【FULL】Crush EP02 (Starring Evan Lin Yanjun, Wan Peng) | 原来我很爱你 | iQiyi

【FULL】Crush EP02 (Starring Evan Lin Yanjun, Wan Peng) | 原来我很爱你 | iQiyi

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 695

Number of words: 3169

Number of symbols: 17486

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:05
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Crush] [Episode 2] Pelan-pelan. Pelan-pelan. Pelan-pelan. - Kau... - Aku... Aku... Aku hanya bertanya-tanya apakah kau membutuhkanku untuk memegangimu? Tidak. Nona Sang, kau tidak ikut? Ya. Guru Su, panggil saja aku Sang. Aku belum menjadi guru. Kantor direktur sekolah ada di sebelah kanan. Terima kasih. Guru Su. Sampai jumpa lagi. Guru Su. Guru Zheng mengepos di media sosialnya kemarin. Dia sudah berada di ruang persalinan. Aku yakin dia akan melahirkan hari ini. Begitu cepat? Tidak. Kau telah mengambil alih kelasnya selama lebih dari sebulan. Guru Li. Tuan Wang. Mari aku perkenalkan kepadamu. Ini Guru Li. Ini adalah Sang Wu Yan. Guru magang baru kita. Kau akan membantu Guru Li ke depannya. Membantu urusan kelas. Halo, Guru Li. Tolong bimbing aku ke depannya. Tentu saja aku akan membantu.
04:09
Aku sangat menantikan magang baru setiap tahun. Itu membuat pekerjaanku lebih mudah. Baik. Di sekolah kami, guru magang dan guru pengganti berbagi kantor yang sama. Mejamu ada di samping Guru Su. Tentu. Guru Su. Dia adalah Sang Wu Yan. Aku telah mengatur dia untuk duduk di sampingmu. Ini Su Nian Qin. Kau bisa memanggilnya Guru Su. Halo, Guru Su. Halo. Guru Su adalah seorang guru Braille. Karena kau duduk di sampingnya, jagalah satu sama lain. Guru Su. Aku akan berada di sini setiap Kamis dan Jumat. Tolong beri aku bimbingan. Tolong jangan mengatakan itu. Aku sibuk. Aku akan pergi. Baik. Wu Yan. Apakah kau ingin pindah bersamaku? Aku telah menemukan sebuah rumah. Aku selalu pulang terlambat. Jam malam asrama menyebalkan. Lebih baik aku pindah. Apa kau mau ikut denganku? Baik. Beri tahu Lu Lu tentang ini kalau begitu. Kau tahu? Apakah kau ingat orang buta yang aku ceritakan sebelumnya? Aku bertemu dengannya di sekolah luar biasa (SLB) hari ini. Pangeran menawan pada pandangan pertama? Dia bekerja sebagai guru Braille di sana. Aku bahkan tahu namanya hari ini. Namanya Su Nian Qin. Nian Qin? Aku telah mencari tentang itu. Biar kutunjukkan kepadamu.
07:11
Qin artinya Selimut? Dia pasti dari keluarga miskin yang tidak mampu membeli selimut. Bagaimana jika namanya diberikan sebelum lahir? Maka orang tuanya pasti miskin sebelum mereka menikah. Orang tua Tionghoa cenderung menaruh harapan mereka pada nama anak-anak mereka. Kau benar-benar sesuatu. Su Nian Qin. Nian Qin. Nian Qin. Nian Qin. Su Nian Qin. Wu Yan. Usap mulutmu. Kau meneteskan air liur. Kau tahu? Dia ingat suaraku. Dia langsung tahu bahwa kami pernah bertemu sebelumnya di stasiun radio. Apakah kau pikir itu karena suaraku dapat dikenali? Tapi setelah bertemu dengannya selama dua hari, aku pikir dia memiliki temperamen yang buruk. Dia tampak dingin. Dia selalu memiliki kesan tidak ramah. Tapi dia lembut kepada para siswa. Apakah menurutmu dia salah mengira aku sebagai penguntit? Kami selalu bertemu secara tak terduga. Bagaimana aku harus menjelaskan takdir kami kepadanya? Katakan padanya bahwa itu adalah hubungan yang bernasib buruk. Dia tidak bisa lari dari itu. Kau menjengkelkan. Hubungan bernasib buruk? Itu juga semacam takdir. Direktur. Aku ingin kau menandatangani dokumen ini.
09:00
Sesuatu yang mendesak muncul. Duduklah dulu. Aku akan segera kembali. Pemandangan di Jiangnan seindah dulu. Matahari terbit tampak lebih merah daripada api. Saat musim semi tiba, air danau yang hijau berubah menjadi biru langit. Siapa yang bisa melupakan Jiangnan? [Genre musik ini...] [Kantor Musik] Siapa itu? Ini aku. Kau... Wu Yan. Sang Wu Yan. Ada apa? Bukan apa-apa. Aku mendengar piano dari kantor seberang. Itu terdengar indah. Jadi aku datang untuk melihat. Aku telah selesai bermain. Kau bisa pergi. Tolong tutup pintunya. Mengapa dia begitu sombong? Yin Yin, apakah kau sudah selesai berkemas di asrama? Aku mungkin pulang terlambat hari ini. Baik. Sampai jumpa. [Siaran Musik] Angkat dagu. Wu Yan. Mulai hari ini dan seterusnya, kau akan bergabung dengan Departemen Berita. Temui Tuan Jiang di lantai delapan. Dia akan membimbingmu. Silakan duduk. Aku minta maaf karena tidak bertanya sebelum memindahkanmu. Tapi kau akan belajar banyak di Departemen Berita. Kau harus memercayaiku dalam hal ini.
13:20
Tapi mengapa begitu tiba-tiba, Kak Xi? Pada awalnya aku pikir kau harus belajar lebih banyak tentang pasar musik dan lebih banyak berhubungan dengan perusahaan rekaman. Tapi Tuan Jiang sangat membutuhkan pembantu. Jika kau mempertajam keterampilanmu dan memperluas jaringanmu di Departemen Berita, kau akan tumbuh lebih cepat. Aku mengerti. Terima kasih, Kak Xi. Tapi laju di Departemen Berita jauh lebih cepat daripada kita dan juga lebih presisi. Ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengatur ulang otakmu yang hanya berisi Yi Jin. Aku... Itu tidak benar. Otakku berfungsi dengan baik. Wu Yan, lakukan yang terbaik. Kau adalah muridku. Kantor biasanya kosong. Mereka hanya akan kembali ketika tenggat sudah dekat. Tugasmu adalah menerima surel setiap hari. Pemberitahuan sangat penting bagi wartawan. Setiap hari, kau harus mengumpulkan dan memilah pemberitahuan, pesan, dan topik hangat hari itu bagi para wartawan. Rapat proposal setiap pagi akan menentukan jadwal masing-masing reporter. Setiap hari? Ya, setiap hari. Ada pegawai latihan lain di sini. Kalian dapat berdiskusi dan bergiliran melakukannya. Baik. Xiao Xu ada di sini. Xiao Xu. Ini adalah pendatang baru kita, Sang Wu Yan. Berkenalanlah satu sama lain. Beri tahu dia tentang format penulisan.
14:48
Aku harus menghadiri rapat sekarang. Aku pergi sekarang. Aku tidak tahu kau adalah pendatang barunya. Itu tempat dudukmu. Bisakah kau mengirimiku format laporan statistiknya? Malam ini adalah ulang tahun teman sekamarku. Aku harus menyelesaikan lebih awal dan pulang kerja tepat waktu. Terima kasih. Oke, aku akan mengirim surel kepadamu. [Stasiun Radio] [Kau sangat sukses di bidang ini,] [tapi kudengar kau punya pekerjaan sampingan.] [Atau mungkinkah menulis lagu adalah pekerjaan sampinganmu?] [Ya.] [Tuan Yi Jin.] [Apakah ada makna di balik nama panggungmu?] [Apakah Yi Jin melambangkan malam dan siang?] [Atau untuk memperingati seseorang atau sesuatu?] [Itu lebih mudah untuk ditulis.] [Banyak lagu yang kau tulis] [menyentuh hati banyak penggemar wanita.] [Misalnya, "Jatuh" dan "Mimpi Di Bawah Langit Malam".] [Apakah itu cerita pribadimu?] [Bukan.] [Itu...] Mengapa bateraiku mati sekarang? Kau tahu? Tempat itu bagus. - Kita harus pergi dan lihat lain kali. - Ya. Apakah kau masih menginginkan ini? Tidak, itu akan terlalu banyak. Wu Yan. - Di sini. - Itu dia. Wu Yan. Apakah kau siap untuk memesan? Aku dengar hidangan khasnya enak.
16:51
- Hidangan apa itu? - Mari kita coba nanti. Apa nama hidangannya? Aku akan memeriksa menunya lagi. Baik. Mengapa kau tidak menjawab teleponku? Ponselku kehabisan baterai. Aku sudah langsung mengirimimu pesan. Jangan salahkan aku jika kau tidak melihatnya. Kami berasal dari kampung halaman yang sama. Itu saja. Pelayan, tolong catat pesanan kami. Ada tambahan? Tambahkan daging sapi. Wu Yan menyukainya. Kami akan memesan ini. Ini juga. Baik. Mohon tunggu sebentar. ♫ Jika telinga dan janji ♫ ♫ Tak bertemu ♫ ♫ Jika harapan dan masa depan ♫ ♫ Tak bersilangan ♫ ♫ Mungkin dengan begini ♫ ♫ Kita bisa berpura-pura tak pernah ada yang terjadi ♫ ♫ Dan memulai kembali dengan mudah ♫ ♫ Saat selamanya ♫ ♫ Belum terlalu jauh ♫ ♫ Saat pelukan ♫ ♫ Masih berkaitan dengan cinta ♫ ♫ Kita pertaruhkan semua ♫ ♫ Demi masa depan yang tak menentu ♫ ♫ Yang tersisa hanyalah kebohongan ♫ ♫ Yang tak bisa dipenuhi ♫
18:24
♫ Siapa yang ingin jatuh ♫ ♫ Dan kehilangan hak memutuskan ♫ Lumayan. ♫ Menukar bertahun-tahun usia ♫ Tapi aku masih lebih baik darimu sedikit. ♫ Dengan satu ucapan maaf ♫ Hanya sedikit. ♫ Dengan keras kepala dan ketegasan ♫ ♫ Tak mau mendengarkan saran apa pun ♫ ♫ Dalam kenangan ♫ ♫ Penuh dengan api amarah ♫ ♫ Aku bersedia menanggungnya ♫ Wu Yan. Aku akan keluar untuk mencari udara segar. Mengapa kau menghindariku? Aku tidak menghindarimu. Kau tidak menjawab teleponku dan bahkan pindah. Ketika kau melihatku di sekolah, kau mengambil rute lain. Jangan menyangkalnya. Jika kau bisa pindah ke universitas lain, aku yakin kau akan melakukannya. Aku tidak pindah karena kau. Aku tidak menjawab teleponmu karena aku tidak dapat diprediksi. Aku mengambil rute lain karena... Karena kau adalah Wei Hao, pemain bas bintang di band kampus kita. Aku khawatir jalannya terlalu sempit dan aku mungkin menghalangi jalanmu. Aku sudah memberitahumu. Aku tidak bersama Xu Qian. Kami mabuk. Itu hanya kecelakaan. Kita sudah dewasa sekarang. Bisakah kau berhenti bersikap begitu keras kepala? Ya. Kita akan segera lulus.
19:38
Kita bukan lagi anak-anak yang bermain rumah-rumahan. Itulah sebabnya kita tidak harus selalu bersama. Mari kita jalani hidup kita sendiri. Xu Qian yang suka daging sapi, bukan aku. Aku alergi daging sapi. Sama seperti yang kau katakan, kita bukan lagi anak-anak. Kau bilang itu kecelakaan. Bukankah itu tidak bertanggung jawab untuk dikatakan? Setelah kau mengatakan dia tidak bertanggung jawab, bagaimana dia merespons? Dia tidak mengatakan apa-apa. Aku pergi tepat setelahnya. Kau brutal. Boleh juga. Tapi kau tahu? Kau harus berpikir lebih jauh ke depan. Sepertinya kau ingin mengakhiri pertemanan kalian. Lalu apa? Kau tidak bisa begitu saja memutuskan hubungan dengan mereka selamanya, bukan? Lagi pula, kalian berasal dari kampung halaman yang sama. Berbicara tentang itu... Aku dipindahkan ke Departemen Berita. Aku belum sempat memberitahumu itu. Sekarang, orang yang duduk di belakangku adalah Xu Qian. Bukankah kau sudah memberi tahu atasanmu agar kau dipindahkan kembali? Kau tidak ingin bergabung dengan departemen itu juga, 'kan? Aku setuju dengan pemikiranmu. Tapi kalau dipikir-pikir, aku akan menjadi pengecut jika aku melakukan itu. Kau tidak mau menjadi pengecut? Lalu apa rencanamu untuk menghadapi Xu Qian? Apakah kau akan bersikap seperti orang asing? Pukul berapa sekarang? - Pukul 22.00 kurasa. - Gawat. Aku melupakan kabar mingguan keluarga.
21:00
Putri kita menelepon. Ayah, aku mendambakan bola beras ketan. [Apakah uang sakumu cukup?] [Haruskah aku memberimu lebih banyak uang saku] untuk kau membeli bola beras ketan? Uang saku bulanannya beberapa kali lebih banyak dari putri tetangga kita, Xiao Qiong. [Kau masih khawatir dia tidak punya uang untuk membeli bola beras ketan?] Aku hanya mendambakan bola beras ketan buatan ayah. [Baiklah.] [Aku akan membuatkannya untukmu besok.] [Kebetulan,] [Paman Yu-mu akan pergi ke Xiamen untuk sebuah rapat.] Aku akan meminta dia memberikan isiannya kepadamu. Kau harus membuatnya sendiri. Tidak, aku ingin bola beras ketan yang kau buat. Aku merindukanmu dan merindukan rumah. [Bagaimana jika begini?] [Pulanglah minggu depan.] Bagaimana dengan kelasku? Lupakan tentang kelasmu. Ajukan cuti. Omong kosong. Wu Yan. [Berhentilah bermain-main dengan ayahmu.] [Dia telah memanjakanmu.] Kau adalah seorang guru, tapi kau tidak mendisiplinkan anakmu. Dengarkan. Kau harus mendaftar untuk ujian masuk pascasarjana bulan depan. Kau harus fokus pada revisi. Berhenti pergi ke stasiun radio tanpa alasan yang jelas. [Kau membuang-buang waktumu.] Apakah kau mendengarku? Ya. [Juga,] [Wei Hao menelepon kami] [dua hari yang lalu] [dan bertanya ke mana kau pindah.] [Dia tampak khawatir. Itu menghancurkan hatiku.]
22:28
Jika kau tidak ingin bersamanya, jelaskan itu. [Jika tidak, bagaimana ayahmu ] [akan menghadapi Paman Wei ke depannya?] Bagaimana itu ada hubungannya dengan menghadapi Paman Wei? Aku tidak percaya kau mengatakan itu. Itu mustahil antara aku dan Wei Hao. Kelas sudah berakhir! Ayo bermain di lapangan! Ayolah. Ayo bermain petak jongkok. Kau mulai. Cepat. Ikuti kami. Baiklah. Pelan-pelan. Ayo. Cepatlah. Terima kasih. Aku akan mengambilnya sendiri. [Apakah dia benar-benar buta?] Guru Su, ini aku. Guru Su. Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku memarkir sepedaku di sisi kiri gerbang. Berhati-hatilah. Jangan berjalan ke sana. Apakah kau tidak ada kelas? Kau sudah akan pergi? Tidak. [Tuan Yi Jin.] [Apakah itu cerita pribadimu?] [Bukan.] Baik. Aku akan pergi kalau begitu. Sampai jumpa. Wu Yan. Aku mencarimu. Aku ada rapat mendadak untuk dihadiri di Balai Kota. Bisakah kau mengambil alih Kelas Tiga untukku? Kau dapat melakukan kegiatan menyanyi atau membiarkan mereka berbicara tentang diri mereka sendiri. Tentu. Tapi mereka sudah melakukan pengenalan diri ketika aku pertama kali datang. Biarkan aku memikirkan sesuatu. Baik. Terima kasih. Hubungi aku jika ada apa-apa. Tentu. Bukan masalah.
25:22
Hati-hati di jalan. Apa yang harus aku rencanakan untuk mereka? Guru Su, mengapa kau kembali? Aku meninggalkan kertas musikku. Bagaimana semuanya? Apakah kau nyaman di sekolah kami? Ya. Semuanya baik di sini. Itu bagus sekali. Sejujurnya, di saat seperti ini, guru yang bersedia mengajar di SLB semakin berkurang. Sulit untuk menemukan bakat sepertimu. Jika kau berniat menjadi guru penuh waktu, aku bisa membantumu. Kau juga tahu situasiku. Jangan repot-repot tentang hal itu. Sejujurnya, aku sangat ingin kau tinggal. Apalagi kami sedang membutuhkan tenaga kerja. Bukankah kita sudah memiliki magang? Mereka hanyalah mahasiswa yang mengambil jurusan di bidang terkait. Itu persyaratan universitas mereka untuk melakukan magang di organisasi yang berbeda. Mereka hanya bisa lulus jika mendapat nilai untuk itu. Biasanya, mereka tidak akan kembali lagi setelah beberapa bulan. Jadi, universitas mereka menunjuk mereka untuk datang? Tidak sepenuhnya begitu. Itu juga tergantung kemauan para mahasiswa. Ambil contoh Guru Sang. Dia sedang belajar psikologi. Hasil akademiknya juga bagus. Jika dia menempatkan kita sebagai pilihan pertamanya untuk magang, dia pasti akan mendapatkannya. Sangat jarang menemukan seseorang yang menempatkan SLB sebagai pilihan pertama mereka. [Lu Lu] Halo?
27:09
Aku sedang magang di SLB. Aku tidak bisa datang. Aku harus memenuhi persyaratan jam kreditku. Jika tidak, aku tidak akan diberi nilai. Itu menyebalkan. Kau pergilah. Selamat bersenang-senang. Sampai jumpa. Guru Su, mengapa kau kembali? Ada apa? Guru Su, aku sebenarnya ingin meminta bantuan darimu. Guru Li pergi keluar untuk rapat. Aku berencana untuk mengajar menyanyi selama pelajaranku nanti. Bisakah kau membantuku bermain piano? Mereka bisa belajar menyanyi di kelas musik. Aku tahu. Tapi kau tahu, seorang guru magang sepertiku tidak bisa mengajari mereka menggunakan Braille. Jadi aku butuh bantuanmu. Guru Su. Guru Su. Permisi, Guru Su? Dia sangat kasar. Guru Sang. Halo, Anak-Anak. Hari ini, mari belajar cara menyanyi. Siswa yang bisa menyanyi paling bagus akan diberi hadiah nanti. Jadi, kalian harus mencoba yang terbaik untuk belajar. Ya? Baik. Apa yang harus kita nyanyikan? Mari kita nyanyikan "Kelap Kelip Bintang". Aku akan menyanyi sekali untuk Guru Su agar dia bisa bersiap. Setelah itu, kalian akan menyanyi bersamaku baris demi baris. Ya? Baik.
29:29
Aku akan mulai menyanyi sekarang, Guru Su. ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ ♫ Dari mana asalmu ♫ ♫ Kau tinggi di angkasa ♫ ♫ Indah bagai permata ♫ Guru Su, apakah kita bisa mulai? Baik. Mari kita mulai. Siap dan mulai! ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ Dari mana... Tunggu, Guru Su. Itu terdengar lucu. Itu adalah bagaimana kau menyanyikannya. Apakah aku... Mungkin aku menggunakan satu kunci lebih tinggi. Tidak apa-apa, kau bisa tetap memainkan ini. Ayo mulai lagi. Siap dan mulai! ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ ♫ Dari mana asalmu ♫ ♫ Dari mana asalmu ♫ ♫ Kau tinggi di angkasa ♫ ♫ Kau tinggi di angkasa ♫ Guru Su. Ada apa denganmu? Tidak apa-apa. Mari kita coba lagi.
31:05
Kita akan mulai lagi. Guru Su. Siap dan mulai! ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ ♫ Kelap kelip bintang di langit ♫ ♫ Dari mana asalmu ♫ Kelas dibubarkan. Guru Su. Guru Su. Terima kasih sudah membantuku. Aku tidak melakukannya untuk membantumu. Aku hanya khawatir tentang anak-anak. Lagi pula, kau hanya memaksakan diri untuk melakukan magang ini. Aku tidak memaksakan diri. Aku akui aku datang ke sini untuk mendapatkan nilai. - Tapi... - Itu bukan urusanku. Kau tidak perlu menjelaskan kepadaku. Anak-anak bukanlah alatmu untuk mendapatkan nilai. Kau mungkin tidak tahu ini, tetapi kebanyakan dari mereka adalah anak yatim piatu yang terlantar. Mereka akan sangat menghargainya bahkan jika kau menunjukkan kepada mereka sedikit cinta. ♫ Impian satu tahun cahaya ♫ Mereka akan menerima keramahan munafikmu ♫ Tak terhitung seperti kesedihan ♫ secara sungguh-sungguh. ♫ Dunia ini sangat sunyi ♫ ♫ Seperti mata bintang-bintang ♫ Aku tidak bermaksud begitu. Maafkan aku. Apakah kau baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Aku minta maaf. ♫ Hati ♫
33:52
Apa yang salah denganmu belakangan ini? Ketukanmu salah lagi. Maaf. Mari kita coba lagi. Kita sudah mengulang ini berkali-kali. Xu Qian? Halo. Aku minta maaf. Aku datang ke sini hari ini untuk memberi tahu kalian bahwa aku keluar dari band. Mengapa? Kau pasti bercanda. Mengapa kau melakukan ini tiba-tiba? Mari kita bicara di luar. Apa yang sedang terjadi? Apa lagi kemungkinannya? Masalah hubungan mungkin. Ini tidak begitu rumit. Aku sedang sibuk magang. Aku tidak punya waktu. Aku minta maaf karena menciummu terakhir kali. Tidak ada yang perlu disesali. Kita hanya mabuk saat itu. [Ketinggian Hidup yang Kuat] Halo? Halo, Paman Yu. Terima kasih. Aku akan pergi sekarang. Itu tidak jauh. Apa ceritanya? Apakah kau punya pacar di universitas? Aku telah mendengar tentang hal itu. Tidak. Cari pamanmu itu. Aku akan mencarinya. Itu cukup bagus. Di sekolah baruku... Halo, Paman Yu. Wu Yan. Wu Yan. Ini dia. Aku datang ke sini untuk rapat kali ini. Ini dari ayahmu. Itu adalah bola beras ketan. Dia benar-benar membuatnya? Aku hanya bercanda dengannya. Ini terlalu banyak. Aku rasa aku tidak bisa menghabiskannya. Ayahmu menyayangimu. Terima kasih, Paman. Baguslah bahwa kalian berdua berada di kampus yang sama.
35:58
Kalian bisa saling menjaga. Pulanglah ke rumah. Jaga dirimu di kampus. - Sampai jumpa. - Selamat jalan, Paman Yu. Sampai jumpa. - Apakah itu berat? Biar aku membawanya. - Tidak, terima kasih. Apa kau akan kembali ke tempat sewa baru? Aku akan mengantarmu ke sana. - Kau tidak perlu melakukannya. - Wu Yan. Aku pikir aku telah membuatnya sangat jelas terakhir kali. Kita bertiga tidak perlu memperumit hubungan ini. Bahkan, aku tidak ingin terseret ke dalam hal ini. Kalian berdua bisa melakukan apa pun yang kalian mau. Wu Yan. Kalian berdua memang teman baik. Xu Qian mengatakan hal yang sama. Dia keluar dari band dan bahkan membuat batas denganku. Dalam kejadian ini, aku benar-benar sampah. Lagi pula aku sudah mengacaukan semuanya. Aku menyesal. Aku tahu kau tidak ingin mendengar ini. Hari semakin larut. Kau sebaiknya pergi. Tidak. Apa yang kalian berdua lakukan? Pak, silakan jalan. Dia akan memberitahumu alamatnya. Baik. Bola beras ketan ayahmu adalah yang terbaik. Tentu saja. ♫ Jika telinga dan janji ♫ ♫ Tak bertemu ♫ Lagu favoritku? Kau meminta lagu ini lagi? Tidak. Aku tidak membuat permintaan lagu hari ini. Ini sulit dipercaya. Setiap kali aku mendengar orang meminta lagu yang aku suka, itu terasa seperti seseorang berada di sisiku. Itu mungkin sebabnya aku ingin menjadi pembawa acara radio.
37:56
♫ Belum terlalu jauh ♫ Kalau begitu, aku juga ingin menjadi pembawa acara radio. Mengapa? Pikirkan tentang ini. Jika aku melihat dua orang meminta lagu yang sama, aku pasti akan mencari tahu tentang hubungan mereka. Mereka mungkin pasangan yang putus, tetapi masih memiliki perasaan satu sama lain. Itu berarti aku membantu menjodohkan mereka. Jadi akan berkurang dua orang yang kesepian di dunia. ♫ Menukar bertahun-tahun usia ♫ Kau ingin menjadi makcomblang? Kau menonton terlalu banyak film. Bersikaplah realistis. Bagaimana itu tidak realistis? Temanku. Cepat. Tunjukkan keahlianmu membawakan acara. ♫ Penuh dengan api amarah ♫ ♫ Aku bersedia menanggungnya ♫ ♫ Tapi aku tidak bisa lepas dari kebangkitan ♫ ♫ Luka yang dialami hanya bisa ditulis, tak bisa dihapuskan ♫ [Kantor Guru] Selamat pagi, Semuanya. Selamat pagi. Wu Yan. Apa ini? Ini adalah bola beras ketan yang ayahku buat dan kirim dari kampung halamanku. Aku ingin membaginya dengan semua orang. Tidak baik menyimpannya terlalu lama. Kau harus memanaskan dan menghabiskannya malam ini. Terima kasih. Hari ini adalah hari keberuntunganku. Ayahku membuatnya sendiri.
39:18
Itu dibuat dengan cinta dan rasanya seperti kebahagiaan. - Bantu aku membagikannya. - Baik. Terima kasih. Guru Su. Ini untukmu. Aku akan meletakkannya di sini. Tidak, terima kasih. Adalah salahku karena berpikir seperti itu sebelumnya. Aku minta maaf. Tidak ada yang perlu disesali. Kau tidak melakukan kesalahan apa pun kepadaku.

DOWNLOAD SUBTITLES: