MULTISUB【白发魔女传 White Haired Devil Lady】红颜白发为爱成魔! | 古装/武侠/动作 | 张维娜/施骏喆/徐少强 | YOUKU MOVIE | 优酷电影

MULTISUB【白发魔女传 White Haired Devil Lady】红颜白发为爱成魔! | 古装/武侠/动作 | 张维娜/施骏喆/徐少强 | YOUKU MOVIE | 优酷电影

SUBTITLE'S INFO:

Language: Indonesian

Type: Human

Number of phrases: 622

Number of words: 2640

Number of symbols: 15716

DOWNLOAD SUBTITLES:

DOWNLOAD AUDIO AND VIDEO:

SUBTITLES:

Subtitles prepared by human
00:40
(Adaptasi dari novel Liang Yusheng, "Story of the White Haired Demoness") (Penjara) Yu Luocha. Aku ingin lihat seberapa kuatnya kamu. =White Haired Devil Lady= (Satu bulan yang lalu) (Berduka) (Kediaman Zhang) (Berduka) Hormat, Kepala Kasim. (Kasim Wei, pengurus istana timur) (Zhang Juzhen) Tuan Zhang. Mati dipenggal sangat tak nyaman, 'kan? (Pembunuh Es) Kau mengurus hal yang pantas. Tuan Wei. (Pembunuh Tinta) Kau pandai membalikkan kebenaran. Bencana air di Jiangnan,… …Kaisar khawatirkan korban bencana. (Pejabat, Li Sichang) Kau malah korupsi dana bantuan… …untuk membuat pil merah. Semua rakyat sudah lama memohon bantuan. Li Sichang! Membuat Pil Merah adalah keinginan Kaisar.
04:40
Jika melanggar titah,… …kau sudah pikirkan akibatnya? Kasim Pengkhianat. Kau terus mengatakan itu adalah titah. Di mana titahnya? Kau mau titah? Akan kuberikan. Perkataanku adalah titah. Kasus bencana air di Jiangnan sudah selesai. Ada yang keberatan? (Kediaman Zhang) (Lian Nishang) Kepala Kasim. Itu terjadi tiba-tiba. Kami sama sekali tidak tahu. Benar. Itu adalah Yu Luocha. Yu Luocha dari Desa Mingyue. Siluman wanita ini sudah pernah berkasus. Tidak tahu diri. Hubungan Li Sichang biasanya sangat rumit. Saya curiga dia bersekongkol dengan siluman wanita ini,… …bahkan berhubungan dekat dengan Wudang. Mengampuni musuh bagai memelihara harimau,… …cepat lambat akan menyusahkan. Yang harus mati, tak perlu diampuni lagi. (Kediaman Zhang) Kakak Pertama. Kue zaitun manis? (Tang Jin) Ini kesukaanmu dan Yihang, 'kan? Iya. Kakak Pertama. Hei. -Mana Yihang? -Yihang? Aku tak melihatnya. Kakak, aku lanjut kerja dulu. Pergilah. (Zhuo Yihang) Yihang. Guru. Apakah kau masih ingat inti dari jurus pedang Wudang?
09:03
Tentu saja, Guru. Kendalikan pedang dengan hati, masuk ke Dao dengan Qi. Semuanya harus alami. (Zi Yang) Bagus. Kau harus ingat. Bagi Murid Wudang, pedang adalah nyawa. Jika pedang tak dikendalikan, semuanya akan sia-sia. Baik, Guru. Rahasia Pedang Bulan Sabit ada pada… …keberuntungan yang terkumppul dalam pikiran,… …pedang dan hati menyatu, pedang melindungi diri. Bunga yang gugur tak mengenai tubuh. Kakak. (Yingying, Desa Mingyue) Mainkan sekali lagi. Sungguh merdu. Dunia yang begitu hijau, embun bagai salju. Orang yang kucintai, berada jauh di sana. Hampir saja. Awalnya ini adalah kesempatan bagus. Kau bergerak sendiri, bagaimana jika gagal? (Unta Perunggu) (Walet Besi) Banyak cara membunuhnya. (Walet Besi) Kita bisa lakukan bersama. (Singa Emas) Bunuh Kasim Wei untuk rakyat. (Singa Emas) Untuk balaskan dendam Guru juga. Kasim Wei terus berlatih teknik hidup abadi. Kudengar dia sudah sesat dan merusak organ tubuhnya. Hidupnya tak lama lagi. Dia meminta Tiga Dewi membuat Pil Merah untuk perpanjang hidupnya. (Naga Perak) Pembunuh Tinta dan Es sangat kuat. Ingin mendapat Pil Merah, kita harus merencanakannya lagi.
11:02
(Guru Ling Muhua) Guru. Kali ini pasti membalaskan dendammu. Lapor Kepala Kasim. Penyerang itu memang Yu Luocha dari Desa Ming Yue. Sekarang semua sekte tak berniat baik. -Menurut saya… -Menurut saya,… …mau kendalikan dunia persilatan, harus memakai kekuatan. Atasi masalah dunia persilatan dengan cara dunia persilatan. Bagaimana dengan masalah Pil Merah? Kepala Kasim tenang saja. Sudah mengutus orang ke Gunung Sansheng. (Tiga Dewi) Pil Merah adalah obat ajaib di dunia ini. Jika manusia memakannya, maka akan langsung jadi dewa. Kami akan membangun altar dengan semua emas ini,… …menunggu kedatangan dewa. Setelah tiga hari,… …akan memasukkan aura dewa ke dalam Pil Merah,… …untuk memperpanjang nyawa Kaisar. Dewi mengabdi pada negara. Ketika Kaisar sembuh,… …Kepala Kasim akan beri hadiah besar. Tiga hari lagi, datang ambil Pil Merah. Sampaikan pada Kasim Wei. Jika Kaisar tak memakan Pil Merah tepat waktu,…
13:14
…dunia akan berubah dan bergerak. Perjalanan mengantar Pil Merah sangat berbahaya. Kasim bisa memakai titah… …meminta Wudang untuk mengantarnya. Dengan kekuatannya,… …Wudang pasti bisa mengantarnya dengan selamat ke ibu kota. Perintahkanlah. (Titah Kaisar) Pil Merah berkaitan dengan nasib negara dan kesehatanku. Sekte Wudang sangat terkenal dan merupakan penopang negara. Murid Wudang diperintahkan ke Gunung Sansheng… …untuk mengantar Pil Merah. Harus sampai di ibu kota dalam tiga hari. Sekian. Selamat, Master. Kau punya kesempatan untuk mengabdi pada negara. Kaisar akan beri penghargaan besar. Wudang kelak akan jadi yang terhebat di dunia persilatan. Kami berterima kasih atas kesempatan ini. Terima kasih atas saran dari Tuan. Yang menyarankan Wudang bukan aku. Melainkan Tuan Wei. Tuan Wei? Kepala Kasim bahkan berpesan,… …harus melindungi kejayaan Wudang untuk ratusan tahun. Mengenai Pil Merah ini,… …menurutku ada sesuatu di dalamnya. Palingan kita pergi saja.
15:45
Ada arah dan pedang, kita bisa keliling dunia. Bagus, 'kan? Sekte Wudang adalah sekte suci dan jujur. Tak bisa… …melanggar titah. Guru. Jika hati tak dikendalikan, di mana semangat Wudang? Pedang ini bernama Zhen Wu. Yang membawa pedang ini… …adalah Pemimpin Wudang. Tang Jin. Hadir. Catat perkataanku pada Catatan Hidup Pemimpin Sekte. Baik. Tahun 1621 Masehi, Pemimpin Wudang ke-23, Zi Yang… …bersekongkol dengan kasim dan menginginkan ketenaran. Dia dihukum… …keluar dari sekte dan melenyapkan ilmu bela diri. Master Zi Yang… …dimasukkan dalam catatan murid memalukan. Guru. Jangan. Hanya dengan begini,… …baru bisa mempertahankan reputasi Wudang. Perjalanan kali ini berkaitan dengan nasib Wudang. Yihang. Sikapmu tidak sabar. Jangan sampai gegabah. Jin'er. Selalu waspada dalam perjalanan. Jika ada masalah, pikirkan secara menyeluruh. Akan kuajari kalian Empat Teknik Susunan Wudang. Empat Teknik Susunan butuh empat orang untuk melindungi pagoda ini.
17:34
Empat orang ini bisa mengubah posisi saat menyerang,… …dan mengunci Pil Merah. Fokus pada kerja sama dan pertahanan. Perjalanan kali ini juga mementingkan kerja sama tim. Kedua Pendekar. Untuk menjamin aura dewa Pil Merah tak hilang,… …kau harus melindunginya dengan es. Wah. Kau cukup tampan. Kau pasti Pemimpin Wudang yang baru, 'kan? Yihang. Murid Wudang, Tang Jin. Hormat pada Tiga Dewi. Kau punya sifat sebagai Pemimpin. Sayangnya, Zi Yang memilih pemimpin… …tak pernah pertimbangkan tampang. Tuan Muda. Sayang sekali ada ilmu bela diri yang begitu hebat dalam dirimu. Bagaimana kalau mengajariku saja? Bukan aku tak mau mengajari. Aku bisa jurus pedang pria. Aku pernah lihat jurus pedang wanita. Jurus pedang bukan pria dan wanita,… …aku sungguh tak bisa. Berani sekali! Adik! Jangan tak sopan. Adikku masih muda. Dia tak tahu aturan dunia persilatan. Mohon Tiga Dewi memaafkannya. Nyalimu besar juga. Untukmu. Aku memang suka arak. Namun, pinggangku ini tak bisa membungkuk. Maaf. Mulut yang kasar. Perjalanan ini berbahaya. Jagalah diri kalian.
20:07
Harus memecahkan… …Empat Teknik Susunan Wudang untuk mendapat Pil Merah. Tak sangka, Wudang juga jadi suruhan istana timur. Kita buat jebakan di Lembah Langyue,… …tunggu mereka terjebak. (Toko Teh Lembah Langyue) Berhenti. Istirahat sebentar. Baik, Kakak Pertama. Tuan, minum teh. Mau minum apa? Hei. Ada arak bagus? Ada, segera kuambil. Pelayan. Bawakan makanan. Baik. Mau sepoci teh. Tuan, makanan datang. Pesanan Anda. Tuan. Belakangan ini Lembah Langyue tak aman. Berhati-hatilah. Baik. Silakan nikmati. Ada perlu, panggil saya saja. Ketahuan. Maju! Mari. Sudah lelah berjalan terus, cepat makan. Kita masih harus lanjutkan perjalanan. Terima kasih, Kak. Katakan. Siapa yang mengutus kalian? Kami adalah Empat Pendekar Langyue. Dasar budak pengkhianat Wei. Masih berani menyebut diri sendiri sekte suci. Berani merampas apa pun. Mengabaikan aturan. Tak tahu diri. Ada bencana di desa,… …Pengkhianat Wei korupsi uang dan tak menolong kami. Istana timur bahkan membunuh Tuan Li yang begitu baik. Kami bersumpah memusuhinya! Kamu! Diam! Kakak pertama kami tak perhitungan. Cepat pergi. Berhati lemah. Antar ke pengadilan! Kakak. Kita harus berangkat. Tak perlu habiskan waktu. Lagi pula, Pil Merah baik-baik saja, 'kan?
23:54
Berangkat! (Lembah Langyue) Siapa di depan? Kenapa menghalangi jalan? Tinggalkan nyawa kalian dan Pil Merah. Itu harus lihat kau sanggup mengambilnya atau tidak. Selamat, Kepala Kasim. Pil Merah akan membuatmu hidup abadi. Untuk mengatasi kekhawatiran Kepala Kasim,… …aku jalankan rencana lain. Kita biarkan Wudang dan Yu Luocha saling berebutan. Kepala Kasim hanya perlu mengambil hasil. Bunuh! Cepat pergi! Hancurkan Pil Merah dulu! Cepat pergi! Pergi! Cepat pergi! Tuan. Menghilangkan Pil Merah. Sekte Wudang berada dalam bahaya. Tuan, mohon selidikilah. Saya pasti akan mendapatkan kembali Pil Merah. Mohon Tuan membantuku meminta pengampunan dari Kepala Kasim. Kau sungguh beruntung. Malam ini kubawa kau menemui Kepala Kasim. Terima kasih, Tuan. Kau baik-baik saja? (Zhuo Yihang, masa kecil) Ini jebakan pemburu. (Lian Nishang, masa kecil) Bangun, aku bawakan makanan untukmu. Nona, maaf. Kau baik-baik saja. Kamu? Benar. Kenapa bekerja untuk Pengkhianat Wei?
33:17
Demi Guru… …dan demi Wudang. Tang Jin hormat pada Kepala Kasim. Kau yang mengurus Wudang? Kepala Kasim. Saya akan temukan cara… …agar mereka mengatakan letak Desa Mingyue. Mohon Kepala Kasim memberi kesempatan pada Wudang. Beri kesempatan pada saya. Mohon Kepala Kasim izinkan. Memang budak yang patuh. Kepala Kasim. Dua pemberontak dari Desa Mingyue sudah ada di penjara. Bisa atau tidak mengendalikan semuanya… …bergantung pada kemampuanmu. Dua Pendekar. Katakanlah. Di hari sedingin ini,… …katakanlah agar bisa makan bersama. Menghangatkan tubuh. Ingin bersikeras? Kukabulkan kalian. Arak dan daging enak ini… …harus dibagikan. Yanzi! Bunuh saja kami. Yanzi! Aku katakan! Sudah bisa melepaskannya, 'kan? Aku pernah bilang. Kepala Kasim. Bisa membiarkan kalian pergi. Namun, aku tak tahu bagaimana keinginan orang lain. (Penjara Jixian) Saya mengecewakan Guru. Menghilangkan Pil Merah.
37:02
Istana timur memberikan kita tiga hari untuk menangkap pelaku. Apakah kau yakin itu perbuatan orang Desa Mingyue? Adik seperguruan melihatnya. Yihang dikelabui siluman wanita itu. Benar, Guru. Aku sudah menemukan letak desa Mingyue. Sekarang juga saya pergi mengambil kembali Pil Merah. Lalu, membawa Zhuo Yihang kembali untuk dihukum. Pergilah. Kalian satu seperguruan. Semua hal… …harus tahu batasan. Baik. Sekarang sudah bisa beri tahukan namamu, 'kan? Aku tak punya nama. Guru, kenapa aku tak punya nama? (Ling Muhua) Nama bukanlah hal bagus. Ada nama, maka akan punya ego. Jika punya ego, maka akan ada belenggu. Aku hanya tahu saat guruku membawaku pulang,… …di bahuku sudah ada kata 'Lian'.[*Latihan] Lian? Mungkin itu adalah margamu. Ada baiknya jika punya nama. Lihatlah. Namaku Zhuo Yihang. Zhuo Yihang artinya sebuah perahu kecil. Menurutku, seumur hidupku, aku akan sangat bebas di dunia ini. Awan putih, pakaian putih. Mengangkat panah, memanah bintang. Bagaimana kalau kuberi kau sebuah nama? Margamu adalah Lian. Lian Nishang.
39:19
Bagaimana? Lian Nishang? Artinya kau memakai pakaian seindah awan,… …dan memanah bintang. Puisi ini ditulis untuk Master Dong Jun. Dia mengangkat panah yang panjang… …dan menembak bintang serakah… …untuk mencegah bencana datang ke dunia. Kau ingin membunuh Pengkhianat Wei untuk rakyat. Bukankah itu kamu? Aku bukan orang yang suka bertarung sejak lahir. Karena pesan terakhir Guru… …dan penduduk Desa Mingyue, barulah aku berusaha melakukannya. Sebenarnya aku… Aku sendiri juga tak tahu… …sebenarnya kehidupan apa yang kuinginkan. Sekarang kau sudah punya nama. Kau bisa lalui hidup yang kau inginkan. Kau bisa jadi seperti apa pun yang kau inginkan. Jika kau mau,… …suatu hari pasti akan jadi nyata. Aku paling benci ada yang tak mempercayaiku. Bisakah kau terus mempercayaiku? Aku bersumpah pada Langit. Aku tak akan mengecewakan Lian Nishang. Setelah lewati puncak,… …jalan ke lembah paling kanan akan ada jalan kecil. Dari jalan ini ke timur, maka akan sampai di Desa Mingyue. Aku akan menunggumu di sana. Tuan. Depan sana adalah Desa Mingyue. Kakak Pertama. Kenapa orang istana timur datang? Karena istana timur tak ingin melihat kalian yang tak berguna ini… …mati sia-sia. Kami menerima perintah Guru. Kami punya rencana sendiri.
41:54
Sepertinya… …kau tetap tak mampu mengatasi masalah. Mengenai Pil Merah, guruku juga tak berdaya karena terpaksa. Aku harus pulang dan minta pengampunan Guru. Setelah semua selesai, aku akan mencarimu. Guru. Ini wujud baktiku padamu. Hari ini aku memang ingin mabuk. Master, kemampuan minum Anda… Katakan padaku. Apakah kau bersekongkol dengan Yu Luocha? Guru. Saya tidak bersalah. Saya dan Nishang saling mencintai. Guru, Anda yang mengajariku. Pertahankan pikiran bersih dan menjadi diri sendiri. Ketulusan hati. Sama seperti biasa. Pedang Zhenwu sebagai saksi. Kura-kura suci sebagai pengawas. Kuberikan posisi pemimpin sekte pada murid generasi ke-24,… …Zhuo Yihang. Guru. Kakak Pertama lebih cocok dariku. Mulai sekarang,… …kau harus jadikan tubuhmu sebagai pedang, hati sebagai jalan. Wudang adalah kamu. Kamu adalah Wudang. Namun, aku tak ingin tinggal di gunung. Apakah Guru bisa memilih orang lain? Yihang. Guru mulai memahami sebuah hal. Penerus Wudang tak memerlukan sebuah tempat berlindung.
45:38
Selama semangat pedang Zhenwu ada,… …Wudang bisa diteruskan lebih baik lagi. Zhuo Yihang. Terima perintah. Yi Hang. Belum bisa dipastikan apakah Sekte Wudang… …bisa mundur sepenuhnya. Kuharap kelak kau bisa menyatukan pedang dan hati,… …meneruskan semangat Wudang ke dunia. Naga Perak! Walet Besi! Singa Emas! Singa Emas! Walet Besi! Unta Perunggu. Unta Perunggu. Yingying. Kakak, kau ke mana? Jika kau ada di sini, mereka tak akan mati. Yingying. Jin'er. Guru. Kamu… Kenapa kamu… Guru. Saya tak berguna. Tak bisa melindungi Adik-Adik. Siluman wanita itu tak hanya membunuh anggota kita,… …bahkan bilang akan memusnahkan Wudang. Satu lagi. Zhuo Yihang juga… …sudah dikelabui siluman dari Desa Mingyue itu. Dia membunuh saudara sendiri. Kalian mengaku sebagai sekte suci,… …tapi malah membunuh rakyat yang tak bersalah. Nona. Kau kenal dengan muridku Yihang.
50:05
Kau pasti tahu Sekte Wudang tak akan… …asal membunuh yang tak bersalah. Nona. Apakah kau punya bukti? Memang pelat Wudang. Mohon berikan aku sedikit waktu untuk menyelidiki hal ini. Tak perlu berpura-pura. Letak Desa Mingyue sangat dirahasiakan. Hanya Zhuo Yihang yang tahu. Di mana Zhuo Yihang? Kau bersekongkol dengan Pengkhianat Zhuo Yihang… …membunuh saudara kami. Kau malah masih membalikkan kebenaran. Siluman! Kembalikan nyawa saudaraku! Hentikan. Guru! Di mana Zhou Yihang? Nona, kau sudah memberi pengampunan. Ada yang aneh dari masalah ini. Sekte Wudang… …bukan lagi Wudang yang sebelumnya. Aku akan bertanggung jawab untuk hal ini. Siapa pun pembunuhnya,… …aku akan berikan penjelasan pada Nona. Pergilah. Guru, tak boleh biarkan dia pergi. Zhuo Yihang! Guru. Yihang sudah pulang. Jin'er. Sepertinya aku tetap tak bisa memahamimu. Guru. Kapan kau pernah ingin memahamiku?
52:14
Jika kau sungguh memahamiku,… …posisi pemimpin sekte harus diberikan padaku! Kau juga tak akan berakhir seperti hari ini. (Ling Muhua) (Walet Besi) Pengkhianat, kau masih berani kembali. Guru. Guru, ada apa denganmu? Pedang siluman itu beracun. Guru mati karena keracunan. Adik. Apakah kau tahu di mana pedang Zhenwu Guru? Lian Nishang ada di mana? (Penjara) Aku ingin bertemu Zhuo Yihang! Di mana Zhuo Yihang? Di mana? Zhuo Yihang. Pertunjukan yang bagus. Kepala Kasim. Siluman wanita tak tahu diri dan berani melawan Anda. Guruku juga mati dibunuh olehnya. Dia bahkan berani merebut Pil Merah. Hari ini pasti akan mengatasinya… …untuk menghilangkan kekhawatiran Anda. Zhuo Yihang. Apakah kau yang membunuh guruku? Katakan padaku,… …bukan kau yang membunuhnya. Sudah kubilang… …aku benci jika ada yang tak mempercayaiku.
56:06
Semua orang sedang melihat. Hubungan Guru dan murid Wudang sangat dekat. Tak mungkin dikelabui siluman. Yu Luocha. Aku mau lihat seberapa kuatnya dirimu. Siluman. Kepala Kasim, cepat pergi. Siluman. Awalnya ingin melihat Wudang dan Desa Mingyue saling bunuh. Sepertinya harus kuatasi sendiri. Kau yang membunuh Guru? Guru pilih kasih memang pantas mati! Kau juga sama! Nishang. Maaf. Semua orang terluka karena aku. Semua adalah salahku. Nishang. Aku akan ke gunung salju… …untuk memetik Bunga Ajaib Epiphyllum. Akan kukembalikan rambut hitammu. Hati-hati! Pedang Zhenwu sebagai saksi. Kura-kura suci sebagai pengawas. Pedang dan hati menyatu, tidak akan terkalahkan. Nishang. Kita tak akan terpisah lagi. Maaf. Aku tak mempercayaimu. Nishang. Bunuh dia. Bunuh! Nishang! (Satu tahun kemudian) Selamat, Pendekar. Kau pertaruhkan nyawamu… …mengambil Bunga Ajaib Epiphyllum demi siluman itu.
01:08:54
Hanya saja siluman itu tak terlihat. Lebih baik bagikan bunga ajaib ini padaku. Kita bekerja sama menyatukan dunia persilatan. Nishang. Akhirnya kau muncul juga. Siluman Rambut Putih yang sekarang… …kami sungguh ingin melawannya. ♪Siapa yang pernah merasakan kemarahan cinta?♪ ♪Tak sempat menghindari tatapanmu♪ ♪Kau berlatih pedang dengan pakaian putih di bawah pohon persik♪ ♪Mulai sekarang saling bergantung dan tak saling melupakan♪ ♪Menunggu danau berombak♪ ♪Masuk ke dalam mimpi♪ ♪Luka gigitan itu sudah sembuh♪ ♪Semuanya muncul di depan mata♪ ♪Kedamaian di malam hari♪
01:10:34
♪Mendengar suara seruling yang merdu♪ ♪Api menyinari senyuman di wajahmu♪ ♪Kau bilang akan keliling dunia bersamaku♪ ♪Siapa yang pernah merasakan kemarahan cinta?♪ ♪Tak sempat menghindari tatapanmu♪ ♪Kau berlatih pedang dengan pakaian putih di bawah pohon persik♪ ♪Mulai sekarang saling bergantung dan tak saling melupakan♪ ♪Kedamaian di malam hari♪ ♪Mendengar suara seruling yang merdu♪ ♪Api menyinari senyuman di wajahmu♪ ♪Kau bilang akan keliling dunia bersamaku♪ ♪Siapa yang pernah merasakan kemarahan cinta?♪
01:12:23
♪Tak sempat menghindari tatapanmu♪ ♪Kau berlatih pedang dengan pakaian putih di bawah pohon persik♪ ♪Mulai sekarang saling bergantung dan tak saling melupakan♪ ♪Dunia yang begitu hijau, embun bagai salju♪ ♪Orang yang kucintai, berada jauh di sana♪ ♪Tak bisa melepaskan tanggung jawabku♪ ♪Embun bagai salju, orang yang kucintai berada jauh di sana♪ ♪Tak mengecewakan setiap detik dalam hidup♪ ♪Bergenggaman tangan menuju tempat yang jauh♪

DOWNLOAD SUBTITLES: