ajaklah dia datang ke lapangan. Aku mau lihat, sebenarnya gadis seperti apa dia. Paman dan Tante, mohon maaf. Kau sudah mau pergi? Xing Yun, kau jangan pergi dulu. Jangan pergi dulu, Tante juga tidak memberikan apa-apa kepadamu. Kau pakailah gelang ini. Jangan, Tante. Ini terlalu mahal. Jangan sungkan, jangan sungkan. Ini... Jangan sungkan, jangan sungkan. Pakailah. Jangan sungkan. Nona, Nona, kau harus menerimanya. Ini adalah sebuah wujud ketulusan hati kami. Ya, benar.
19:35
Terimalah. Bukankah kau ada masalah yang mendesak? Pergilah. Kau yakin aku tidak perlu mengantarmu? Tidak perlu. Pak Sopir sudah menungguku. Kau dan Paman dan juga Tante beristirahatlah lebih awal. Aku sendiri saja, tidak masalah. Kau berhati-hatilah di jalan. Sampai jumpa. Dah. Untuk apa kau mencariku malam ini? Aku sangat penasaran, penasaran wanita seperti apa yang dapat membuatmu begitu cepat berubah? Jadi kau sudah melihatnya? Ya. Sangat sederhana, sangat polos. Sangat cocok denganmu. Nona, mohon maaf. GPS-nya tidak ada sinyal, tidak bisa ditemukan lokasinya. Aku sekarang sedang menunggu untuk mengembalikan mobil. Bagaimana kalau kau ikut pulang bersamaku? Tidak apa-apa, Anda pulanglah duluan. Mestinya sudah dekat dari sini. AKu cari sendiri saja. Kalau begitu kau perhatikanlah keamanan dirimu. Baiklah, sampai jumpa. Kenapa sinyal pun tidak ada? Tidak ada sinyal? Nona, apa perlu bantuan. Aku ingin bertanya, bagaimana menuju ke lapangan golf ini? Di depan sana. Kebetulan kami juga akan menuju ke sana. Naiklah mobil kami. Tidak perlu, aku bisa berjalan sendiri ke sana. Ini sudah larut malam, kau perlu waktu berapa lama berjalan sendiri ke sana? Naiklah mobil kami, sepuluh menit saja sudah sampai. Sungguh tidak perlu. Tempat ini sangat jauh dari keramaian dan tidak ada apa-apa di sekitar sini. Ayo ikutlah. Ayo, ayo, ayo. Ada apa? Kenapa gelangku bisa jatuh? Biarlah terjatuh. Cepatlah naik ke mobil. Tidak bisa, gelangku itu sangat mahal. 10 ribu Yuan lebih. Seluruhnya berlian. Kau bantulah aku mencarinya. Berlian. Di mana? Apakah di sana? Sepertinya di sana. Kau bantulah aku mencarinya.
22:40
Dia lari, cepat kejar. Hebat sekali. Tempat ini kalau dibilang jauh memang agak jauh. Ini sudah lewat 2 jam. Kenapa masih belum datang? Direktur Xia, menurutmu apakah kita telah ditipu? Bagaimana mungkin dia berani menipuku? Hal apa yang tidak bisa dilakukan oleh wanita yang sedang berpacaran? Memangnya perusahaanmu mendapatkan keuntungan apa? Pegawai wanitanya berpacaran, bosnya membantu menghalangi pria brengsek. Menurutmu apakah harus dilakukan perjodohan secara paksa? Apakah perusahaanmu masih kekurangan orang? Aku juga mau pergi. Aku beri tahu kau, segala yang kulakukan hanya demi masalah Shen Qing. Jangan bicarakan itu lagi. Lagi-lagi Shen Qing, dari awal sudah bubar. Aku rasa kau ini memiliki hati yang egois. Aku tidak bertanya lagi. Anggaplah aku berutang kepadamu, oke? Tetapi kau dengan terang-terangan ingin melakukan perjodohan secara paksa orang di sini. sedangkan dia sendiri sejak awal sudah menentukan nasibnya sendiri. Ada lagi, aku ingatkan kepadamu. Seorang pria jika ingin membiarkan seorang wanita bermalam, harus ada cara yang tepat. Sudah datang. Halo, apakah ponselmu tertinggal? Direktur Xia, mohon maaf. Aku tadi sedang ada urusan, tidak bisa mengangkat telepon. Kau di mana? Aku...aku mungkin ada sedikit urusan, tidak bisa segera ke sana. Apa kau masih di rumahnya? Tidak, tidak. Aku beri tahu padamu, tidak peduli kau sekarang berada di mana, sekarang segeralah ke sini. Aku...aku di kantor polisi. Bantu aku parkirkan mobil dengan baik. Tunggulah aku. Tempat yang begini jauh,
24:32
kau menyuruh pacarmu datang sendiri ke sini. Karena kau telah menyuruhnya kemari, kau harus menjaga keamanan dirinya. Kalau tidak, bagaimana mungkin orang tuanya bisa tenang menyerahkan putrinya kepadamu? Di mana dia sebenarnya? Baru sekarang kau merasa panik, dari tadi apa yang kau lakukan? Maaf. Sebelah sini. Apa yang terjadi sebenarnya? Direktur Xia, mohon maaf. Tadi aku sedang menjalani perekaman kesaksian, jadi tidak bisa melihat ponsel. Apa kau ini tolol? Aku bukan tanya ponselmu. Aku tanya kau. Senang sekali bisa mendengarmu memarahiku. Dengan begini barulah aku bisa memastikan bahwa diriku belum mati. Sudahlah, tidak apa-apa. Dia bertemu dengan penculik. Orang itu mengaku sebagai suaminya, hampir saja dia diculik. Coba kau katakan, kalau sampai itu terjadi, kau mau menangis di mana? Sobat, kau harus benar-benar memperhatikan pacarmu. Kau jangan biarkan dia berjalan seorang diri di malam hari. Itu sangat berbahaya. Benar, kau barus menghiburnya dengan baik. Nona ini benar-benar terkejut. Bukan, bukan. Dia bukan pacarku. Dia adalah bosku. Bukan pacar? Bukan. Bosku begitu ganteng, dia tidak cocok denganku. Aku lihat kalian sangat cocok. Anda jangan sembarangan bicara. Siapa tahu suatu hari nanti, kalian sungguhan bisa bersama. Waktu dia datang, wajahnya tampak panik. Itu...apakah kami sudah boleh pulang? Tunggu sebentar lagi. Hasil rekaman kamera pengawas sudah keluar. Kalian lihatlah sebentar. Kalau sudah mengonfirmasinya, kalian boleh pergi. Baik, baik, baik.
26:06
Kenapa kakimu? Tidak tahu, mungkin terkilir. Tidak parah. Berhati-hatilah. Terima kasih, Direktur Xia. Apakah hasil rekaman kamera pengawasnya sudah keluar? Apakah dia perlu melihatnya? Benar, dia adalah saksi utama. Berdasarkan peraturan kami, harus dia sendiri yang mengonfirmasi. Kau lihatlah, kita di sini juga ada kamera pengawas untuk penegakan hukum. Nanti jika terduga pelaku kejahatan sudah tertangkap, ini semua adalah bukti kalian di pengadilan. Direktur Xia, apakah kau merasa dingin? Tolong! Tolong! Pak, tolong aku! Siapa? Penculik...ada penculik, penculik ingin menangkapku. Istriku, akhirnya kutemukan kau. Kalau ada masalah, mari kita pulang dan bicarakan di rumah. Siapa istrimu? Aku tidak mengenalnya. Dia adalah penculik. Baik, baik, baik. Ini semua salahku. Semua karena kesalahanku. Aku akan pulang dan mohon ampun kepadamu. Sudahlah, sudahlah! Kalian jangan ribut di sini. Di sini adalah area industri khusus. Orang yang tidak berkepentingan tidak boleh masuk. Cepatlah pergi. Bukan... Terima kasih. Mohon maaf, Bapak-bapak. Ayo pergi, Istriku. Ayo kita pergi, jangan mengganggu orang yang sedang beristirahat. Di dalam tasku ada barang bukti. Dia tidak tahu namaku. Kalian boleh tanya kepadanya. Dia tidak tahu namaku. Apa? Tunggu dulu. Kau bilang dia adalah istrimu, siapa namanya? Tunggu, jangan lari! Nona ini sangat cerdas. Di pinggir jalan bertemu penjahat, dia masih bisa berusaha berlari dan meminta pertolongan. Kalau tidak, pasti akan jadi masalah besar. Kenapa kau tidak naik taksi? Aku...aku sudah naik taksi. Sopirnya tidak tahu jalan. Ponsel juga tidak ada sinyal, dan GPS tidak berfungsi. Dia pun terburu-buru ingin mengembalikan mobil.
27:53
Jadi aku turun saja dari mobil. Siapa nama sopir itu? Berapa nomor pelat kendaraannya? Perusahaan mana? Aku akan komplain sekarang. Jangan, jangan, jangan! Jangan emosi! Sopir itu juga bukan sengaja. Dia terus meminta maaf kepadaku. Dia bukan sengaja? Kalau terjadi apa-apa, apakah dia bisa menanggung dengan nyawa? Sudahlah, di sini kantor polisi. Kalau mau bertengkar, di rumah saja. Sobat, gadis itu hari ini mengalami masalah yang begitu berat. Dia perlu dihibur. Dengan perkataanmu yang begitu keras, tidak akan ada gunanya. Direktur Xia, Anda kemari mencariku, bagaimana dengan manajer proyek itu? Tidak usah pedulikan dia. Naiklah. Apa kau mau kugendong seperti menggendong seorang putri? Ayo. Duduklah yang baik. Direktur Xia, hari ini sungguh telah membuatmu susah. Sebenarnya Anda ini hanya bicaranya yang keras, tetapi berhati lembut. Aku ingat ketika malam tahun baru yang lalu, Seluruh perusahaan diminta untuk tinggal dan bekerja lembur. Di tengah malam kami menerima kiriman paket sushi mewah dari seseorang. Kau yang mingirimkannya, kan? Aku tahu restoran sushi itu adalah favoritmu. Juga waktu itu Dongdong putus cinta hingga menunda progress pekerjaan. Meskipun Anda dengan marah berkata tidak ada alasan untuk menunda progress pekerjaan, tetapi kemudian Anda memberikan Amy selembar kartu, yaitu kartu super VIP sebuah bar. Anda bilang kartu itu sudah akan kedaluwarsa, jadi meminta kami untuk menggunakannya. Amy sudah mengeceknya, masa kedaluwarsanya masih beberapa tahun lagi. Kenapa kau begitu banyak bicara? Anda biarkanlah aku berbicara. Dulu waktu nonton film, sebelum pemeran utamanya mati, dialognya sangat-sangat banyak.
30:04
Sekarang aku baru mengerti, orang itu benar-benar tidak rela mati. Kau ini masih jauh dari kematian. Jika aku hari ini ditangkap oleh penculik, siapa yang tahu aku akan menjadi apa. Ketika aku tadi ditarik, aku telah memikirkan banyak hal. Isi otakku sama seperti di film. Aku merasa kehidupanku sampai sejauh ini sangat berbahagia. Ada ayah dan ibu yang menyayangi dan mencintaiku. Di pekerjaan, ada Anda seorang bos yang berwajah dingin, tetapi berhati hangat. Ketika pertama pacaran, aku bertemu Chu Nan, dia bahkan mau mengajakku ke rumahnya bertemu ayah dan ibunya. Ayah dan ibunya? Benar. Hari ini aku ke rumah Chu Nan. Ternyata dia ingin memperkenalkan diriku kepada ayah dan ibunya. Ketika blind date dengan Chu Nan, awalnya sebenarnya ingin aku ingin melampiaskan kekesalan terhadap diri Anda. Aku ingin membuktikan bahwa aku juga bisa membuat instance dungeon dalam game. Pacaran dengannya bisa dikatakan tidak sengaja. Terkadang aku merasa sangat bersalah kepadanya. Tetapi setelah melewati masalah hari ini, waktu itu aku berdoa kepada Tuhan. Jika aku bisa terselamatkan, aku pasti akan benar-benar menghargai segalanya yang aku miliki sekarang. Aku pasti akan menghargai Chu Nan, berpacaran dengan sebaik-baiknya dengannya. Kapan kau bisa tidak setolol ini? Malam ini kau mengalami hal yang begitu berbahaya, semua karena kesalahan pacarmu yang tak berguna itu. Kalau bukan karena dia, bagaimana mungkin kau bisa berada di antah-berantah di mana tidak ada orang yang memedulikanmu? Dia sudah terlalu lelah, akulah yang memintanya tidak usah mengantarku. Kau ini membohongi diri sendiri dan orang lain. Ketika dia menyukai seseorang, mestinya bukan yang seperti sekarang ini. Apa Anda mengenal Chu Nan? Tidak kenal. Lalu kaku...kenapa kau berkata begitu?
31:40
Aku rasa kau tidak seharusnya memfitnah orang yang tidak kau kenal tanpa alasan yang jelas. Aku senang melakukannya! Kau tunggu dan lihatlah nanti. Malam ini Direktur Xia pasti akan berpikir keras bagaimana caranya menghalangimu. Naiklah. Tunggu dulu. Direktur Xia, sebenarnya malam ini tidak ada manajer proyek itu, kan? Berdasarkan logika, hal seperti itu seharusnya kau menugaskan Manajer Liu, atau orang di departemen promosi. Dan kau jelas-jelas tahu, malam ini aku akan bertamu ke rumah Chu Nan. Apa kau mempermainkanku lagi? Kau sungguh sedang mempermainkanku? Pria itu sebenarnya tidak menyukaimu. Bagaimana dengan kau? Direktur Xia, aku rasa malam ini ada beberapa hal yang harus kita perjelas. Aku tidak peduli bagaimana perasaanmu terhadapku. Diriku terhadapmu adalah sebagai atasan dan bawahan, juga hubungan teman. Meskipun wajahmu ini termasuk tipe yang kusukai, tetapi aku sama sekali tidak bisa menyukaimu. Dengan kata lain, aku paling benci orang yang bersifat kapitalis sepertimu. Dan juga malam ini aku telah bersumpah, akan menghargai Chu Nan sebaik-baiknya. Aku harap kau jangan lagi begitu kekanak-kanakan. Jangan lagi membuat gurauan yang membosankankan semacam itu. Oh ya, kuharap kau juga bisa lebih berlapang dada. Jangan melampiaskan kekesalanmu padaku mentang-mentang kau atasanku. Xing Yun, apakah karena ini langit terlalu gelap, sehingga kau tidak bisa melihat dengan jelas tampangmu seperti apa? Kau pergi ke mana? Aku lihat mobilmu tidak ada bensin lagi, jadi sekalian saja aku membeli bensin. Tidak disangka kalian begitu cepat. Apa kabar, aku adalah manajer proyek dari Jiawo, He Yu.
34:06
Manajer proyek dari Jiawo? Jadi dia adalah... Jadi kau adalah Xing Yun, kan? Aku menunggumu di lapangan golf sepanjang malam. Kalian telah mengalami masalah apa? Kau tidak apa-apa? Kenapa dia? Dia seharusnya pertama kalinya menolak seorang pria, belum sadarkan diri dari kegembiraan. Standar perusahaan kalian dalam merekrut pegawai, apakah harus sama dengan dirimu yang kaku dan dingin? Kita bahas tentang konsep iklan saja. Ah? Baik, baik, baik. Berdasarkan desain karakter “Percintaan Tak Terbatas”, perusahaan kami telah merancang sebuah poster teaser. Mengenai video, apakah kalian pernah memikirkan untuk mencari artis sebagai endorsement? Kami TIG, menitikberatkan pada kualitas game. Mengerti, kau selalu tidak suka dengan hal-hal yang virtual. Meskipun wajahmu ini termasuk tipe yang kusukai, tetapi aku sama sekali tidak bisa menyukaimu. Dengan kata lain, aku paling benci orang yang bersifat kapitalis sepertimu. Xing Yun, otakmu ini sebenarnya digunakan untuk apa? Jika kau dijual oleh penculik ke gunung, apakah sungguh tidak keberatan? Terima kasih Direktur Xia, terima kasih manajer He. Kalau begitu aku pulang dulu. Duduk dulu, jangan bergerak. Sungguh tidak perlu, Direktur Xia. Jangan biarkan Manajer He menunggu di sini. Tidak apa-apa. Kalian pakai saja mobilnya, biar aku memesan taksi saja. Nona Xing, beristirahatlah dengan baik. He... Ayo jalan. Terima kasih, direktur Xia. Apa kau tidak membawa kunci? Tasku telah dicuri. Telepon saja. Ya, benar.
37:07
Tidak ada yang mengangkat. Apakah ada masalah? Kenapa kau tidak menelepon ke ponsel? Halo. Putriku, sudah jam berapa ini kau menelepon? Apa kau tidak tahu Ibu sudah tidur cantik. Ibu, tolong buka pintu. Bukankah kau pergi ke rumah Chu Nana? Tentu saja aku tetap harus pulang, cepatlah buka pintu. Kami tidak di rumah. Kami mengira kau akan pulang larut malam. Aku dan ayahmu berlibur di hotel. Apa? Kau pakailah kunci untuk membuka pintu. Kunciku hilang. Aduh, ya Tuhan. Wanita yang sedang pacaran kecerdasannya menjadi nol. Sudah begitu dewasa masih saja menghilangkan kunci. Lalu bagaimana? Begini saja. Kau pergi saja ke rumah Chu Nan menginap semalam. Tetapi Ibu ingatkan kepadamu, kalian berdua saling mengenal belum lama. Kau harus belajar menjaga diri sendiri. Ibu, apa yang kau katakan? Halo. Halo. Kenapa? Direktur Xia, ibuku sedang mandi. Anda pulanglah dulu. Kebetulan sekali, ayahku sedang kebelet mau ke toilet. Direktur Xia, sampai jumpa. Sudah semalam ini, apakah sudah tidur? Sudahlah. Bukankah seharusnya seorang pacar bisa memberi bantuan di saat susah? Apakah dia? Aku pergi dulu. Jangan pergi. Aku sudah duduk di mobil sepanjang malam. Kau harus mengizinkanku pulang melihat anakku. Duduklah sebentar lagi di sampingku. Ternyata sudah tidur. Anggaplah hari ini adalah salahku.
39:31
Selanjutnya kita jangan bertemu lagi. Sudah semalam ini, Yiyi tidak menjawab telepon, Amy juga mematikan ponsel. Tuhan ingin membunuhku. Direktur Xia, sebenarnya aku bisa tinggal di hotel. Apa kau punya uang? Kalau begitu, bisakah Anda pinjamkan aku sedikit uang? Apa kau ada KTP? Begini saja, bisakah Anda bantu aku pesankan satu kamar? Nanti aku transfer biaya kamarnya kepada Anda. Dua hari yang lalu aku melihat berita, katanya ada seorang gadis tinggal di hotel, hampir saja diculik oleh orang asing. Begini saja, aku antar dirimu ke rumah pacarmu. Tidak bisa. Dia tinggal bersama ayah dan ibunya. Dan juga dia tidak menjawab telepon. Aku mohon kepadamu, Direktur Xia. Pelan-pelan. Aku akan pergi ke ruang baca. Kebetulan aku ingin merapikan desain karakter sebentar. Tunggu. Coba kau berkaca dulu. Rapikan dulu desain karakter dirimu sendiri. Direktur Xia, bolehkah aku minum air? Ambil sendiri saja. Astaga. Kenapa tegang? Kau kan bukan pertama kali datang. Itu berbeda. Sebelumnya aku datang bersama teman-teman kerja untuk rapat dan lembur. Kalau tidak, bisa dikurung di ruang membaca untuk mengerjakan revisi. Sekarang... Sekarang juga sama. Potonglah ini. Direktur Xia, ini jeruknya. Kau tangani dulu sendiri. Terima kasih, Direktur Xia. Pelan sedikit. Jangan bergerak. Tidak disangka, kau sebagai seorang yang belajar menggambar, ternyata bisa bodoh hingga seperti ini. Rilekskan sedikit. Aku tidak bisa rileks. Tidak ada gunanya jika kau tidak rilekskan.
44:09
Begini saja, aku beri tahu kau sebuah rahasia. Pacar cinta pertamaku pernah menjadi pelatih kendo. Jadi aku sangat berpengalaman dalam hal ini. Apakah Anda sering membantu memijatnya? Aku membantu memijat diriku sendiri.

DOWNLOAD SUBTITLES: