MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP22 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

MULTISUB【山河令 Word Of Honor】EP22 | 张哲瀚龚俊仗剑江湖,执手天涯 | 张哲瀚/龚俊/周也/马闻远/孙浠伦/陈紫函/寇振海/黑子 | 古装武侠片 | 优酷 YOUKU

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 704

Number of words: 3539

Number of symbols: 20432

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:28
♪Tanyakan pada pedang, dendam terhapuskan♪ ♪Baru dan lama akan membingungkanku♪ ♪Tanya taktik dan langkah, siapa lebih hebat♪ ♪Nasib berubah, sulit ditebak♪ ♪Tanya jalan dan arah, jarak yang jauh♪ ♪Di mana pendampingku♪ ♪Tanya hujan dan langit cerah, punya beban pikiran apa♪ ♪Menghadapi bulan setiap saat♪ ♪Tanyakan bunga dan daun, warna yang bagus♪ ♪Hidup ini singkat, berapa musim semi lagi♪ ♪Tanyakan musim semi dan dingin, badai berlanjut♪ ♪Awan mudah tersebar, hari sulit dilewati♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪ ♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ ♪Tak ada yang tahu bunga mekar lebih awal♪ ♪Langit tak pernah menertawakan, kita tetap bertambah tua♪ ♪Sungai kecil, tapi terasa jauh♪
01:30
♪Ada yang pergi dan kulupakan♪ =Word of Honor= =Episode 22= Nona, lihatlah payungku ini. Master, kita makan di sini saja. Restoran ini enak. Tuan yang baik, Nyonya yang cantik. Berikanlah makanan. Kasihanilah. Terima kasih Tuan. Kudoakan kalian bersama sampai tua dan cepat punya anak. Jangan asal bicara. Untukmu. Memang tak saling mengakui tak akan jadi sekeluarga. A-Xiang. Bukankah kau bilang… …yang berbuat baik adalah orang dungu? Siapa yang mempengaruhimu? Kau bukan orang baik. Master, ayo pergi. Saudara Zhou, maaf. A-Xiang, dia hanya keras di mulut saja. Tuan Zhou, jangan menertawakannya. Kak Cao, kamu… Kau dan Kak Gu Xiang… Jangan senang dulu. Lihatlah Paman Wen. Wajahnya terlihat begitu tak senang. Tuan Cao. Ada perang besar yang menunggumu. (Restoran Penglai)
03:16
Enak. Kenapa kau masih bersama Si Dungu ini? Bukankah kau juga bersama dua dungu ini? Tuan Cao, lihat dari raut wajahmu. Sepertinya ada luka yang belum sembuh. Jangan, panggil aku Weining saja. Aku terluka karena senjata Tao Hong dan Lv Liu. Racunnya belum bersih sepenuhnya. Untuk ada A-Xiang yang penuh perhatian. Sekarang tak masalah lagi. Aku hanya perlu kembali ke Gunung Qingfeng,… …pelan-pelan hilangkan racunnya. Gu Xiang. Kau ikut aku begitu lama. Kenapa aku tak tahu kau bisa penuh perhatian? Lao Wen. Sudahlah, ulurkan tanganmu. Cepat. Tuan Wen bisa pengobatan kebetulan bisa memeriksamu. Tao Hong dan Lv Liu termasuk baik dan buruk. Kenapa Saudara Weining bisa punya masalah dengan mereka? Mereka menerobos Sekte Yueyang dan membawa Gao Xiaolian. Di hari Rapat Besar Pahlawan itu. Lalu, kalian tak tahu terjadi begitu banyak masalah. Entah bagaimana keadaan Kak Xiaolian sekarang. Kudengar tak diketahui keberadaannya. Apakah Paman Zhao dan Shen tak mencarinya? Tenang saja. Jika belum mendapatkan Kunci Giok Biru,…
04:54
…Nona Gao pasti baik-baik saja. Chengling. Gao Xiaolian hampir jadi istrimu, kau tak akan mengabaikannya, 'kan? Kak Xiang. Untuk apa kau malu? Deng Kuan sudah tiada, kau tak punya saingan lagi. Deng Kuan? Murid Gao Chong itu? Benar, bukankah sudah kukatakan? Deng Kuan itu punya janji pernikahan dengan Kak Xiaolian,… …lalu muncul Pendekar Cengeng dan langsung merebutnya. Kak Xiang. Kau bilang dia tak ada lagi? Setelah Rapat Besar Pahlawan, dia langsung menghilang. Mungkin sudah mati. Menghilangkan racunmu butuh beberapa hal. A-Xu, kau ikut aku ke toko obat. -Tidak repotkan Tuan. -Duduk. Berikan resep obatnya. A-Xiang. Tak apa. Pelan-pelan kau akan mengerti bagaimana berbaur dengan mereka. A-Xu. Apakah yang kita pikirkan ini sama? Deng Kuan adalah orang yang mengatakan… …Gao Chong bersekongkol dengan Lembah Hantu. Awalnya, aku hanya mengira dia hanya murid biasa. Namun, tak kusangka… …dia ada janji pernikahan dengan putri tunggal Gao Chong. Kelak pasti akan meneruskan posisi Gao Chong… …dan Ketua Dunia persilatan. Aku sungguh tak bisa menebak orang di baliknya…
06:23
…memberinya keuntungan apa untuk berkhianat. Mungkin juga kita sudah salah menebaknya. Yang Deng Kuan katakan itu benar. Dia sungguh ingin bela kebenaran? Tak mungkin. Chengling sudah menyerahkan Kunci Giok Biru,… …tak ada manfaatnya bagi Gao Chong. Untuk apa dia pertaruhkan anak satu-satunya… …untuk menahan seorang anak yatim piatu. Jika dia mengumumkannya di Rapat Besar Pahlawan… …maka tak bisa diingkari. Mudah saja jika ingin diingkari. Setelah mendapat simpati, jika Chengling mati,… …Gao Xiaolian tak akan menikah dengan orang mati, 'kan? Tuan, dari pakaian kalian, pasti adalah orang kaya. Berikanlah makanan. Aku hampir mati kelaparan. Pengemis ini sungguh tak pandai menilai. Ingin mengambil keuntungan dariku. Kau tak tahu Tuan ini termasuk setengah dari kalian? Pendekar Shen. Dunia sungguh kecil. Hati-hati! A-Xiang, makan lagi. Kak Xiang. Kelak kau akan tinggal di Sekte Qingfeng? Aku, Guru dan Paman Wen akan ke Desa Empat Musim. Rumahmu ada di mana? Pendekar Cengeng. Apakah kau berhak bicara di sini? Aku tanya, kau jawab saja.
08:28
Kutanyakan padamu. Selama aku tak ada, kalian ke mana? Melakukan apa? Katakan. Apa harus dikatakan? Kenapa? Tuan Zhang punya urusan penting? A-Xiang. Sebelum Master kembali, kita hanya bisa saling tatap. Katakan, aku dengarkan. -Aku tak ikut. -Datang, datang. Tunggu. Kami belum pesan. Apa yang kau bawa? Sayuran pemberian restoran. Ada hal sebagus ini? Anda tak percaya? Saya buka untuk Anda. Siapa kalian? Cepat bawa dia pergi. Bagaimana bisa meninggalkanmu? Jika dia mati, Master akan mengulitiku. Jangan berharap untuk pergi. A-Xiang, hati-hati! Kiri empat, kanan tujuh. Dua empat dari bahu. Enam delapan dari kaki. Anak Lugu. Kau sudah jadi hebat. Lanjutkan Sembilan Langkah Cepat, jangan sampai tertangkap. -Hati-hati! -Hati-hati! Kau dungu, kenapa masuk ke dalam? Aku juga tak mau. Namun, Guru mengajariku seperti ini. Siapa yang minta kau bantu. Diri sendiri tak berguna, bahkan melukai diri. Pengelola Shen. Pisau Ekor Kalajengking ini beracun. Jika Pengelola Shen percaya, pakailah obat ini. Jika tak percaya, tak masalah. Terima kasih. Kalian membantu Kakak di Rapat Besar Pahlawan.
12:00
Lalu, membantu keponakanku. Aku akan mengingatnya. Sekarang kau memberiku obat, aku akan membalas budi ini. Ajaib. Kau masih ingat Gao Chong adalah kakakmu. Lao Wen. Sehari dia menjadi kakakku, selamanya tetap kakakku. Tuan Muda Wen. Tuan Zhou, di mana keponakanku, Chengling? Chengling ada di sekitar. Pembunuh Duxie ini sangat kejam. Pasti mereka juga dalam bahaya. Jangan bicara lagi, kita pergi lihat. Ada yang membunuh. Pak Tua, cepat pergi. Jangan bunuh aku! Jangan bunuh aku! Jangan bunuh aku! Jangan bunuh aku! Nak, tolong aku! A-Xiang! Dia hanya Pengemis Tua, kenapa kau membunuhnya? Kenapa jika kubunuh? Di sana! Ayo. Maju! -Guru. -Master. Kukembalikan. Master. Lao Wen, sisakan satu. Terlambat. Chengling. Gadis Tengik, aku bunuh orang. Kenapa kau yang penuh darah? Milik orang lain. Chengling. Paman Shen, kenapa kau bisa di sini? Sulit diceritakan. Weining, kalian… Kenapa bisa bersama? Paman Guru Shen. Aku juga sulit menceritakan. Mari. Tak perlu berbasa-basi.
14:42
A-Xiang, kenapa kau semarah ini? Kau pergilah! Pergi! Pergi! Pergi! Kutanya padamu. Apakah salah aku bunuh pengemis itu? Aku tak membunuhnya, apakah tunggu dia membunuhku? Namun, dia belum pasti… Belum tentu akan membunuhmu. Bagaimana jika dia mau bunuh? Pendekar Cao, aku berbeda denganmu. Setiap hari ada guru, paman guru,… …kakak dan adik seperguruan yang mengelilingimu. Tempat aku besar,… …jika bukan aku bunuh orang, akulah yang dibunuh. Meski hanya satu persen saja,… …lebih baik salah bunuh daripada melepaskannya. Jika tak begitu, aku tak akan hidup sampai hari ini. A-Xiang, aku tak bermaksud menyalahkanmu. Aku juga tak merasa perbuatanmu itu salah. Aku khawatir jika pengemis tua itu, hanya pengemis tua biasa. Jika salah bunuh, kau akan merasa sedih. Omong kosong. Aku tak seperti kalian suka berpura-pura. Apa yang harus disedihkan? Salah bunuh bukan masalah. A-Xiang, kau pasti sedih. Kau pasti akan sedih. Hatimu begitu baik, bagaimana mungkin tak sedih? Bagaimana kau tahu hatiku baik? A-Xiang, aku yang memahamimu.
16:06
A-Xiang, kau tak pernah ceritakan masa kecilmu padaku. Tadi kau bilang tempatmu tumbuh besar… A-Xiang, kenapa tempatmu tumbuh besar begitu sulit? Apa yang kau tahu? A-Xiang! Chengling, sejak kau datang ke Ikatan Lima Danau,… …aku tak begitu baik padamu. Kau benci padaku? Tidak. Meski kau benci, aku juga tak bisa salahkan kamu. Jika kujelaskan sekarang juga tak berguna,… …tapi aku tetap ingin kau tahu aku bukan membencimu. Hanya saja saat kedua kakakmu masih kecil,… …hubungan persaudaraan kami sangat dekat. Mereka adalah anak yang pernah kuajak main. Setiap kali melihatmu, aku selalu teringat pada mereka. Hatiku berharap betapa bagusnya jika mereka masih hidup. Itu juga tak ada salahnya. Jika Langit memberiku kesempatan mati mewakili kakakku. Aku akan sangat berterima kasih. Malah aku yang paling tak berguna ini hidup. Chengling, duduk. Apakah kau tahu? Yang paling mirip ayahmu adalah kamu. Tampang dan sifatmu sangat mirip. Ayahmu punya sifat polos dan setia sepertimu.
17:37
Dalam saudara kami,… …ayahmulah yang paling baik dan jujur. Benarkah? Ayahku tak sebodoh aku, 'kan? Dia adalah pendekar besar. Orang-orang bilang sifatku lemah, tak akan jadi orang hebat. Ayah hebat, anak tidak. Guru. Chengling, kapan kau berguru pada Tuan Zhou? Tuan Zhou. Kau menolong keponakanku lagi,… …sangat berjasa pada Ikatan Lima Danau. Sungguh tak tahu bagaimana berterima kasih. Tak perlu. Hanya perlu Pengelola Shen jawab beberapa pertanyaan. Kenapa Tuan Zhou berkata begitu? Jika kau ada pertanyaan,… …aku pasti akan menjawab yang kutahu dengan jujur. Chengling, kau tanya dulu. Baik. Paman Shen, kita sepakat dulu. Jawab jika bersedia, tak jawab juga tak apa. Hanya saja jangan menipuku. Sepertinya ayahku dan kalian ada salah paham. Kakak Deng Kuan bilang Paman Gao bersekongkol dengan Lembah Hantu… …membunuh ayahku. Sebenarnya ada apa ini? Nak, aku bersumpah pada Langit. Paman Gao lebih memilih mati daripada melukai ayahmu. Apa pun salah paham antara lima saudara,… …Paman Gao tetap paling menyayangi ayahmu.
19:08
Kau tahu, dia ingin kau menikahi Xiaolian… …untuk mengembangkan dua sekte ini kelak. Lalu, memulihkan Sekte Danau Jing menjadi pendekar besar. Jika semua ini berhasil,… …posisi pemimpin Ikatan Lima Danau adalah milikmu. Namun, aku tak pernah menginginkannya. Pengelola Shen. Apa yang kau tahu tentang Deng Kuan? Aku melihat dia tumbuh besar. Di Rapat Besar Pahlawan,… …tuduhan Deng Kuan pada gurunya, seberapa banyak yang benar? Tak ada yang benar. Hati manusia tak bisa ditebak, bagaimana kau tahu? Dua puluh tahun lalu,… …kakakku bersikeras menyarankan menghancurkan Kunci Giok Biru,… …atau memberitahukannya pada dunia,… …menerima hukuman dari dunia silat. Kami semua bersikeras menolak. Lagi pula, jika kakakku ingin merebut Kunci Giok Biru… …milik Taichong dan Zhang Yusen, untuk apa ditahan begitu lama? Sedangkan aku, asal dia buka mulut akan kuberikan langsung padanya. Mengenai kakak keduaku, dia memang lemah. Pengelola Shen. Masih ada yang ingin kutanyakan. Ada rumor di dunia persilatan. Lima Danau mengelilingi dunia. Siapa yang jadi ketua dunia persilatan? Semua orang mengira Pemimpin Gao…
20:21
…menyebarkannya untuk merebut posisi Ketua Dunia Persilatan. Itu bukan perbuatan kakakku. Kakakku ini terlihat pendiam,… …tapi sebenarnya dia sangat mementingkan kesetiaan. Satu-satunya yang lebih penting dari setia baginya,… …adalah nama baik Ikatan Lima Danau. Apakah kau tahu sebenarnya apa alasan Deng Kuan… …sampai mencelakai gurunya? Selama ini, aku juga tak mengerti. Dengan sifat Kuan'er, meski dia mati ribuan kali… …juga tak mungkin melakukan hal yang merugikan kakakku. Sungguh tak tahu pengaruh apa yang dia terima… …sampai tega memberi pukulan besar pada gurunya. Chengling, kau temani Pengelola Shen. Aku pergi cari Paman Wen. Tuan Zhou, aku juga ingin bertanya. Apakah kau bisa menjawabnya? Aku merasa Tuan Muda Wen sangat mirip dengan orang yang kami kenal. Apakah Tuan Muda Wen bermarga Zhen? Pengelola Shen. Kupikir aku tak harus menjawab pertanyaanmu. Memang begitu. Namun,… Pengelola Shen masih terluka, istirahatlah dulu. Masih ingin mengejutkanku. Apa yang kau pikirkan?
22:25
Aku sudah mengerti. Mengerti apa? Mungkin masih ada kemungkinan lain di balik perbuatan Deng Kuan. Kau masih ingat? Long Xiao yang memelihara manusia yang diracuni itu? Cara mengendalikan manusia yang diracuni ini… …mungkin berhubungan dengan Hipnosis Jiwa di rumor itu. Benar, sebelumnya di Desa Yi, Cabang Duxie, Paviliun Longyuan… …kita juga melihatnya. Manusia yang diracuni di Desa Yi dip dikendalikan Hantu Lidah Panjang. Di balik semua masalah aneh ini selalu ada bayangan Duxie. A-Xu, apakah kau pernah bertemu Pemimpin Duxie saat di Tianchuang? Pemimpin Duxie sangat misterius. Tak pernah muncul. Sepertinya bukan perbuatan Shen Shen. Kalau begitu Zhao Xuande yang berpura-pura baik itu,… …adalah Pemimpin Duxie yang sebenarnya. Bukan tak mungkin. Hanya saja ada beberapa permasalahan yang belum kumengerti. Masih ada satu hal. Apa? Sekarang bukan satu hal melainkan dua hal. Hal yang pertama. Jika Pemimpin Duxie adalah Zhao Jing,… …yang menaruh Racun Tiga Jasad di pedang Gao Chong tahun itu…
23:53
…dan mencelakai Rong Xuan dan istrinya adalah Zhao Jing. Kalau hal kedua? Siapa Hantu Lidah Panjang ini? Apakah pria yang memakai Peti Pengikat Roh… …untuk mengendalikan manusia yang diracuni? Hantu Lidah Panjang. Aku hanya tahu dia salah satu Sepuluh Hantu Jahat. Benar, dia adalah bawahan Hantu Gantung. Setelah ilmu bela diri Hantu Gantung meningkat,… …dia memberikan Peti Pengikat Roh padanya. Melenyapkan Sekte Danau Jing juga dipimpin olehnya. Ternyata begitu. Memang pengetahuanmu lebih luas. Saudara Wen, jika airnya tak cukup panggil aku. Masterku biar aku saja yang layani. Apa urusanmu? -Aku ingin… -Jangan sok baik pada masterku. Pergi! A-Xiang. Pergi, cepat pergi! A-Xiang. Master, airnya sudah panas. Ada perlu panggil aku. Hampir saja membocorkannya… …dan mengatakan aku sudah mengenal Hantu Lidah Panjang. Untung saja A-Xu tak menyadarinya. Jika dia tahu identitasku,… …manusia dan hantu tetap harus berpisah. Xie'er punya satu kabar baik dan satu kabar buruk. Jangan basa-basi. Kabar baik adalah mata-mata yang kuutus ke Paviliun Longyuan… …menemukan Zhang Chengling. Dia memang bersama pemimpin Tianchuang…
26:08
…dan Ketua Lembah Hantu itu. Namun, anehnya… …Dewa Pedang juga bersama dengan mereka. Kabar buruknya? Long Que dan Long Xiao sudah mati. Kukira masalah buruk apa. Dulu membiarkan Long Que hidup hanya untuk jaga-jaga. Sekarang yang pantas mati sudah mati. Ada atau tidaknya tameng ini tak penting. Hanya saja Long Xiao sudah mati, sungguh hal yang membahagiakan. Aku tak perlu bertindak lagi. Namun, dia mati, kunci Gudang Ilmu Bela Diri… Kenapa kau percaya dengan kebohonganku pada Long Xiao? Sebenarnya selama 20 tahun ini, kunci Gudang Ilmu Bela Diri… …selalu ada di tempat terbahaya dan teraman. Lembah Hantu? Inilah alasan Ayah Angkat ingin melenyapkan Lembah Hantu. Xie'er, apakah kau tahu apa itu rencana beruntun? Sekte Danau Jing musnah, pencurian Desa Sanbai,… …kematian Ao Laizi. Aku atur semua ini agar semua orang dunia persilatan tahu Lembah Hantu yang merebut Kunci Giok Biru. Namun, rencana tak bisa ikuti perubahan.
27:33
Orang yang membuat Kunci Giok Biru palsu… …mengacaukan rencanamu. Namun, untung saja… …tak perlu tunggu semua selesai baru mengambinghitamkan Gao Chong. Membuat dia tak dapat apa pun, mati dengan nama yang buruk. Ayah Angkat. Kenapa Anda begitu benci pada Gao Chong? Xie'er, kenapa bertanya begitu? Aku hanya penasaran. Kau sungguh hanya penasaran? Penasaran. Kenapa kau tak penasaran sama-sama jadi saudara,… …ada yang berada tinggi di atas berlagak berkuasa,… …ada yang diinjak di kaki dan lebih rendah dari binatang? Kenapa kau tak penasaran ada orang yang bisa jadi Kakak… …dan terus memerintah, sedangkan ada yang terus jadi adik… …dan hanya menuruti semuanya. Menurutmu, aku orang licik yang begitu egois? Aku membunuh Gao Chong untuk keegoisanku sendiri? Dengar. Ikatan Lima Danau ada di tanganku barulah bisa berkembang besar,… …menjadi yang terhebat di dunia persilatan. Ayah Angkat, maaf. Aku salah bicara. Anda jangan marah. Kau hanya bisa membuatku marah. Bukankah kau bilang ada kabar Zhang Chengling?
29:33
Lalu, bagaimana? Bela diri mereka tinggi, dan mereka tak menetap. Mata-mata tak berani terlalu dekat. Namun dia sambil memberiku kabar,… …sambil mengerakkan semua mata-mata di sekitar. Bersiap bertindak. Ilmu bela diri tiga orang itu sangat hebat. Kau mengutus pengawal biasa, bukankah mengantar kematian? Asalkan Ayah Angkat izinkan, aku akan berangkat sendiri. Jangan lupa. Zhou dan Wen pernah lari dari genggamanmu. Aku hanya memancing mereka. Sudahlah, aku punya rencana. Xie'er, Xie'er. Kapan kau bisa tak gegabah? Cepatlah tumbuh dewasa. Zhou… Zhou… Zhou Xu. Tengah malam begini kenapa kau berdiri di sana? Dikagetkan olehmu. Kau melakukan kesalahan? Takut apa? Malam-malam begini, kenapa tak tidur? Langit dan malam seperti ini,… …masih sadar di malam hari demi siapa. Jangan berpuisi denganku. Sungguh tak mengerti apa enaknya minum arak? Pahit dan kelat. Jika tak minum, jangan menghina barang bagus. Saat Master tak senang pasti minum arak. Kukira arak akan seperti apa. Hasilnya setelah minum tetap saja tidak senang.
31:44
Kau tak tahu tentang itu. Arak ini disebut juga pelupa ingatan. Sebotol arak tak bisa obati masalah hati. Dua botol pasti bisa. Jika tak bisa lagi, maka tiga atau empat botol. Sayangnya di tempat seperti ini, hanya ada satu botol saja. Kenapa? Kau tak senang lagi? Apakah Pendekar Cao membuatmu marah? Jika dia berani, kubunuh dia. Kau seorang gadis kecil, ada mata, hidung dan mulut… …kenapa tak berbicara seperti manusia? Lao Wen bilang dia yang membesarkanmu? Pantas saja. Penyakitan, tengah malam begini tak tidur. Kenapa? Penyakitmu kambuh lagi? Benar. Kudengar dari Master, hidupmu tak lama lagi,… …kau sendiri yang melakukannya, benarkah? Kau pantas mati! Kenapa tak hidup dengan baik? Jika kau mati, Master akan sangat sedih. Tumbuh sebesar ini,… …aku tak pernah lihat Master sesedih malam itu. Dia tak mudah menemukan teman. Kau tak boleh mati! Jika kau langsung mati,…
33:17
…kau meninggalkannya dan membuatnya sedih,… …aku akan menarikmu dari jembatan kematian… …dan mencekikmu lagi. Jika kau bukan seorang gadis, akan kupukul delapan kali sehari. Sikapmu yang tak pernah mengatakan hal bagus,… …sungguh mirip seseorang. Siapa? Seperti seseorang yang suka menguping. Gadis Tengik. Kau asal bicara apa lagi? Master, minum arak. Kenapa? Sudah sebesar ini masih menarik telingaku, hentikan. Besar? Sebesar apa kamu? Kau mau menikah, punya mertua atau jadi seorang ibu,… …aku tetap bisa tarik sesuka hatiku. Arak. Tak ada arak lagi, kau masih memberinya padaku. Kulihat tempat ini adalah gudang arak. Cepat cari arak untukku. Cepat pergi. Cepat pergi. Tuan Muda Wen. Bocah Tengik, kau memberitahunya? Bukan, aku tak bilang. Dia tanya margamu Zhen atau bukan. Aku hanya bilang aku tak mau jawab. Paman Shen yang menebaknya. Tak berguna! Lao Wen, tenanglah. Tuan Muda Wen, kau adalah Yan'er? Yan'er, orang tuamu baik-baik saja? Orang yang nadi kaki dan tangan diputuskan,… …kehilangan perlindungan perguruannya. Bahkan menerima tekanan dari sekte pendekar,…
35:42
…lalu harus menghindar dari buruan sekte-sekte jahat. Berada di pertengahan kedua sekte itu. Bahkan tetap bersikeras untuk setia. Menutupi kebenaran untuk orang yang dianggap saudara. Menurutmu, hidupnya akan baik? Maaf. Sudah terlambat. Mereka tak bisa mendengar kata maaf kalian. Lao Wen. Ada apa? Yan'er. Jangan panggil aku, kau tak pantas. Wen Kexing. Kenapa kau mau membantunya? Aku sedang membantumu. Sudah terlambat. Mereka semua sudah mati. Zhen Yan juga sudah mati bersama mereka. A-Xu. Yan'er, bagaimana orang tuamu bisa mati? Sudah terlambat. Sudah terlambat. Lao Wen. Mari. Lao Wen. Maaf. (Kediaman Li) Guru, bagaimana dengan Paman Guru? Jangan khawatir, tak ada yang salah dengan nadinya. Hanya tak tahu kenapa terus tak sadarkan diri. Tuan Zhou. Maksudmu, Yan'er mengidap suatu penyakit? Pengelola Shen, adik seperguruanku bernama Wen Kexing. Dia memilih muncul dengan nama ini. Mohon hormati pilihannya. Panggil nama ini.
38:20
Sejak kapan dia jadi adik seperguruanmu? Siapa gurunya? Guruku adalah Ketua Desa Empat Musim,… …marga Qin bernama Huaizhang. Kak Qin yang menolong Yan… Kexing? Bagus sekali. Langit maha adil. Jika Kakak tahu selama ini Kexing tumbuh besar di penjagaan Kak Qin,… …dia pasti sangat senang. Mendengar maksud Anda, guruku berteman dengan kalian? Namun, kenapa guruku tak pernah mengungkitnya? Ini tidak heran. Setelah masalah Gunung Qingya,… …Kak Qin memutuskan hubungan dengan kami. Tak lagi berhubungan. Jadi, selama ini… …kami juga tak tahu anak Ruyu ada di Desa Empat Musim. Itu sungguh aneh. Guruku selalu menghargai teman. Kenapa tiba-tiba memutuskan hubungan dengan kalian? Apakah kalian ada salah paham? Tak bisa dikatakan salah paham. Gurumu menyalahkan kami, karena alasannya sendiri. Hanya saja alasannya sulit diceritakan. Jika begitu,… …aku tak berani menanyakan masalah guruku. Pengelola Shen juga tak perlu katakan. Dia menyalahkan kami tak menahan diri sebelum masalah terjadi,… …kami melakukan hal yang tak setia.
39:53
Dia pantas menyalahkan kami. Pantas. Aku menjadi pengecut, aku bersalah pada saudara. Aku tak bisa menyangkalnya. Aku Shen Shen… …adalah orang licik lemah, tak setia dan tak berguna. Kamu yang… Kamu yang meracuni Paman Rong? Kau bilang apa? Muridku bertanya… …apakah kau yang menaruh racun di pedang Gao Chong untuk… …membunuh Senior Rong Xuan? Aku melihat Kak Rong mati, Ruyu dicelakai,… …menutup mulut selama 20 tahun, itu karena aku tak tahu malu. Aku akui. Namun, jika bilang aku mencelakai saudara,… …mati pun tak akan kulakukan. Lagi pula, fitnah ini membuat kakakku dibenci sampai mati. Jika aku tahu siapa yang melakukannya,… …meski korbankan nyawa, aku juga akan membunuhnya. Kau tak tahu? Kutanyakan siapa Pemimpin Ikatan Lima Danau sekarang? Maksud kalian… Maksud kalian adalah Pendekar Zhao? Katakan dengan jelas. Kau bilang yang meracuni adalah kakak keduaku? Siapa yang bilang? Yan'er yang bilang? Dia punya bukti? Kau sadarkan dia untuk menjelaskannya. Tak mungkin. Jika adikku sadar dan bersedia membahasnya,… …tak akan kuhalangi.
41:24
Tidak, aku ingin dia katakan dengan jelas. Pengelola Shen, maaf kelancanganku. Dulu kalian diam saja melihat Senior Rong Xuan mati. Sifat manusia memang jahat, tak bisa dipungkiri. Namun, jika kalian lima saudara punya hati nurani,… …adikku tak akan menderita selama ini. Semua orang terluka parah di Gunung Qingya,… …tak bisa pedulikan yang lain. Tak perlu jelaskan padaku. Masa lalu sulit dilupakan. Asal kau bisa membujuk hati nuranimu. Sebab akibat, tak akan salah. Beberapa dari kalian pada akhirnya juga berakhir… Masalah sudah berlalu. Mereka sudah mati. Aku tak ingin adik seperguruanku menderita karena kebencian. Mohon Pengelola Shen pergi. Kelak kau mau pura-pura tahu atau bantu orang yang jahat. Asalkan adik seperguruanku tak mencarimu,… …kuharap tak bertemu lagi di dunia persilatan. Chengling. Wakili Guru untuk antar tamu. Baik. ♪Di bawah langit biru aku melewati sungai dingin♪ ♪Di malam sunyi, bayangan bulan di gelas tersenyum padaku♪ ♪Siapa yang izinkan aku berkuda berkeliling dunia?♪
43:48
♪Siapa yang mabuk dan tak bisa menemukan rumahnya?♪ ♪Di tengah suasana sunyi, hujan mencium jendelaku♪ ♪Tak peduli apa pendapat orang, aku tetap setia♪ ♪Angin musim semi berhembus ke tepi sungai♪ ♪Tak mampu menghangatkan hati♪ ♪Semua hal datang terlalu mendadak, apakah itu adalah cahaya kita?♪ ♪Terlalu lambat bertemu, namun, kebahagiaan belum terlambat♪ ♪Jangan lagi menyia-nyiakan waktu kita♪ ♪Lupakan kesedihan itu, jalanilah hidup yang tenang♪ ♪Lampu yang bersinar menerangi dunia♪ ♪Masa lalu bagaikan kabut♪ ♪Akan kuhabiskan hidupku bersamamu♪
44:56
♪Di mana pun kau berada, aku akan bersamamu♪

DOWNLOAD SUBTITLES: